<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Napoleon Pertanyakan Cara Dirinya Pukul Kece saat Tangan Kiri Pegang Plastik dan Kanan Ada Kotoran   </title><description>Namun, M Kece justru tak menjawab pertanyaan dari Napoleon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran"/><item><title>Napoleon Pertanyakan Cara Dirinya Pukul Kece saat Tangan Kiri Pegang Plastik dan Kanan Ada Kotoran   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran</guid><pubDate>Kamis 19 Mei 2022 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran-MGEld38X8o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596786/napoleon-pertanyakan-cara-dirinya-pukul-kece-saat-tangan-kiri-pegang-plastik-dan-kanan-ada-kotoran-MGEld38X8o.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - M Kece dihadirkan sebagai saksi korban oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan pada persidangaan dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte pada Kamis (19/5/2022).
Dalam sidang itu, M Kece dicecar sejumlah pertanyaan oleh Irjen Pol Napoleon selaku terdakwa.
Napoleon menanyakan tentang hadis yang dipakai M Kece hingga akhirnya melakukan penistaan agama Islam hingga Nabi Muhammad SAW.
Namun, M Kece justru tak menjawab pertanyaan dari Napoleon.
&quot;Saya baca sebuah hadis itu banyak di jual buku-bukunya banyak, lalu kata Maman (salah satu terdakwa) itu tak ada itu,&quot; ujar M Kece di persidangan, Kamis (19/5/2022).
&quot;Hadis apa (bukunya), bagaimana bunyinya?,&quot; tanya Irjen Napoleon.
Baca juga:&amp;nbsp;M Kece Peragakan Pemaksaan Makan Tinja dan Pemukulan oleh Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim
&quot;Hadisnya saya lupa nama panjangnya, banyak dijual bukunya, ada sejarah nabi Muhammad di situ,&quot; timpal Kece.
Hingga akhirnya pertanyaan seputar hadis itu pun ditengahi oleh majelis hakim untuk tak dibahas kembali mengingat persoalan penistaan agama pada M Kece telah diputus oleh PN Ciamis.
Baca juga:&amp;nbsp;M Kece Peragakan Pemaksaan Makan Tinja dan Pemukulan oleh Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim
Irjen Napoleon lalu kembali mencecar M Kece dengan pertanyaan seputar penganiayaan yang dilakukannya, yang mana disebutkan M Kece kalau Napoleon memukul dan menamparnya.
&quot;Setelah memukul, saksi katakan saya lumuri wajahnya dari kotoran yang diambil dari kantong plastik?,&quot; tanya Napoleon&quot;Iya betul,&quot; jawab Kece.
Napoleon mempertanyakan keterangan M Kece yang menyebut dirinya memukul Kece dengan kondisi tangan kanan pegang plastik, lalu tangan sebelah kanan berisikan kotoran tinja.
&quot;Pertanyaan saya kiranya gimana saya memukul saudara (M Kece) degan kondisi tangan kiri berisi kantong plastik dan tangan kanan kotoran?,&quot; tanya Napoleon lagi.
M Kece pun hanya diam dan bergumam saat ditanyai persoalan itu. Saat ditanyai apakah Napoleon melumuri kotorannya dalam posisi duduk atau berdiri, Kece mengaku lupa dan tak melihatnya.
Napoleon juga mencecar M Kece dengan pertanyaan tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Berjalan Pincang dan Tangan Diborgol, M Kece Bongkar Penganiayaan oleh Irjen Napoleon Depan Hakim
Lalu jenderal bintang dua itu pun kembali bertanya bagaimana bisa M Kece tahu dan mengenali nama-nama orang yang memukulnya pascadilumuri dengan kotoran.
Padahal wajah Kece saat itu tengah tertutupi kotoran. M Kece mengaku usai dilumuri kotoran, bagian belakang dan bahunya dipukuli orang.
&quot;Siapa yang beritahu saudara nama-nama itulah yang memukul usai dilumuri?,&quot; tanya Napoleon.
Baca juga:&amp;nbsp;Irjen Napoleon: Saya Tak Akan Intimidasi M Kece di Sidang Selanjutnya&quot;Tak ada satu pun (yang kenal sebelumnya), setelah beberapa hari kemudian saya selidiki ke temen-temen (sesama tahanan) wajah ini siapa namanya, lalu saya catat,&quot; jawab Kece.
Kece juga menyebutkan, kalau saat dirinya melaporkan dugaan penganiayaan terhadapnya, sejumlah terdakwa tengah di BAP di Breskrim Polri sehingga dirinya mengetahuinya.
