<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa yang Diamankan Densus 88 Nilai IPK-nya di Atas 3</title><description>Satu mahasiswa yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3"/><item><title>Mahasiswa yang Diamankan Densus 88 Nilai IPK-nya di Atas 3</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3</guid><pubDate>Rabu 25 Mei 2022 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3-HzBh4XBXcX.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/25/337/2600182/mahasiswa-yang-diamankan-densus-88-nilai-ipk-nya-di-atas-3-HzBh4XBXcX.jfif</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>MALANG - Satu mahasiswa yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri diakui merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Mahasiswa berinisial IA ini dari informasi yang dihimpun tengah menempuh pendidikan di Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB, dengan nilai IPK di atas 3.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UB Prof. Abdul Hakim mengatakan mahasiswa yang bersangkutan memang diakui tengah menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. IA diketahui masuk ke UB pada tahun 2019 dan tengah menempuh pendidikan di Jurusan Hubungan Internasional (HI) FISIP UB.

&quot;Yang bersangkutan (masuk) angkatan tahun 2019. Berarti sekarang yang bersangkutan ada dalam semester keenam,&quot; ucap Abdul Hakim, di hadapan awak media di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, pada Rabu siang (25/5/2022).

Pihaknya pun menyayangkan adanya mahasiswa UB aktif yang terjerat kasus dugaan radikalisme yang terafiliasi dengan organisasi terlarang. Pasalnya secara akademis, IA yang diamankan Densus 88 disebut juga merupakan mahasiswa pintar dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3.

&quot;Dari indeks prestasi yang diperoleh mahasiswa Tersebut teasuk kategori relatif cerdas IPK di atas 3. Ini yang menjadi sebab kami menyayangkan,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Tangkap Terduga ISIS di Malang, Polisi Sita Bendera hingga Pisau Komando


Namun diakui Abdul Hakim sangat susah mengontrol satu persatu civitas akademika UB, apalagi jumlah mahasiswa yang mencapai lebih dari 60 ribu. Apalagi harus mengawasi setiap individu mahasiswa dengan aktivitasnya di luar kampus.&quot;Jadi tidak mungkin (bisa mengawasi), yang bisa kami lakukan adalah bahwa setiap kegiatan kemahasiswaan harus mendapat izin dari rektorat, dan atau dekan di tingkat fakultas. Dengan kasus ini kami akan memperkuat lagi, pengendalian, dan pengawasan bagi aktivitas mahasiswa yang dilaksanakan tanpa izin,&quot; bebernya.

Sebelumnya diberitakan, IA mahasiswa UB diamankan di rumah kosnya di Perumahan Dinoyo Permai Kavling 2 Nomor 7 pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB. IA disebut Densus 88 salah satu anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan merupakan penyebar propaganda paham ISIS di kalangan anak muda dan mahasiswa.</description><content:encoded>MALANG - Satu mahasiswa yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri diakui merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Mahasiswa berinisial IA ini dari informasi yang dihimpun tengah menempuh pendidikan di Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB, dengan nilai IPK di atas 3.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UB Prof. Abdul Hakim mengatakan mahasiswa yang bersangkutan memang diakui tengah menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. IA diketahui masuk ke UB pada tahun 2019 dan tengah menempuh pendidikan di Jurusan Hubungan Internasional (HI) FISIP UB.

&quot;Yang bersangkutan (masuk) angkatan tahun 2019. Berarti sekarang yang bersangkutan ada dalam semester keenam,&quot; ucap Abdul Hakim, di hadapan awak media di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, pada Rabu siang (25/5/2022).

Pihaknya pun menyayangkan adanya mahasiswa UB aktif yang terjerat kasus dugaan radikalisme yang terafiliasi dengan organisasi terlarang. Pasalnya secara akademis, IA yang diamankan Densus 88 disebut juga merupakan mahasiswa pintar dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3.

&quot;Dari indeks prestasi yang diperoleh mahasiswa Tersebut teasuk kategori relatif cerdas IPK di atas 3. Ini yang menjadi sebab kami menyayangkan,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Tangkap Terduga ISIS di Malang, Polisi Sita Bendera hingga Pisau Komando


Namun diakui Abdul Hakim sangat susah mengontrol satu persatu civitas akademika UB, apalagi jumlah mahasiswa yang mencapai lebih dari 60 ribu. Apalagi harus mengawasi setiap individu mahasiswa dengan aktivitasnya di luar kampus.&quot;Jadi tidak mungkin (bisa mengawasi), yang bisa kami lakukan adalah bahwa setiap kegiatan kemahasiswaan harus mendapat izin dari rektorat, dan atau dekan di tingkat fakultas. Dengan kasus ini kami akan memperkuat lagi, pengendalian, dan pengawasan bagi aktivitas mahasiswa yang dilaksanakan tanpa izin,&quot; bebernya.

Sebelumnya diberitakan, IA mahasiswa UB diamankan di rumah kosnya di Perumahan Dinoyo Permai Kavling 2 Nomor 7 pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB. IA disebut Densus 88 salah satu anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan merupakan penyebar propaganda paham ISIS di kalangan anak muda dan mahasiswa.</content:encoded></item></channel></rss>
