<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jual Produk ke Pasar Global Melalui Jalur Laut, Pelaku UMKM Wajib Tahu Hal ini</title><description>Selain harus mencari ongkos yang lebih murah, pengiriman produk juga wajib memenuhi standar keamanan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini"/><item><title>Jual Produk ke Pasar Global Melalui Jalur Laut, Pelaku UMKM Wajib Tahu Hal ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini</guid><pubDate>Kamis 02 Juni 2022 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini-bDYzA8JUFV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antonius Rianto/ Foto: Yohannes Tobing</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/02/337/2604590/jual-produk-ke-pasar-global-melalui-jalur-laut-pelaku-umkm-wajib-tahu-hal-ini-bDYzA8JUFV.jpg</image><title>Antonius Rianto/ Foto: Yohannes Tobing</title></images><description>



JAKARTA - Pengiriman barang ke pasar lokal di tanah air maupun mancanegara menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Selain harus mencari ongkos yang lebih murah, pengiriman produk juga wajib memenuhi standar keamanan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan pelaku UMKM dalam mendapatkan pengiriman produk yang baik.

BACA JUGA:Sandiaga Uno dan Menkominfo Singapura Bahas Konektivitas hingga Digitalisasi UMKM Ekraf


Direktur Utama PT Bintang Bahari Sejati sekaligus Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Utara, Capt. Antonius Riyanto Saputro mengatakan, pengiriman jalur laut masih menjadi pilihan tepat bagi pelaku usaha.

Menurut pria yang akrab disapa Anton ini, para pengusaha pada umumnya selalu menghitung soal beban biaya dari pengiriman barang, sembari memaksimalkan keuntungan.

&quot;Kalau orang bisnis kita menghitung dari sisi biaya, karena pingin untung. Itu tentatif kita bisa hitung. Cuma biasanya kenapa para konsumen ini lebih memiliki jalur laut, karena  jalur laut itu lebih safety dan murah,&quot; katanya dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (2/6/2022).

Menurutnya, pengiriman dengan kapal lebih murah karena pengiriman melalui kapal itu menggunakan peti kemas. Di sisi lain juga lebih aman, karena barang yang masuk peti kemas dipasang secara baik.





&quot;Otomatis aman dan terlindungi. Jadi barang aman dan tepat waktu sampai tujuan,&quot; Sambungnya.

Untuk mendapatkan pelayanan atau pengiriman barang melalui jalur laut yang lebih aman dan murah ini, Anton meminta kepada seluruh calon pengirim maupun pelaku UMKM untuk mengetahui syarat maupun kebijakan yang ada.

Menurutnya banyak yang belum mengetahui soal pengiriman barang maupun soal transportasi laut. Terkhususnya UMKM yang skala kecil. Sehingga punya keterbatasan pengalaman untuk mengirim.


BACA JUGA:Dukung UMKM Go Digital, RI Siapkan Perlindungan dari Serangan Siber


&quot;Karena bagi konsumen buta hal itu, maka pemahaman soal aturan dan syarat pengiriman barang menjadi tugasnya eksportir. Pemahaman dan pengetahuan itulah yang harus diberikan calon shipernya,&quot; Pungkasnya.






</description><content:encoded>



JAKARTA - Pengiriman barang ke pasar lokal di tanah air maupun mancanegara menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Selain harus mencari ongkos yang lebih murah, pengiriman produk juga wajib memenuhi standar keamanan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan pelaku UMKM dalam mendapatkan pengiriman produk yang baik.

BACA JUGA:Sandiaga Uno dan Menkominfo Singapura Bahas Konektivitas hingga Digitalisasi UMKM Ekraf


Direktur Utama PT Bintang Bahari Sejati sekaligus Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Utara, Capt. Antonius Riyanto Saputro mengatakan, pengiriman jalur laut masih menjadi pilihan tepat bagi pelaku usaha.

Menurut pria yang akrab disapa Anton ini, para pengusaha pada umumnya selalu menghitung soal beban biaya dari pengiriman barang, sembari memaksimalkan keuntungan.

&quot;Kalau orang bisnis kita menghitung dari sisi biaya, karena pingin untung. Itu tentatif kita bisa hitung. Cuma biasanya kenapa para konsumen ini lebih memiliki jalur laut, karena  jalur laut itu lebih safety dan murah,&quot; katanya dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (2/6/2022).

Menurutnya, pengiriman dengan kapal lebih murah karena pengiriman melalui kapal itu menggunakan peti kemas. Di sisi lain juga lebih aman, karena barang yang masuk peti kemas dipasang secara baik.





&quot;Otomatis aman dan terlindungi. Jadi barang aman dan tepat waktu sampai tujuan,&quot; Sambungnya.

Untuk mendapatkan pelayanan atau pengiriman barang melalui jalur laut yang lebih aman dan murah ini, Anton meminta kepada seluruh calon pengirim maupun pelaku UMKM untuk mengetahui syarat maupun kebijakan yang ada.

Menurutnya banyak yang belum mengetahui soal pengiriman barang maupun soal transportasi laut. Terkhususnya UMKM yang skala kecil. Sehingga punya keterbatasan pengalaman untuk mengirim.


BACA JUGA:Dukung UMKM Go Digital, RI Siapkan Perlindungan dari Serangan Siber


&quot;Karena bagi konsumen buta hal itu, maka pemahaman soal aturan dan syarat pengiriman barang menjadi tugasnya eksportir. Pemahaman dan pengetahuan itulah yang harus diberikan calon shipernya,&quot; Pungkasnya.






</content:encoded></item></channel></rss>
