<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kak Seto Buka Suara Terkait Viral Remaja Cegat Truk: Memprihatinkan!</title><description>Diakui Kak Seto bahwa kejadian ini sudah terbilang memprihatinkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan"/><item><title>Kak Seto Buka Suara Terkait Viral Remaja Cegat Truk: Memprihatinkan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Nandha Aprilia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan-tBUdausPr5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerhati anak, Seto Mulyadi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/337/2607854/kak-seto-buka-suara-terkait-viral-remaja-cegat-truk-memprihatinkan-tBUdausPr5.jpg</image><title>Pemerhati anak, Seto Mulyadi (Foto: Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab disapa dengan sebutan Kak Seto buka suara terkait maraknya aksi anak cegat truk demi konten, dan bahkan hingga sampai merenggut nyawa.

Diakui Kak Seto bahwa kejadian ini sudah terbilang memprihatinkan. Dijelaskannya, peristiwa yang kerap kali terjadi ini dan menjelaskan bahwa komunikasi di dalam keluarga yang dirasa semakin berkurang.

&amp;ldquo;Artinya semua anak-anak ingin dapat perhatian. Anak-anak yang tidak dapat perhatian, dari temannya, lingkungannya, akhirnya bikin konten sedikit berbahaya. &quot;Yang wah wah dapet apresiasi&quot;,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).

BACA JUGA: Bocah yang Cegat Truk Kontainer untuk Konten Tempurung Kepalanya Pecah

Alhasil, karena tidak mendapatkan apresiasi dari keluarga, akhirnya rasa pujian itu hadir di ruang lingkup pertemanannya yang memuji aksi nekat yang marak sekali terjadi akhir-akhir ini.

&amp;ldquo;Nah ini (pujian) diperoleh di lingkungan sendiri dan teman temannya, seperti &quot;wah hebat bisa ditempat berbahaya&quot; yang di mana saat ini yang populer bisa menghentikam truk dan sebagainya,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dari peristiwa ini, selain peran orang tua dalam mendidik anak, peran serta warga sekitar tempat tinggal anak juga menjadi perhatian di mana dia meminta warga juga untuk berperan aktif.
&amp;ldquo;Itu juga semacam RT/RW berperan aktif misalnya menciptakan apa saja yang bisa membuat bangga anak remaja,&amp;rdquo; paparnya.

Tak hanya itu, Kak Seto menuturkan bahwa diusia remaja saat ini, energi dirasa sedang begitu tinggi-tingginya.

Maka dari itu, dia menuturkan peran pemerintah setempat juga menjadi begitu penting sebagai pemberi fasilitas untuk penyaluran dari energi tersebut

&amp;ldquo;Apapun itu (tempat penyaluran) pemuda dan olahraga. Kemudian sosial, kemudian pendidikan membuat lomba-lomba konten. Konten-konten yang tidak berbahaya,&amp;rdquo; paparnya.

</description><content:encoded>TANGERANG - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab disapa dengan sebutan Kak Seto buka suara terkait maraknya aksi anak cegat truk demi konten, dan bahkan hingga sampai merenggut nyawa.

Diakui Kak Seto bahwa kejadian ini sudah terbilang memprihatinkan. Dijelaskannya, peristiwa yang kerap kali terjadi ini dan menjelaskan bahwa komunikasi di dalam keluarga yang dirasa semakin berkurang.

&amp;ldquo;Artinya semua anak-anak ingin dapat perhatian. Anak-anak yang tidak dapat perhatian, dari temannya, lingkungannya, akhirnya bikin konten sedikit berbahaya. &quot;Yang wah wah dapet apresiasi&quot;,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).

BACA JUGA: Bocah yang Cegat Truk Kontainer untuk Konten Tempurung Kepalanya Pecah

Alhasil, karena tidak mendapatkan apresiasi dari keluarga, akhirnya rasa pujian itu hadir di ruang lingkup pertemanannya yang memuji aksi nekat yang marak sekali terjadi akhir-akhir ini.

&amp;ldquo;Nah ini (pujian) diperoleh di lingkungan sendiri dan teman temannya, seperti &quot;wah hebat bisa ditempat berbahaya&quot; yang di mana saat ini yang populer bisa menghentikam truk dan sebagainya,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dari peristiwa ini, selain peran orang tua dalam mendidik anak, peran serta warga sekitar tempat tinggal anak juga menjadi perhatian di mana dia meminta warga juga untuk berperan aktif.
&amp;ldquo;Itu juga semacam RT/RW berperan aktif misalnya menciptakan apa saja yang bisa membuat bangga anak remaja,&amp;rdquo; paparnya.

Tak hanya itu, Kak Seto menuturkan bahwa diusia remaja saat ini, energi dirasa sedang begitu tinggi-tingginya.

Maka dari itu, dia menuturkan peran pemerintah setempat juga menjadi begitu penting sebagai pemberi fasilitas untuk penyaluran dari energi tersebut

&amp;ldquo;Apapun itu (tempat penyaluran) pemuda dan olahraga. Kemudian sosial, kemudian pendidikan membuat lomba-lomba konten. Konten-konten yang tidak berbahaya,&amp;rdquo; paparnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
