<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Minta Event Olahraga Tak Gunakan Sponsor Minuman Keras</title><description>MUI meminta event olahraga agar tidak menjadikan minuman keras sebagai sponsor.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras"/><item><title>MUI Minta Event Olahraga Tak Gunakan Sponsor Minuman Keras</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras</guid><pubDate>Selasa 31 Mei 2022 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras-1BqcCJpk4C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam. (MNC Portal/Widya Michella)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/31/338/2603326/mui-minta-event-olahraga-tak-gunakan-sponsor-minuman-keras-1BqcCJpk4C.jpg</image><title>Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam. (MNC Portal/Widya Michella)</title></images><description>JAKARTA - Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengimbau event olahraga yang digelar di Indonesia tidak menggunakan sponsor produsen minuman keras. Hal itu karena minuman keras adalah salah satu dari khamr harus dijauhi umat Islam.

&quot;Kita dari awal melihat bahwa khamr itu minuman keras induk dari keburukan. Makanya kita diminta untuk menjauhi kemudian tidak dekat-dekat termasuk di dalamnya adalah untuk kepentingan sponsorship, apalagi sponsorship untuk event olahraga,&quot; kata Asrorun saat ditemui wartawan di Kantor MUI Jakarta, Selasa,(31/05/2022).

Niam menyampaikan dalam ajaran agama mendakwahkan sebuah kemaksiatan ialah terlarang. Bahkan dalam event olahraga yang mendorong kesehatan seharusnya dapat mencerminkan budaya hidup sehat.

&quot;Bagaimana mungkin olahraga yang mengajarkan dan juga mendorong kesehatan kemudian didukung produk yang bertentangan dengan semangat kesehatan,&quot; kata dia.

Sebagaimana diketahui, Formula E telah menjalin kerja sama dengan sponsor bir ternama sejak 2019. Sponsor itu tetap dibawa mereka hingga balapan di Jakarta yang merupakan pertama dalam sejarah.

BACA JUGA:H-4 Ajang Formula E Jakarta, Anies: Sampai Jumpa di Sirkuit!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, adanya sponsor bir membuat Formula E Jakarta 2022, yang akan berlangsung pada 3 dan 4 Juni, sempat menuai kontroversi. Sejumlah masyarakat menentang ada produk minuman keras yang ikut promosi selama ajang ini berlangsung.


Hal itu pun langsung direspons pihak sponsor dan panitia dengan tidak menampilkan logo produk tersebut di sirkuit. Promosi itu digantikan dengan slogan, &amp;ldquo;When you drive, never drink&amp;rdquo;.

Perubahan ini ditanggapi santai oleh Bos Formula E, Jamie Reigle. Sebab, pernah terjadi juga pada beberapa balapan, seperti di Arab Saudi.

&quot;Tak masalah mengenai itu (aturan alkohol di Indonesia). Kami menghormati dan menjamin tak ada aktivitas berkaitan produk alkohol di sirkuit,&amp;rdquo; ucap Reigle dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/5/2022).
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengimbau event olahraga yang digelar di Indonesia tidak menggunakan sponsor produsen minuman keras. Hal itu karena minuman keras adalah salah satu dari khamr harus dijauhi umat Islam.

&quot;Kita dari awal melihat bahwa khamr itu minuman keras induk dari keburukan. Makanya kita diminta untuk menjauhi kemudian tidak dekat-dekat termasuk di dalamnya adalah untuk kepentingan sponsorship, apalagi sponsorship untuk event olahraga,&quot; kata Asrorun saat ditemui wartawan di Kantor MUI Jakarta, Selasa,(31/05/2022).

Niam menyampaikan dalam ajaran agama mendakwahkan sebuah kemaksiatan ialah terlarang. Bahkan dalam event olahraga yang mendorong kesehatan seharusnya dapat mencerminkan budaya hidup sehat.

&quot;Bagaimana mungkin olahraga yang mengajarkan dan juga mendorong kesehatan kemudian didukung produk yang bertentangan dengan semangat kesehatan,&quot; kata dia.

Sebagaimana diketahui, Formula E telah menjalin kerja sama dengan sponsor bir ternama sejak 2019. Sponsor itu tetap dibawa mereka hingga balapan di Jakarta yang merupakan pertama dalam sejarah.

BACA JUGA:H-4 Ajang Formula E Jakarta, Anies: Sampai Jumpa di Sirkuit!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, adanya sponsor bir membuat Formula E Jakarta 2022, yang akan berlangsung pada 3 dan 4 Juni, sempat menuai kontroversi. Sejumlah masyarakat menentang ada produk minuman keras yang ikut promosi selama ajang ini berlangsung.


Hal itu pun langsung direspons pihak sponsor dan panitia dengan tidak menampilkan logo produk tersebut di sirkuit. Promosi itu digantikan dengan slogan, &amp;ldquo;When you drive, never drink&amp;rdquo;.

Perubahan ini ditanggapi santai oleh Bos Formula E, Jamie Reigle. Sebab, pernah terjadi juga pada beberapa balapan, seperti di Arab Saudi.

&quot;Tak masalah mengenai itu (aturan alkohol di Indonesia). Kami menghormati dan menjamin tak ada aktivitas berkaitan produk alkohol di sirkuit,&amp;rdquo; ucap Reigle dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/5/2022).
</content:encoded></item></channel></rss>
