<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Hari Terombang Ambing di Laut, 4 Korban KM Ladang Pertiwi Tiba di Bandara Makassar</title><description>Selama dua hari mengapung di lautan korban hanya bertahan menggunakan styrofoam dan tanpa makanan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar"/><item><title>Dua Hari Terombang Ambing di Laut, 4 Korban KM Ladang Pertiwi Tiba di Bandara Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar</guid><pubDate>Jum'at 03 Juni 2022 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Ruslan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar-4JQvwvJkQ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses evakuasi korban/ Foto: Udin Syahruddin</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/03/609/2605096/dua-hari-terombang-ambing-di-laut-4-korban-km-ladang-pertiwi-tiba-di-bandara-makassar-4JQvwvJkQ2.jpg</image><title>Proses evakuasi korban/ Foto: Udin Syahruddin</title></images><description>MAKASSAR - Empat korban selamat KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di Selat Makassar, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep pada Kamis lalu, akhirnya tiba di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.


Para korban selamat yang terdiri dari dua perempuan dan satu lelaki dewasa, serta seorang anak berusia 4 tahun ini, dievakuasi oleh sebuah kapal batubara yang melinta.

BACA JUGA:KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Polda Sulsel Sudah Tetapkan 2 Tersangka&amp;nbsp;


Keempat korban lalu dibawa ke pelabuhan Kota Banjar Baru, Kalimantan Selamat, yang merupakan rute tujuan kapal.

Masing&amp;ndash;masing korban bernama Suparman (49), Damra (35), Nurhasanah (34), dan Misbahul Hasan (9). Dua nama terakhir merupakan ibu dan anak, warga Kabupaten Pangkep, Sulsel.


&quot;Empat korban yang dievakuasi oleh kapal batubara ini sempat terombang ambing selama dua hari di tengah  laut,&quot; kata Sekretaris Dinsos Kab. Pangkep Askur Abu Bakar, Jumat (3/6/2022).


Selama dua hari mengapung di lautan korban hanya bertahan menggunakan styrofoam dan tanpa makanan. Untuk bertahan hidup mereka hanya meminum air laut, sehingga saat dievakuasi para korban ini mengalami kondisi dehidrasi parah.


BACA JUGA:Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Nelayan Tenggelam di Pantai Suak Damar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Keempat korban ini sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit umum Kota Banjar Baru.
</description><content:encoded>MAKASSAR - Empat korban selamat KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di Selat Makassar, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep pada Kamis lalu, akhirnya tiba di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.


Para korban selamat yang terdiri dari dua perempuan dan satu lelaki dewasa, serta seorang anak berusia 4 tahun ini, dievakuasi oleh sebuah kapal batubara yang melinta.

BACA JUGA:KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Polda Sulsel Sudah Tetapkan 2 Tersangka&amp;nbsp;


Keempat korban lalu dibawa ke pelabuhan Kota Banjar Baru, Kalimantan Selamat, yang merupakan rute tujuan kapal.

Masing&amp;ndash;masing korban bernama Suparman (49), Damra (35), Nurhasanah (34), dan Misbahul Hasan (9). Dua nama terakhir merupakan ibu dan anak, warga Kabupaten Pangkep, Sulsel.


&quot;Empat korban yang dievakuasi oleh kapal batubara ini sempat terombang ambing selama dua hari di tengah  laut,&quot; kata Sekretaris Dinsos Kab. Pangkep Askur Abu Bakar, Jumat (3/6/2022).


Selama dua hari mengapung di lautan korban hanya bertahan menggunakan styrofoam dan tanpa makanan. Untuk bertahan hidup mereka hanya meminum air laut, sehingga saat dievakuasi para korban ini mengalami kondisi dehidrasi parah.


BACA JUGA:Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Nelayan Tenggelam di Pantai Suak Damar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Keempat korban ini sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit umum Kota Banjar Baru.
</content:encoded></item></channel></rss>
