<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ukraina Identifikasi 600 Lebih Warga Rusia yang Diduga Penjahat Perang</title><description>Menurut Ukraina, dari jumlah tersebut, 80 di antaranya telah mulai diadili.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang"/><item><title>Ukraina Identifikasi 600 Lebih Warga Rusia yang Diduga Penjahat Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang</guid><pubDate>Rabu 01 Juni 2022 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang-4wsmzmmWbS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/01/18/2603624/ukraina-identifikasi-600-lebih-warga-rusia-yang-diduga-penjahat-perang-4wsmzmmWbS.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>DEN HAAG - Ukraina telah mengidentifikasi lebih dari 600 warga Rusia yang disangka melakukan kejahatan perang, dan sekira 80 di antaranya telah mulai diadili, kata Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova, Selasa (31/5/2022).
Daftar tersangka itu mencakup &quot;petinggi militer, politikus dan agen propaganda Rusia&quot;, katanya dalam konferensi pers di Den Haag, Belanda.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Benih-Benih Tanaman Ukraina Terancam Punah Akibat Perang

Venediktova mengatakan Estonia, Latvia, dan Slovakia telah memutuskan untuk bergabung dengan tim investigasi internasional di Ukraina.
Tim tersebut awalnya dibentuk oleh Ukraina, Lithuania, dan Polandia pada Maret untuk melakukan pertukaran informasi dan investigasi atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tentara Rusia Dipenjara Seumur Hidup Atas Kejahatan Perang di Ukraina

Mereka bekerja bersama Mahkamah Pidana Internasional (ICC), yang memulai penyelidikan atas dugaan kejahatan perang di Ukraina pada awal Maret.
Jaksa ICC Karim Khan telah mengerahkan tim beranggotakan 42 penyidik, pakar forensik, dan personel pendukung ke Ukraina.Dia mengatakan pada Selasa bahwa ICC sedang mengusahakan pembukaan kantor di Kiev untuk mendukung penyelidikan.
Venediktova mengatakan dukungan internasional sangat penting bagi Ukraina untuk menyelidiki semua kemungkinan kejahatan perang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8yNS8xLzE0ODQyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kita harus mengumpulkan dan melindungi semua hal dengan cara yang benar. Bukti-bukti harus bisa diterima di pengadilan mana pun,&quot; katanya.
Rusia membantah telah menarget warga sipil ataupun terlibat dalam kejahatan perang selama melancarkan agresi, yang mereka sebut sebagai &quot;operasi militer khusus&quot; di Ukraina.
</description><content:encoded>DEN HAAG - Ukraina telah mengidentifikasi lebih dari 600 warga Rusia yang disangka melakukan kejahatan perang, dan sekira 80 di antaranya telah mulai diadili, kata Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova, Selasa (31/5/2022).
Daftar tersangka itu mencakup &quot;petinggi militer, politikus dan agen propaganda Rusia&quot;, katanya dalam konferensi pers di Den Haag, Belanda.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Benih-Benih Tanaman Ukraina Terancam Punah Akibat Perang

Venediktova mengatakan Estonia, Latvia, dan Slovakia telah memutuskan untuk bergabung dengan tim investigasi internasional di Ukraina.
Tim tersebut awalnya dibentuk oleh Ukraina, Lithuania, dan Polandia pada Maret untuk melakukan pertukaran informasi dan investigasi atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tentara Rusia Dipenjara Seumur Hidup Atas Kejahatan Perang di Ukraina

Mereka bekerja bersama Mahkamah Pidana Internasional (ICC), yang memulai penyelidikan atas dugaan kejahatan perang di Ukraina pada awal Maret.
Jaksa ICC Karim Khan telah mengerahkan tim beranggotakan 42 penyidik, pakar forensik, dan personel pendukung ke Ukraina.Dia mengatakan pada Selasa bahwa ICC sedang mengusahakan pembukaan kantor di Kiev untuk mendukung penyelidikan.
Venediktova mengatakan dukungan internasional sangat penting bagi Ukraina untuk menyelidiki semua kemungkinan kejahatan perang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8yNS8xLzE0ODQyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kita harus mengumpulkan dan melindungi semua hal dengan cara yang benar. Bukti-bukti harus bisa diterima di pengadilan mana pun,&quot; katanya.
Rusia membantah telah menarget warga sipil ataupun terlibat dalam kejahatan perang selama melancarkan agresi, yang mereka sebut sebagai &quot;operasi militer khusus&quot; di Ukraina.
</content:encoded></item></channel></rss>
