<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Para Pendukung UAS Banjiri Akun Media Sosial Presiden dan PM Singapura dengan Kritikan</title><description>Akun media sosial Presiden Singapura, Halimah Yacob dan PM Lee Hsien Loong dibanjiri kritikan oleh para pendukung UAS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan"/><item><title>Para Pendukung UAS Banjiri Akun Media Sosial Presiden dan PM Singapura dengan Kritikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan</guid><pubDate>Kamis 19 Mei 2022 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan-TF2ECNEJ03.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS)/Instagram/@ustadzabdulsomad_official</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/19/337/2596911/para-pendukung-uas-banjiri-akun-media-sosial-presiden-dan-pm-singapura-dengan-kritikan-TF2ECNEJ03.jpeg</image><title>Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS)/Instagram/@ustadzabdulsomad_official</title></images><description>JAKARTA - Akun media sosial Presiden Singapura, Halimah Yacob dan PM Lee Hsien Loong dibanjiri kritikan oleh para pendukung Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS).

Kritikan tersebut mereka layangkan karena adanya insiden penolakan Singapura untuk UAS masuk ke dalam negaranya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Ditolak Singapura, UAS Blakblakan soal Dakwah yang Disiarkannya
Hal ini sebelumnya sudah dikonfirmasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (MCI) Singapura.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8xOS8xLzE0ODE3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Bahkan disebut ada ajakan serangan siber pada akun Pemerintah Singapura yang disampaikan di grup obrolan publik Indonesia.
BACA JUGA:UAS Ditolak Masuk Singapura, Mahfud MD: Secara Diplomatik Kita Jernihkan Masalah Ini

Selain Presiden dan PM, ada akun media sosial Pemerintah Singapura lainnya yang turut diserang oleh para pendukung UAS.

Mereka adalah Menteri Senior Teo Chee Hean dan juga Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, UAS ditolak masuk Singapura saat ia hendak berkunjung ke negara Singa tersebut bersama keluarganya pada Senin (16/5/2022).

Hal ini dijelaskan oleh UAS melalui media sosial hingga akhirnya pihak Pemerintah Singapura turut angkat bicara.

Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) memberikan penjelasan dan alasan mengapa Singapura menolah UAS masuk ke negaranya.

&quot;Somad dikenal sebagai penyebar ajaran ekstremisme dan ajarannya menimbulkan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,&quot; jelas MHA melalui situs resminya, Selasa (17/5/2022).

Selain itu, UAS ditolak masuk Singapura juga lantaran pernah berceramah soal bom bunuh diri diperbolehkan dalam konteks Israel-Palestina.

UAS pun juga dianggap pernah merendahkan umat Kristen.

&quot;Somad dikenal sebagai penyebar ajaran ekstremisme dan ajarannya menimbulkan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,&quot;

&quot;Misalnya, Somad pernah berkotbah soal bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi 'syahid',&quot;

&quot;Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal 'jin (roh/setan) kafir'. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai 'kafir' (kafir),&quot; begitu penjelasan dari MHA.

(bul)</description><content:encoded>JAKARTA - Akun media sosial Presiden Singapura, Halimah Yacob dan PM Lee Hsien Loong dibanjiri kritikan oleh para pendukung Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS).

Kritikan tersebut mereka layangkan karena adanya insiden penolakan Singapura untuk UAS masuk ke dalam negaranya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Ditolak Singapura, UAS Blakblakan soal Dakwah yang Disiarkannya
Hal ini sebelumnya sudah dikonfirmasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (MCI) Singapura.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8xOS8xLzE0ODE3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Bahkan disebut ada ajakan serangan siber pada akun Pemerintah Singapura yang disampaikan di grup obrolan publik Indonesia.
BACA JUGA:UAS Ditolak Masuk Singapura, Mahfud MD: Secara Diplomatik Kita Jernihkan Masalah Ini

Selain Presiden dan PM, ada akun media sosial Pemerintah Singapura lainnya yang turut diserang oleh para pendukung UAS.

Mereka adalah Menteri Senior Teo Chee Hean dan juga Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, UAS ditolak masuk Singapura saat ia hendak berkunjung ke negara Singa tersebut bersama keluarganya pada Senin (16/5/2022).

Hal ini dijelaskan oleh UAS melalui media sosial hingga akhirnya pihak Pemerintah Singapura turut angkat bicara.

Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) memberikan penjelasan dan alasan mengapa Singapura menolah UAS masuk ke negaranya.

&quot;Somad dikenal sebagai penyebar ajaran ekstremisme dan ajarannya menimbulkan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,&quot; jelas MHA melalui situs resminya, Selasa (17/5/2022).

Selain itu, UAS ditolak masuk Singapura juga lantaran pernah berceramah soal bom bunuh diri diperbolehkan dalam konteks Israel-Palestina.

UAS pun juga dianggap pernah merendahkan umat Kristen.

&quot;Somad dikenal sebagai penyebar ajaran ekstremisme dan ajarannya menimbulkan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,&quot;

&quot;Misalnya, Somad pernah berkotbah soal bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi 'syahid',&quot;

&quot;Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal 'jin (roh/setan) kafir'. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai 'kafir' (kafir),&quot; begitu penjelasan dari MHA.

(bul)</content:encoded></item></channel></rss>
