<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buya Syafii Wafat, Ketum PAN: Kita Kehilangan Guru Bangsa</title><description>Kita semua berduka karena kehilangan seorang tokoh besar, guru bangsa, seorang panutan, teladan yang menginspirasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa"/><item><title>Buya Syafii Wafat, Ketum PAN: Kita Kehilangan Guru Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa</guid><pubDate>Jum'at 27 Mei 2022 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa-ijPpZDAt4W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PAN Zulkifli Hasan (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/27/337/2601119/buya-syafii-wafat-ketum-pan-kita-kehilangan-guru-bangsa-ijPpZDAt4W.jpg</image><title>Ketum PAN Zulkifli Hasan (Foto : Antara)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berbela sungkawa atas kabar Buya Syafii Maarif yang telah meninggal dunia. Diketahui, Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah itu menghembuskan nafas terakhirnya pada, Jumat (27/5/2022).

Pria yang akrab Zulhas itu mengaku telah kehilangan salah satu sosok panutannya. Menurutnya, bukan dia saja pribadi, Buya Syafii dianggap menjadi seorang guru bagi bangsa Indonesia.

&quot;Kita semua berduka karena kehilangan seorang tokoh besar, guru bangsa, seorang  panutan, teladan yang menginspirasi dan menggerakkan seluruh elemen bangsa,&quot; kata Zulhas dalam pernyataannya di twitter pribadinya.

Wakil Ketua MPR itu menceritakan, setelah dikabarkan sakit beberapa waktu lalu, dia sudah beberapa kali berusaha mencari kesempatan untuk bisa menjenguk. Tapi, informasi dari kerabat Buya, kondisinya tidak memungkinkan untuk dijenguk dan menerima tamu.

&quot;Selama Buya sakit, tak lepas saya selalu mendoakan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Jenazah Buya Syafii Maarif Akan Disemayamkan dan Disholatkan di Masjid Gede Kauman


Hari ini, dia mengaku terkejut dengan informasi kepergian Buya. Ia mengaku bersedih melepas kepergian guru bangsa dengan teladan yang indah itu. Menurutnya, Buya telah meninggal dunia di hari yang baik.

&quot;Sayyidul Ayyam, Jumat 27 Mei 2022 jam 10.15. Insya Allah husnul khotimah. Allah tempatkan di tempat terbaik di sisi-nya,&quot; tuturnya mendoakan.Zulhas juga turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Menurutnya, tak mudah melepas kepergian Buya. Sehingga, ini merupakan kesedihan dan kehilangan yang besar untuk umat dan bangsa.

&quot;Semoga kita semua bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita Buya Syafii selama hidup. Lahul Fatihah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berbela sungkawa atas kabar Buya Syafii Maarif yang telah meninggal dunia. Diketahui, Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah itu menghembuskan nafas terakhirnya pada, Jumat (27/5/2022).

Pria yang akrab Zulhas itu mengaku telah kehilangan salah satu sosok panutannya. Menurutnya, bukan dia saja pribadi, Buya Syafii dianggap menjadi seorang guru bagi bangsa Indonesia.

&quot;Kita semua berduka karena kehilangan seorang tokoh besar, guru bangsa, seorang  panutan, teladan yang menginspirasi dan menggerakkan seluruh elemen bangsa,&quot; kata Zulhas dalam pernyataannya di twitter pribadinya.

Wakil Ketua MPR itu menceritakan, setelah dikabarkan sakit beberapa waktu lalu, dia sudah beberapa kali berusaha mencari kesempatan untuk bisa menjenguk. Tapi, informasi dari kerabat Buya, kondisinya tidak memungkinkan untuk dijenguk dan menerima tamu.

&quot;Selama Buya sakit, tak lepas saya selalu mendoakan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Jenazah Buya Syafii Maarif Akan Disemayamkan dan Disholatkan di Masjid Gede Kauman


Hari ini, dia mengaku terkejut dengan informasi kepergian Buya. Ia mengaku bersedih melepas kepergian guru bangsa dengan teladan yang indah itu. Menurutnya, Buya telah meninggal dunia di hari yang baik.

&quot;Sayyidul Ayyam, Jumat 27 Mei 2022 jam 10.15. Insya Allah husnul khotimah. Allah tempatkan di tempat terbaik di sisi-nya,&quot; tuturnya mendoakan.Zulhas juga turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Menurutnya, tak mudah melepas kepergian Buya. Sehingga, ini merupakan kesedihan dan kehilangan yang besar untuk umat dan bangsa.

&quot;Semoga kita semua bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita Buya Syafii selama hidup. Lahul Fatihah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
