<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silatnas KIB, Zulhas Dorong Pilpres 2024 Ada 3 Pasangan Calon</title><description>&quot;Kita berharap di koalisi kita ini, kita berharap, kita mendorong agar sekurang-kurangnya ada 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon"/><item><title>Silatnas KIB, Zulhas Dorong Pilpres 2024 Ada 3 Pasangan Calon</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 22:58 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon-C9VCgY0i0j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/337/2605707/silatnas-kib-zulhas-dorong-pilpres-2024-ada-3-pasangan-calon-C9VCgY0i0j.jpg</image><title>Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Felldy Utama)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kembali mendorong agar pemilihan akan ada tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan tampil dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Zulhas pada saat memberikan sambutan di acara silaturahim nasional (Silatnas) tiga partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022) malam.

&quot;Kita berharap di koalisi kita ini, kita berharap, kita mendorong agar sekurang-kurangnya ada 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden,&quot; kata Zulhas dalam sambutannya.
BACA JUGA:Momen Petinggi Tiga Parpol KIB Bergandengan Tangan Saat Nyanyikan Bagimu Negeri&amp;nbsp;
Wakil Ketua MPR itu mengatakan, usulan ini didasari dengan adanya fenomena polarisasi atau keterbelahan di tengah masyarakat selama kurang lebih terjadi sedekade terakhir. Di mana, hal itu disebabkan dengan adanya kontestasi Pilpres.

&quot;Dulu kita 2004 Pilpres diikuti oleh 5 calon, Indonesia aman tidak ada soal. 2009, 3 calon, Indonesia aman tidak ada soal. 2014, dua pasang, 2019, dua pasang, nah itu mulai ada soal,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Siklus Politik 10 Tahun Terulang, Partai Perindo Pastikan Pilpres 2024 Bakal Tersaji Lebih Menarik &amp;amp; Berbeda&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kembali mendorong agar pemilihan akan ada tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan tampil dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Zulhas pada saat memberikan sambutan di acara silaturahim nasional (Silatnas) tiga partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022) malam.

&quot;Kita berharap di koalisi kita ini, kita berharap, kita mendorong agar sekurang-kurangnya ada 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden,&quot; kata Zulhas dalam sambutannya.
BACA JUGA:Momen Petinggi Tiga Parpol KIB Bergandengan Tangan Saat Nyanyikan Bagimu Negeri&amp;nbsp;
Wakil Ketua MPR itu mengatakan, usulan ini didasari dengan adanya fenomena polarisasi atau keterbelahan di tengah masyarakat selama kurang lebih terjadi sedekade terakhir. Di mana, hal itu disebabkan dengan adanya kontestasi Pilpres.

&quot;Dulu kita 2004 Pilpres diikuti oleh 5 calon, Indonesia aman tidak ada soal. 2009, 3 calon, Indonesia aman tidak ada soal. 2014, dua pasang, 2019, dua pasang, nah itu mulai ada soal,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Siklus Politik 10 Tahun Terulang, Partai Perindo Pastikan Pilpres 2024 Bakal Tersaji Lebih Menarik &amp;amp; Berbeda&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