Adapun berbagai pertanyaan dilontarkan terdakwa Napoleon pada M Kece lantaran Napoleon melihat adanya ketidaksesuaian keterangan M Kece di persidangan dengan di BAP saat pertama kali dilakukan.
Baca juga:&amp;nbsp;Tangan Terborgol, Irjen Napoleon: Buat Orang Munafik dan Cemen Ini Hasil Kerjamu, Puas!


</description><content:encoded>JAKARTA - M Kece dihadirkan sebagai saksi korban oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan pada persidangaan dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte pada Kamis (19/5/2022).
Dalam sidang itu, M Kece dicecar sejumlah pertanyaan oleh Irjen Pol Napoleon selaku terdakwa.
Napoleon menanyakan tentang hadis yang dipakai M Kece hingga akhirnya melakukan penistaan agama Islam hingga Nabi Muhammad SAW.
Namun, M Kece justru tak menjawab pertanyaan dari Napoleon.
&quot;Saya baca sebuah hadis itu banyak di jual buku-bukunya banyak, lalu kata Maman (salah satu terdakwa) itu tak ada itu,&quot; ujar M Kece di persidangan, Kamis (19/5/2022).
&quot;Hadis apa (bukunya), bagaimana bunyinya?,&quot; tanya Irjen Napoleon.
Baca juga:&amp;nbsp;M Kece Peragakan Pemaksaan Makan Tinja dan Pemukulan oleh Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim
&quot;Hadisnya saya lupa nama panjangnya, banyak dijual bukunya, ada sejarah nabi Muhammad di situ,&quot; timpal Kece.
Hingga akhirnya pertanyaan seputar hadis itu pun ditengahi oleh majelis hakim untuk tak dibahas kembali mengingat persoalan penistaan agama pada M Kece telah diputus oleh PN Ciamis.
Baca juga:&amp;nbsp;M Kece Peragakan Pemaksaan Makan Tinja dan Pemukulan oleh Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim
Irjen Napoleon lalu kembali mencecar M Kece dengan pertanyaan seputar penganiayaan yang dilakukannya, yang mana disebutkan M Kece kalau Napoleon memukul dan menamparnya.
&quot;Setelah memukul, saksi katakan saya lumuri wajahnya dari kotoran yang diambil dari kantong plastik?,&quot; tanya Napoleon&quot;Iya betul,&quot; jawab Kece.
Napoleon mempertanyakan keterangan M Kece yang menyebut dirinya memukul Kece dengan kondisi tangan kanan pegang plastik, lalu tangan sebelah kanan berisikan kotoran tinja.
&quot;Pertanyaan saya kiranya gimana saya memukul saudara (M Kece) degan kondisi tangan kiri berisi kantong plastik dan tangan kanan kotoran?,&quot; tanya Napoleon lagi.
M Kece pun hanya diam dan bergumam saat ditanyai persoalan itu. Saat ditanyai apakah Napoleon melumuri kotorannya dalam posisi duduk atau berdiri, Kece mengaku lupa dan tak melihatnya.
Napoleon juga mencecar M Kece dengan pertanyaan tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Berjalan Pincang dan Tangan Diborgol, M Kece Bongkar Penganiayaan oleh Irjen Napoleon Depan Hakim
Lalu jenderal bintang dua itu pun kembali bertanya bagaimana bisa M Kece tahu dan mengenali nama-nama orang yang memukulnya pascadilumuri dengan kotoran.
Padahal wajah Kece saat itu tengah tertutupi kotoran. M Kece mengaku usai dilumuri kotoran, bagian belakang dan bahunya dipukuli orang.
&quot;Siapa yang beritahu saudara nama-nama itulah yang memukul usai dilumuri?,&quot; tanya Napoleon.
Baca juga:&amp;nbsp;Irjen Napoleon: Saya Tak Akan Intimidasi M Kece di Sidang Selanjutnya&quot;Tak ada satu pun (yang kenal sebelumnya), setelah beberapa hari kemudian saya selidiki ke temen-temen (sesama tahanan) wajah ini siapa namanya, lalu saya catat,&quot; jawab Kece.
Kece juga menyebutkan, kalau saat dirinya melaporkan dugaan penganiayaan terhadapnya, sejumlah terdakwa tengah di BAP di Breskrim Polri sehingga dirinya mengetahuinya.
Adapun berbagai pertanyaan dilontarkan terdakwa Napoleon pada M Kece lantaran Napoleon melihat adanya ketidaksesuaian keterangan M Kece di persidangan dengan di BAP saat pertama kali dilakukan.
Baca juga:&amp;nbsp;Tangan Terborgol, Irjen Napoleon: Buat Orang Munafik dan Cemen Ini Hasil Kerjamu, Puas!


</content:encoded></item></channel></rss>
