<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Sempat Kirimkan Dokter Kepresidenan Bantu Pengobatan Buya Syafii Maarif   </title><description>Muhadjir pun memastikan akan langsung ke Yogyakarta untuk melepas kepergian almarhum Buya Syafii Maarif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif"/><item><title>Jokowi Sempat Kirimkan Dokter Kepresidenan Bantu Pengobatan Buya Syafii Maarif   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif</guid><pubDate>Jum'at 27 Mei 2022 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif-CNE8dzrS17.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto : BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/27/337/2601228/jokowi-sempat-kirimkan-dokter-kepresidenan-bantu-pengobatan-buya-syafii-maarif-CNE8dzrS17.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto : BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengirimkan dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan tokoh ulama besar Indonesia, Buya Syafii Maarif sebelum meninggal dunia di Yogyakarta, Jumat (27/5/2022).
&amp;ldquo;Beberapa waktu terakhir kondisi kesehatan Buya Syafii memang menurun. Ikhtiar sudah dilakukan maksimal. Terutama oleh tim dokter RS PKU Gamping Yogyakarta,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.
&quot;Bahkan Presiden juga sudah mengirim dokter kepresidenan untuk membantu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Muhadjir menambahkan bahwa dirinya mendapatkan kabar dari Direktur Utama RS PKU pukul 09.05 WIB bahwa Buya Syafii sedang dalam keadaan kritis. Muhadjir saat itu sedang memimpin pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Bali.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres Kenang Buya Syafii Maarif sebagai Guru Bangsa yang Moderat dan Sejuk
&amp;ldquo;Tadi pagi jam 9.05 Dirut RS PKU Dr Faisol kirim kabar lewat WA bahwa Buya dalam kondisi kritis. Saya sedang di Denpasar memimpin pertemuan GPDRR,&amp;rdquo; katanya.
Ia menambahkan bahwa Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir pun membatalkan kunjungannya ke Bandung dan kembali ke Yogyakarta. &amp;ldquo;Setelah dapat informasi, Prof Haedar, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga kembali ke Yogya, membatalkan rencana kunjungan kerjanya ke Bandung,&amp;rdquo; imbuhnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jusuf Kalla: Buya Syafii Maarif Guru Bangsa, Pembimbing Kita Semua
Muhadjir pun memastikan akan langsung ke Yogyakarta untuk melepas kepergian almarhum Buya Syafii Maarif.
&amp;ldquo;Insyaallah saya takziyah, berangkat dari Denpasar, mudah-mudahan masih bisa ikut melepas kepergian almarhum,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengirimkan dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan tokoh ulama besar Indonesia, Buya Syafii Maarif sebelum meninggal dunia di Yogyakarta, Jumat (27/5/2022).
&amp;ldquo;Beberapa waktu terakhir kondisi kesehatan Buya Syafii memang menurun. Ikhtiar sudah dilakukan maksimal. Terutama oleh tim dokter RS PKU Gamping Yogyakarta,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.
&quot;Bahkan Presiden juga sudah mengirim dokter kepresidenan untuk membantu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Muhadjir menambahkan bahwa dirinya mendapatkan kabar dari Direktur Utama RS PKU pukul 09.05 WIB bahwa Buya Syafii sedang dalam keadaan kritis. Muhadjir saat itu sedang memimpin pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Bali.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres Kenang Buya Syafii Maarif sebagai Guru Bangsa yang Moderat dan Sejuk
&amp;ldquo;Tadi pagi jam 9.05 Dirut RS PKU Dr Faisol kirim kabar lewat WA bahwa Buya dalam kondisi kritis. Saya sedang di Denpasar memimpin pertemuan GPDRR,&amp;rdquo; katanya.
Ia menambahkan bahwa Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir pun membatalkan kunjungannya ke Bandung dan kembali ke Yogyakarta. &amp;ldquo;Setelah dapat informasi, Prof Haedar, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga kembali ke Yogya, membatalkan rencana kunjungan kerjanya ke Bandung,&amp;rdquo; imbuhnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jusuf Kalla: Buya Syafii Maarif Guru Bangsa, Pembimbing Kita Semua
Muhadjir pun memastikan akan langsung ke Yogyakarta untuk melepas kepergian almarhum Buya Syafii Maarif.
&amp;ldquo;Insyaallah saya takziyah, berangkat dari Denpasar, mudah-mudahan masih bisa ikut melepas kepergian almarhum,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
