<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketuban Pecah, Ibu di Bali Lahirkan Bayi di Pangkalan Ojek</title><description>Ni Komang Windriani (31) terpaksa melahirkan anak ketiganya setelah tidak kuat menahan kontraksi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek"/><item><title>Ketuban Pecah, Ibu di Bali Lahirkan Bayi di Pangkalan Ojek</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek</guid><pubDate>Jum'at 03 Juni 2022 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek-oE3CMDDNGd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana wanita tiba-tiba melahirkan/ Foto: Chusna Muhammad</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/03/244/2605167/ketuban-pecah-ibu-di-bali-lahirkan-bayi-di-pangkalan-ojek-oE3CMDDNGd.jpg</image><title>Suasana wanita tiba-tiba melahirkan/ Foto: Chusna Muhammad</title></images><description>
DENPASAR - Warga Desa Tukad Mungga, Buleleng, Bali, heboh. Hal itu menyusul adanya perempuan yang melahirkan bayinya di pangkalan ojek desa setempat.

Ni Komang Windriani (31), terpaksa melahirkan anak ketiganya setelah tidak kuat menahan kontraksi. &quot;Persalinan dibantu suaminya dan warga,&quot; kata Kepala Dinas Kesehatan Buleleng Sucipto, Jumat (3/6/2022).


BACA JUGA:Ibu Muda Baru Melahirkan Ditandu Seberangi Lahar Dingin Gunung Semeru Bikin Haru

Dia menjelaskan, awalnya Windriani merasakan sakit perut seperti tanda-tanda mau melahirkan di rumahnya Desa Anturan, Kamis (2/6/2022).

Dia kemudian diantar suaminya, Putu Adanyana (34), ke Puskesmas II Buleleng. Pasutri ini lalu mengendarai motor sejauh 6 kilometer untuk ke Puskesmas.

Setelah menjalani pemeriksaan, petugas Puskesmas mengatakan belum ada tanda terjadi bukaan. Pasutri ini lalu disarankan kembali pulang ke rumah.
Dalam perjalanan pulang, Windriani kembali merasakan sakit perut luar biasa. Setelah dicek, air ketuban sudah pecah disertai kontraksi. Adnyana kemudian menepi di pangkalan ojek. Begitu duduk, ternyata bayinya sudah mau keluar.



BACA JUGA:Sempat Dirawat, Bayi yang Ditemukan di Kebun Durian Akhirnya Meninggal Dunia

Adanyana lalu meminta bantuan warga untuk membantu persalinan dan menelpon rumah sakit. Dengan bantuan warga, Windriani akhirnya melahirkan bayi laki-laki di pangkalan ojek.

Beberapa waktu kemudian, datang petugas dan ambulan. Windriani dan bayinya lantas dievakuasi ke Puskesmas II Buleleng. &quot;Ibu dan bayinya semua sehat,&quot; ujar Sucipto.</description><content:encoded>
DENPASAR - Warga Desa Tukad Mungga, Buleleng, Bali, heboh. Hal itu menyusul adanya perempuan yang melahirkan bayinya di pangkalan ojek desa setempat.

Ni Komang Windriani (31), terpaksa melahirkan anak ketiganya setelah tidak kuat menahan kontraksi. &quot;Persalinan dibantu suaminya dan warga,&quot; kata Kepala Dinas Kesehatan Buleleng Sucipto, Jumat (3/6/2022).


BACA JUGA:Ibu Muda Baru Melahirkan Ditandu Seberangi Lahar Dingin Gunung Semeru Bikin Haru

Dia menjelaskan, awalnya Windriani merasakan sakit perut seperti tanda-tanda mau melahirkan di rumahnya Desa Anturan, Kamis (2/6/2022).

Dia kemudian diantar suaminya, Putu Adanyana (34), ke Puskesmas II Buleleng. Pasutri ini lalu mengendarai motor sejauh 6 kilometer untuk ke Puskesmas.

Setelah menjalani pemeriksaan, petugas Puskesmas mengatakan belum ada tanda terjadi bukaan. Pasutri ini lalu disarankan kembali pulang ke rumah.
Dalam perjalanan pulang, Windriani kembali merasakan sakit perut luar biasa. Setelah dicek, air ketuban sudah pecah disertai kontraksi. Adnyana kemudian menepi di pangkalan ojek. Begitu duduk, ternyata bayinya sudah mau keluar.



BACA JUGA:Sempat Dirawat, Bayi yang Ditemukan di Kebun Durian Akhirnya Meninggal Dunia

Adanyana lalu meminta bantuan warga untuk membantu persalinan dan menelpon rumah sakit. Dengan bantuan warga, Windriani akhirnya melahirkan bayi laki-laki di pangkalan ojek.

Beberapa waktu kemudian, datang petugas dan ambulan. Windriani dan bayinya lantas dievakuasi ke Puskesmas II Buleleng. &quot;Ibu dan bayinya semua sehat,&quot; ujar Sucipto.</content:encoded></item></channel></rss>
