<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perampok Satroni Rumah di Tangsel, Penghuni Diikat Perhiasan Digasak</title><description>Sebuah rumah di Jalan Cendrawasih 6, RT04 RW03, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), disatroni 2 perampok</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak"/><item><title>Perampok Satroni Rumah di Tangsel, Penghuni Diikat Perhiasan Digasak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak</guid><pubDate>Kamis 26 Mei 2022 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak-jhjXFnmeNV.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rumah disatroni perampok (Foto MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/26/338/2600753/perampok-satroni-rumah-di-tangsel-penghuni-diikat-perhiasan-digasak-jhjXFnmeNV.JPG</image><title>Rumah disatroni perampok (Foto MPI)</title></images><description>CIPUTAT - Sebuah rumah di Jalan Cendrawasih 6, RT04 RW03, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), disatroni 2 perampok, Kamis (26/05/22).

Kedua pelaku beraksi sekira pukul 11.00 WIB. Mereka menyelinap masuk melalui pintu belakang. Kebetulan rumah tersebut hanya ditinggali Riska (21) dan bayinya yang masih berusia 2 bulan.

Riska sebenarnya tinggal bersama keluarga besarnya di rumah tersebut. Namun pagi tadi, sebagian besar penghuni tengah pergi ke Bogor  beberapa jam sebelum kejadian.

&quot;Kalau ayah, mamah sama kakak lagi pada pergi ke Bogor. Jadi cuma saya sama bayi di kamar,&quot; jelas Riska.

Kedua pelaku yang sudah berada di dalam rumah lantas menendang Riska. Pelaku juga mengikat tangan, kaki, hingga menyumpal mulutnya di ruang tengah. Seluruh kamar pun digeledah dan diacak-acak guna mencari barang berharga.

&quot;Begitu saya keluar kamar mandi, terus saya ditendang. Habis itu diikat,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:Viral Perampok Bersenpi Tewaskan 3 Orang di Kalideres, Polisi: Hoaks!

Pelaku mengancam agar Riska tak macam-macam apalagi sampai melawan. Pisau yang tergeletak di dapur pun turut diambil pelaku guna menakuti ibu 1 anak itu.

&quot;Dia bawa pisau, ngambil di dapur,&quot; jelasnya.

Selang 30 menit beraksi, pelaku berhasil menggasak kalung perhiasan senilai Rp10 jutaan. Keduanya lalu kabur. Diduga mereka datang dan pergi dengan berjalan kaki tanpa mengendarai sepeda motor.
&quot;Semua kamar diacak-acak, yang dibawa itu kalung kakak saya di kamar. Sekitar 30 menitan lah, abis itu pergi, tapi saya nggak denger ada suara motor apa,&quot; terangnya.

Setelah pelaku pergi, Riska merangkak keluar rumah untuk meminta tolong tetangga sekitar. Tak lama kemudian, barulah warga sekitar berdatangan ke lokasi.

&quot;Saya merangkak, terus ada ibu di depan yang bantu buka ikatan saya,&quot; katanya lagi

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi seraya mengamankan sejumlah barang bukti. Aksi perampokan itu baru kali ini terjadi. Ketua lingkungan sekitar menyebut, sebelumnya kasus pencurian sempat beberapa kali terjadi.

&quot;Tadi polisi udah pada datang. Kalau kejadian ini baru pertama, kalau sebelummya emang pencurian aja, handphone pada hilang beberapa kali di dalam rumah,&quot; tutur Ketua RT03, Yusdi Ismanto (71).

</description><content:encoded>CIPUTAT - Sebuah rumah di Jalan Cendrawasih 6, RT04 RW03, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), disatroni 2 perampok, Kamis (26/05/22).

Kedua pelaku beraksi sekira pukul 11.00 WIB. Mereka menyelinap masuk melalui pintu belakang. Kebetulan rumah tersebut hanya ditinggali Riska (21) dan bayinya yang masih berusia 2 bulan.

Riska sebenarnya tinggal bersama keluarga besarnya di rumah tersebut. Namun pagi tadi, sebagian besar penghuni tengah pergi ke Bogor  beberapa jam sebelum kejadian.

&quot;Kalau ayah, mamah sama kakak lagi pada pergi ke Bogor. Jadi cuma saya sama bayi di kamar,&quot; jelas Riska.

Kedua pelaku yang sudah berada di dalam rumah lantas menendang Riska. Pelaku juga mengikat tangan, kaki, hingga menyumpal mulutnya di ruang tengah. Seluruh kamar pun digeledah dan diacak-acak guna mencari barang berharga.

&quot;Begitu saya keluar kamar mandi, terus saya ditendang. Habis itu diikat,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:Viral Perampok Bersenpi Tewaskan 3 Orang di Kalideres, Polisi: Hoaks!

Pelaku mengancam agar Riska tak macam-macam apalagi sampai melawan. Pisau yang tergeletak di dapur pun turut diambil pelaku guna menakuti ibu 1 anak itu.

&quot;Dia bawa pisau, ngambil di dapur,&quot; jelasnya.

Selang 30 menit beraksi, pelaku berhasil menggasak kalung perhiasan senilai Rp10 jutaan. Keduanya lalu kabur. Diduga mereka datang dan pergi dengan berjalan kaki tanpa mengendarai sepeda motor.
&quot;Semua kamar diacak-acak, yang dibawa itu kalung kakak saya di kamar. Sekitar 30 menitan lah, abis itu pergi, tapi saya nggak denger ada suara motor apa,&quot; terangnya.

Setelah pelaku pergi, Riska merangkak keluar rumah untuk meminta tolong tetangga sekitar. Tak lama kemudian, barulah warga sekitar berdatangan ke lokasi.

&quot;Saya merangkak, terus ada ibu di depan yang bantu buka ikatan saya,&quot; katanya lagi

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi seraya mengamankan sejumlah barang bukti. Aksi perampokan itu baru kali ini terjadi. Ketua lingkungan sekitar menyebut, sebelumnya kasus pencurian sempat beberapa kali terjadi.

&quot;Tadi polisi udah pada datang. Kalau kejadian ini baru pertama, kalau sebelummya emang pencurian aja, handphone pada hilang beberapa kali di dalam rumah,&quot; tutur Ketua RT03, Yusdi Ismanto (71).

</content:encoded></item></channel></rss>
