<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kedutaan Besar Belarusia Diancam Bom </title><description>Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung Kedubes Belarusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom"/><item><title>Kedutaan Besar Belarusia Diancam Bom </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom</guid><pubDate>Kamis 19 Mei 2022 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom-SAH8ocaiqV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ancaman bom</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596641/kedutaan-besar-belarusia-diancam-bom-SAH8ocaiqV.jpg</image><title>Ilustrasi ancaman bom</title></images><description>JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Belarusia di Setiabudi, Jakarta Selatan melaporkan adanya teror ancaman bom melalui e-mail berbahasa Rusia pada Rabu, 18 Mei 2022.
(Baca juga: Ungkap Pembantaian Migran, Eks Tentara Polandia Ditemukan Tewas Digantung di Belarusia)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membenarkan ihwal ancaman tersebut. Berdasarkan laporan yang terima, Zulpan mengatakan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung Kedubes Belarusia.
&quot;Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya, hasilnya nihil,&quot; kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).
(Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom Ransel)
Zulpan mengungkap, tidak ada tanda-tanda benda mencurigakan di sekitar Gedung Kedubes Belarus.
Ancaman tersebut diketahui diterima oleh e-mail official Kedubes Belarusia dan Oseanapol, diduga pengirimnya seseorang bernama Ivan Ivanov.
&quot;Petugas tiba di lokasi dan mencari informasi atas dugaan ancaman melalui e-mail tersebut,&quot; kata Zulpan
Atas kejadian ini, Zulpan mengimbau agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan pesan berisi ancaman bom.Zulpan menegaskan, pelakunya dapat diusut karena melanggar UU ITE .

&quot;Masyarakat jangan bermain-bermain ancaman yang bersifat iseng karena bentuk ancaman bisa dikategorikan sebagai hal yang melanggar, apalagi ada UU ITE kan, kepolisian bisa detect dari akun mana,&quot;tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Belarusia di Setiabudi, Jakarta Selatan melaporkan adanya teror ancaman bom melalui e-mail berbahasa Rusia pada Rabu, 18 Mei 2022.
(Baca juga: Ungkap Pembantaian Migran, Eks Tentara Polandia Ditemukan Tewas Digantung di Belarusia)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membenarkan ihwal ancaman tersebut. Berdasarkan laporan yang terima, Zulpan mengatakan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung Kedubes Belarusia.
&quot;Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya, hasilnya nihil,&quot; kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).
(Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom Ransel)
Zulpan mengungkap, tidak ada tanda-tanda benda mencurigakan di sekitar Gedung Kedubes Belarus.
Ancaman tersebut diketahui diterima oleh e-mail official Kedubes Belarusia dan Oseanapol, diduga pengirimnya seseorang bernama Ivan Ivanov.
&quot;Petugas tiba di lokasi dan mencari informasi atas dugaan ancaman melalui e-mail tersebut,&quot; kata Zulpan
Atas kejadian ini, Zulpan mengimbau agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan pesan berisi ancaman bom.Zulpan menegaskan, pelakunya dapat diusut karena melanggar UU ITE .

&quot;Masyarakat jangan bermain-bermain ancaman yang bersifat iseng karena bentuk ancaman bisa dikategorikan sebagai hal yang melanggar, apalagi ada UU ITE kan, kepolisian bisa detect dari akun mana,&quot;tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
