<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Pernikahan Walpri Pangdam Kasuari Berujung Maut, Berawal dari Joget Dangdut   </title><description>Resepsi pernikahan di kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu 4 Juni 2022</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut"/><item><title>4 Fakta Pernikahan Walpri Pangdam Kasuari Berujung Maut, Berawal dari Joget Dangdut   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2022 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut-C0boDVEHhI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/06/337/2606264/4-fakta-pernikahan-walpri-pangdam-kasuari-berujung-maut-berawal-dari-joget-dangdut-C0boDVEHhI.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>JAKARTA - Resepsi pernikahan di kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 23.45 Wit, menjadi acara berdarah usai adik dari mempelai perempuan yang bernama Rafael Irfan Balaweling (16) tewas tertembak.

Kejadian itu bermula setelah acara resepsi di kediaman Iptu Felix Balaweling yang baru saja menikahkan putri pertamanya, Agnestasia Saputri Balaweling, dengan anggota TNI AD yang juga Walpri Pangdam Kasuari, Sertu Aloisius Fesiliano Tulung Johanda.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terkait kasus tewasnya Rafael Irfan Balaweling, Senin (6/6/2022):

1. Joget Dangdut Saling Senggol
&amp;nbsp;
Saat acara pernikahan tersebut juga digelar hiburan dangdutan, sehingga masyarakat dan tamu undangan pun berjoget bersama. Di tengah asik berjoget bersama itu, aksi saling senggol tak bisa dihindarkan hingga terjadi keributan di lokasi.

2. Pengantin Pria Keluarkan Senpi

Saat keributan gegara saling senggol, mempelai pria Sertu Alusius Fesiliano Tulung Johanda pun mengeluarkan senpi berjenis G2 Combat kaliber 9x19 mm yang di arahkan ke atas. Lalu Sertu Yusuf Putra Adam Pratama Worabai menghalau tangan Sertu Alosius untuk mengarahkan senpi tersebut ke bawah, lalu terdengar letusan tembakan 1 kali.

3. Dua Korban, 1 Orang Tewas
&amp;nbsp;
Usai terdengar letusan tembakan satu kali, didapati Sertu Bayu tergeletak di depan panggung dengan luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Selain Sertu Bayu, juga didapati Rafael Ifan Balaweling tergeletak di teras rumah dengan luka tembak di bagian dada sebelah kiri.

Setelah kejadian ke 2 (Dua) korban dilarikan ke Puskesmas Prafi. Selanjutnya korban Rafael Ifan Balaweling dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Bayu yang mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dirujuk ke RSAL Manokwari.

4. Pengantin Pria Jadi Tersangka dan Ditahan

Kodam Kasuari bertindak cepat menangani kasus penembakan yang terjadi di acara resepsi pernikahan berdarah itu. Kapendam Kasuari, Kolonel Arah Hendra Pasireron membenarkan peristiwa tersebut. Terkait kasus tersebut, menurut Pasireron, pelaku langsung diamankan Pomdam Kasuari untuk diproses secara hukum.

&quot;Ya betul ada kejadian seperti yang sudah rekan-rekan ketahui. Untuk pelaku berinisial AFTJ sudah langsung diamankan oleh pihak Pomdam Kasuari. Proses hukum terhadap yang bersangkutan masih terus berlangsung,&quot; ujarnya.

Lanjutan Kapendam terkait proses hukum yang sedang berlangsung, pelaku akan dikenakan proses hukum militer.

&quot;Kan masih diperiksa ya, kita lihat perkembangan dari proses pemeriksaan itu. Jika terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran pasti otomatis akan ditindak sesuai hukum. Ya proses hukum Militer. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga sudah dilakukan,&quot; kata Mantan Dandim Sarmi itu.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi saat resepsi pernikahan yang digelar di kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 23.45 WIT.

Dalam peristiwa itu, satu orang tewas tertebak senjata api dan satu orang lagi mengalami luka tembak.

Dari informasi yang didapat MNC Portal Indonesia (MPI) di lapangan, penembakan tersebut terjadi di rumah seorang anggota polisi berinisial Iptu FB yang menggelar pesta resepsi pernikahan anaknya.

Iptu FB menikahkan putrinya dengan anggota TNI AD Sertu AFTJ. Pesta pernikahan tersebut digelar dengan hiburan dangdutan.

Saat acara hiburan Band Dangdut Revisa dimulai, anggota TNI AD dan warga berjoget bersama. Berjalanya waktu, terjadilah baku senggol antara pihak oknum anggota TNI AD dan warga.

Situasi makin memanas hingga terjadi keributan. Sertu AFTJ yang merupakan mempelai pria mengeluarkan senjata api (senpi) laras pendek jenis G2 Combat kaliber 9x19 mm yang diarahkan ke atas.

Melihat kejadian itu, Sertu YPAPW menghalau tangan Sertu AFTJ dengan tujuan mengarahkan ke arah bawah. Tiba-tiba terdengar letusan tembakan 1 kali.

Lalu Sertu B (26) tergeletak di depan panggung mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Selain Sertu B, juga di dapati korban RIB (16) tergeletak di teras rumah mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri.

