<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polsek Padalarang Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Tercemarnya Sungai Cimeta</title><description>Ternyata karung-karung yang berisi zat warna merah yang mencemari Sungai Cimeta itu sudah</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta"/><item><title>Polsek Padalarang Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Tercemarnya Sungai Cimeta</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta</guid><pubDate>Selasa 31 Mei 2022 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta-GVb8dVVK74.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pencemaran sungai/ Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/31/337/2603411/polsek-padalarang-periksa-tiga-saksi-dalam-kasus-tercemarnya-sungai-cimeta-GVb8dVVK74.jpg</image><title>Ilustrasi pencemaran sungai/ Foto: Okezone</title></images><description>BANDUNG BARAT - Polisi terus mendalami kasus pencemaran air Sungai Cimeta yang terjadi di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (30/5/2022).

Sejumlah saksi dari warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut sudah dimintai keterangan. Termasuk sampel karung berisi zat pewarna yang diduga menjadi penyebab air sungai berwarna merah darah juga sudah diamankan.

BACA JUGA:Kabar Baik Pencarian Eril, Kondisi Sungai Aare Cukup Jernih Hari Ini


&quot;Ada tiga saksi yang kami sudah mintai keterangan dan satu karung plastik berisi zat kimia pewarna sudah dibawa ke Polsek,&quot; ungkap Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan saat ditemui di Padalarang, Selasa (31/5/2022).

Terkait dari mana karung-karung tersebut, Darwan menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar terkait asal usul karung-karung tersebut. Pasalnya di sekitar Desa Tagogapu dan Cempakamekar tidak terdapat pabrik tekstil.

Menurutnya, berdasarkan penyelidikan di lapangan ternyata karung-karung yang berisi zat warna merah yang mencemari Sungai Cimeta itu sudah lebih dari setahun berada di pinggir sungai tersebut. Kemudian ada warga yang menjadikan karung itu sebagai tanggul untuk menahan luapan air.

BACA JUGA:Momen Haru Ridwan Kamil Temui Warga yang Selamatkan Nyawa Putrinya di Sungai Aare


&quot;Tadinya karung itu buat tanggul air penahan supaya tidak banjir ketika hujan besar. Namun orang itu sepertinya tidak mengira bahwa karung tersebut berisi zat pewarna, yang kena air langsung mencair hingga memerahkan Sungai Cimeta,&quot; tuturnya.

Lebih lanjut dirinya juga belum bisa memastikan zat kimia yang menyebabkan air menjadi berwarna merah tersebut karena masih dilakukan penelitian. &quot;Kandungan zat pewarnanya masih diuji, yang jelas perubahan warnanya hanya kemarin saja, sekarang air Sungai Cimeta sudah kembali normal,&quot; tandasnya.

BACA JUGA:6 Kesalahan yang Perlu Diperhatikan saat Berenang di Sungai Aare



Seperti diketahui, air Sungai Cimeta yang mengalir ke kawasan Desa Tagogapu dan Campakamekar, Kecamatan Padalarang, KBB, mendadak berubah menjadi merah darah, Senin (30/5/2022).

Perubahan warna terjadi sejak pagi hingga menjelang sore yang membuat masyarakat di sekitar bantaran sungai panik.</description><content:encoded>BANDUNG BARAT - Polisi terus mendalami kasus pencemaran air Sungai Cimeta yang terjadi di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (30/5/2022).

Sejumlah saksi dari warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut sudah dimintai keterangan. Termasuk sampel karung berisi zat pewarna yang diduga menjadi penyebab air sungai berwarna merah darah juga sudah diamankan.

BACA JUGA:Kabar Baik Pencarian Eril, Kondisi Sungai Aare Cukup Jernih Hari Ini


&quot;Ada tiga saksi yang kami sudah mintai keterangan dan satu karung plastik berisi zat kimia pewarna sudah dibawa ke Polsek,&quot; ungkap Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan saat ditemui di Padalarang, Selasa (31/5/2022).

Terkait dari mana karung-karung tersebut, Darwan menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar terkait asal usul karung-karung tersebut. Pasalnya di sekitar Desa Tagogapu dan Cempakamekar tidak terdapat pabrik tekstil.

Menurutnya, berdasarkan penyelidikan di lapangan ternyata karung-karung yang berisi zat warna merah yang mencemari Sungai Cimeta itu sudah lebih dari setahun berada di pinggir sungai tersebut. Kemudian ada warga yang menjadikan karung itu sebagai tanggul untuk menahan luapan air.

BACA JUGA:Momen Haru Ridwan Kamil Temui Warga yang Selamatkan Nyawa Putrinya di Sungai Aare


&quot;Tadinya karung itu buat tanggul air penahan supaya tidak banjir ketika hujan besar. Namun orang itu sepertinya tidak mengira bahwa karung tersebut berisi zat pewarna, yang kena air langsung mencair hingga memerahkan Sungai Cimeta,&quot; tuturnya.

Lebih lanjut dirinya juga belum bisa memastikan zat kimia yang menyebabkan air menjadi berwarna merah tersebut karena masih dilakukan penelitian. &quot;Kandungan zat pewarnanya masih diuji, yang jelas perubahan warnanya hanya kemarin saja, sekarang air Sungai Cimeta sudah kembali normal,&quot; tandasnya.

BACA JUGA:6 Kesalahan yang Perlu Diperhatikan saat Berenang di Sungai Aare



Seperti diketahui, air Sungai Cimeta yang mengalir ke kawasan Desa Tagogapu dan Campakamekar, Kecamatan Padalarang, KBB, mendadak berubah menjadi merah darah, Senin (30/5/2022).

Perubahan warna terjadi sejak pagi hingga menjelang sore yang membuat masyarakat di sekitar bantaran sungai panik.</content:encoded></item></channel></rss>
