<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Militer Inggris: Sebuah Kapal Diserang di Lepas Pantai Yaman</title><description>Belum ada pihak di Yaman yang mengakui serangan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman"/><item><title>Militer Inggris: Sebuah Kapal Diserang di Lepas Pantai Yaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman-NRfgH0sAm0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal-kapal di Pelabuhan Hodeida, Yaman. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/18/2597256/militer-inggris-sebuah-kapal-diserang-di-lepas-pantai-yaman-NRfgH0sAm0.jpg</image><title>Kapal-kapal di Pelabuhan Hodeida, Yaman. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Sebuah kapal diserang di Laut Merah, lepas pantai Yaman pada Kamis (19/5/2022), menurut sebuah kelompok pemantau yang dikelola militer Inggris.
Kelompok United Kingdom Maritime Trade Operations mengatakan serangan itu terjadi di lepas pantai Hodeida, kota pelabuhan di Yaman, yang diperebutkan di tengah perang saudara di negara itu. Dikatakan penyelidikan sedang berlangsung atas insiden itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Media AS: Presiden Yaman Mundur karena 'Tekanan' Arab Saudi, Ditempatkan di Tahanan Rumah
Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang berbasis di Timur Tengah mengatakan pihaknya mengetahui serangan itu, tetapi menolak untuk segera berkomentar lebih lanjut.
Koalisi yang dipimpin Saudi telah berperang sejak Maret 2015 melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran yang telah lama menguasai Ibu Kota Yaman Sanaa serta Hodeida. Sejauh ini kelompok Houthi, pemerintah Yaman yang diasingkan, dan koalisi pimpinan Saudi tidak mengakui bertanggung jawab atas serangan.
Insiden itu menandai serangan terbaru di laut di tengah perang yang berkecamuk di Yaman. Pada Januari, Houthi merebut kapal Uni Emirat Arab (UEA) Rwabee. Houthi menggambarkan kapal itu membawa senjata militer, sementara koalisi pimpinan Saudi menggambarkannya sebagai membawa peralatan rumah sakit yang dibongkar.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Lima Staf PBB Diculik di Yaman Selatan
Bulan lalu awak kapal India dibebaskan setelah Houthi dan koalisi pimpinan Saudi mencapai gencatan senjata selama bulan suci Ramadhan. Gencatan senjata yang rapuh masih berlangsung sekarang.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Sebuah kapal diserang di Laut Merah, lepas pantai Yaman pada Kamis (19/5/2022), menurut sebuah kelompok pemantau yang dikelola militer Inggris.
Kelompok United Kingdom Maritime Trade Operations mengatakan serangan itu terjadi di lepas pantai Hodeida, kota pelabuhan di Yaman, yang diperebutkan di tengah perang saudara di negara itu. Dikatakan penyelidikan sedang berlangsung atas insiden itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Media AS: Presiden Yaman Mundur karena 'Tekanan' Arab Saudi, Ditempatkan di Tahanan Rumah
Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang berbasis di Timur Tengah mengatakan pihaknya mengetahui serangan itu, tetapi menolak untuk segera berkomentar lebih lanjut.
Koalisi yang dipimpin Saudi telah berperang sejak Maret 2015 melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran yang telah lama menguasai Ibu Kota Yaman Sanaa serta Hodeida. Sejauh ini kelompok Houthi, pemerintah Yaman yang diasingkan, dan koalisi pimpinan Saudi tidak mengakui bertanggung jawab atas serangan.
Insiden itu menandai serangan terbaru di laut di tengah perang yang berkecamuk di Yaman. Pada Januari, Houthi merebut kapal Uni Emirat Arab (UEA) Rwabee. Houthi menggambarkan kapal itu membawa senjata militer, sementara koalisi pimpinan Saudi menggambarkannya sebagai membawa peralatan rumah sakit yang dibongkar.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Lima Staf PBB Diculik di Yaman Selatan
Bulan lalu awak kapal India dibebaskan setelah Houthi dan koalisi pimpinan Saudi mencapai gencatan senjata selama bulan suci Ramadhan. Gencatan senjata yang rapuh masih berlangsung sekarang.
</content:encoded></item></channel></rss>