Kedua korban dilarikan ke Puskesmas Prafi. Sesampainya di Puskesmas Prafi, korban RIB dinyatakan meninggal dunia oleh petugas Medis Puskesmas Prafi. Sedangkan korban atas nama Sertu B mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dirujuk ke RS AL Manokwari.

</description><content:encoded>JAKARTA - Resepsi pernikahan di kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 23.45 Wit, menjadi acara berdarah usai adik dari mempelai perempuan yang bernama Rafael Irfan Balaweling (16) tewas tertembak.

Kejadian itu bermula setelah acara resepsi di kediaman Iptu Felix Balaweling yang baru saja menikahkan putri pertamanya, Agnestasia Saputri Balaweling, dengan anggota TNI AD yang juga Walpri Pangdam Kasuari, Sertu Aloisius Fesiliano Tulung Johanda.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terkait kasus tewasnya Rafael Irfan Balaweling, Senin (6/6/2022):

1. Joget Dangdut Saling Senggol
&amp;nbsp;
Saat acara pernikahan tersebut juga digelar hiburan dangdutan, sehingga masyarakat dan tamu undangan pun berjoget bersama. Di tengah asik berjoget bersama itu, aksi saling senggol tak bisa dihindarkan hingga terjadi keributan di lokasi.

2. Pengantin Pria Keluarkan Senpi

Saat keributan gegara saling senggol, mempelai pria Sertu Alusius Fesiliano Tulung Johanda pun mengeluarkan senpi berjenis G2 Combat kaliber 9x19 mm yang di arahkan ke atas. Lalu Sertu Yusuf Putra Adam Pratama Worabai menghalau tangan Sertu Alosius untuk mengarahkan senpi tersebut ke bawah, lalu terdengar letusan tembakan 1 kali.

3. Dua Korban, 1 Orang Tewas
&amp;nbsp;
Usai terdengar letusan tembakan satu kali, didapati Sertu Bayu tergeletak di depan panggung dengan luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Selain Sertu Bayu, juga didapati Rafael Ifan Balaweling tergeletak di teras rumah dengan luka tembak di bagian dada sebelah kiri.

Setelah kejadian ke 2 (Dua) korban dilarikan ke Puskesmas Prafi. Selanjutnya korban Rafael Ifan Balaweling dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Bayu yang mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dirujuk ke RSAL Manokwari.

4. Pengantin Pria Jadi Tersangka dan Ditahan

Kodam Kasuari bertindak cepat menangani kasus penembakan yang terjadi di acara resepsi pernikahan berdarah itu. Kapendam Kasuari, Kolonel Arah Hendra Pasireron membenarkan peristiwa tersebut. Terkait kasus tersebut, menurut Pasireron, pelaku langsung diamankan Pomdam Kasuari untuk diproses secara hukum.

&quot;Ya betul ada kejadian seperti yang sudah rekan-rekan ketahui. Untuk pelaku berinisial AFTJ sudah langsung diamankan oleh pihak Pomdam Kasuari. Proses hukum terhadap yang bersangkutan masih terus berlangsung,&quot; ujarnya.

Lanjutan Kapendam terkait proses hukum yang sedang berlangsung, pelaku akan dikenakan proses hukum militer.

&quot;Kan masih diperiksa ya, kita lihat perkembangan dari proses pemeriksaan itu. Jika terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran pasti otomatis akan ditindak sesuai hukum. Ya proses hukum Militer. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga sudah dilakukan,&quot; kata Mantan Dandim Sarmi itu.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi saat resepsi pernikahan yang digelar di kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 23.45 WIT.

Dalam peristiwa itu, satu orang tewas tertebak senjata api dan satu orang lagi mengalami luka tembak.

Dari informasi yang didapat MNC Portal Indonesia (MPI) di lapangan, penembakan tersebut terjadi di rumah seorang anggota polisi berinisial Iptu FB yang menggelar pesta resepsi pernikahan anaknya.

Iptu FB menikahkan putrinya dengan anggota TNI AD Sertu AFTJ. Pesta pernikahan tersebut digelar dengan hiburan dangdutan.

Saat acara hiburan Band Dangdut Revisa dimulai, anggota TNI AD dan warga berjoget bersama. Berjalanya waktu, terjadilah baku senggol antara pihak oknum anggota TNI AD dan warga.

Situasi makin memanas hingga terjadi keributan. Sertu AFTJ yang merupakan mempelai pria mengeluarkan senjata api (senpi) laras pendek jenis G2 Combat kaliber 9x19 mm yang diarahkan ke atas.

Melihat kejadian itu, Sertu YPAPW menghalau tangan Sertu AFTJ dengan tujuan mengarahkan ke arah bawah. Tiba-tiba terdengar letusan tembakan 1 kali.

Lalu Sertu B (26) tergeletak di depan panggung mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Selain Sertu B, juga di dapati korban RIB (16) tergeletak di teras rumah mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri.

Kedua korban dilarikan ke Puskesmas Prafi. Sesampainya di Puskesmas Prafi, korban RIB dinyatakan meninggal dunia oleh petugas Medis Puskesmas Prafi. Sedangkan korban atas nama Sertu B mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dirujuk ke RS AL Manokwari.

</content:encoded></item></channel></rss>
