<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transjakarta Uji Coba 3 Bus Listrik Rute Kampung Melayu-Tanah Abang</title><description>Transjakarta menguji coba 3 bus listrik rute Kampung Melayu-Tanah Abang.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang"/><item><title>Transjakarta Uji Coba 3 Bus Listrik Rute Kampung Melayu-Tanah Abang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang-AmecVpbomy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus listrik Transjakarta. (MNC Portal/Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/338/2607695/transjakarta-uji-coba-3-bus-listrik-rute-kampung-melayu-tanah-abang-AmecVpbomy.jpg</image><title>Bus listrik Transjakarta. (MNC Portal/Refi Sandi)</title></images><description>JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali menguji coba bus listrik dari tiga merek terbaru, yaitu Zhongtong, Skywell, dan Golden Dragon. Ketiga bus tersebut diujicobakan di jalur NonBus Rapid Transit (BRT) pada rute Kampung Melayu-Tanah Abang (5F) melalui Tebet yang belum pernah dilintasi bus listrik sebelumnya.

&quot;Transjakarta kembali melakukan uji coba ini adalah hal yang luar biasa uji cobanya yang biasanya dilaksanakan secara parsial per APM maka hari ini peluncurannya dilakukan sekaligus 3 APM dan tentu dengan adanya 3 APM melakukan uji coba,&quot; kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepada awak media di Pool Transjakarta, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (8/6/2022).

&quot;Kami berharap semakin banyak APM-APM (Agen Pemegang Merek) yang berpatisipasi merealisasikan program Jakarta dalam rangka mempercepat implementasi kendaraan listrik khususnya bus listrik berbahan baterai dan melengkapi apa yang saat ini sudah dioperasionalkan Transjakarta ada 30 bus,&quot; tuturnya.

Ia mengatakan, ketiga bus listrik yang diuji coba merupakan non-BRT melengkapi 2 rute yang ada.

&quot;Untuk saat ini yang dilakukan uji coba adalah non-BRT artinya rute uji cobanya sudah ditetapkan ini dari Kp Melayu-Tanah Abang melalui Tebet. Melengkapi 2 rute yang sudah operasional juga non-BRT dari Blok M - Senen 16 unit dan Tanah Abang - Blok M 11 unit yang dioperasionalkan,&quot; ucapnya.

Syafrin mengatakan, secara bertahap Transjakarta mengubah bus bertenaga fossil atau BBM dan BBG hingga 2030 mendatang seluruhnya bertenaga listrik. Ia menyebut, semua dikembalikan ke operator terkait pemilihan APM.

BACA JUGA:Intip Fitur Lengkap Bus Listrik TransJakarta, Diklaim Anti Banjir Harganya Capai Rp5 Miliar&amp;nbsp;

&quot;Tentu Jakarta telah menetapkan 2030 ditugaskan pada PT Transjakarta untuk bisa mereplacement seluruh yang fossil menjadi listrik secara bertahap polanya ada dua keseluruhannya dilaksanakan oleh operator ada eksisting dan juga bisa dilakukan pemilihan operator melalui penyedia operator baru kebutuhannya diprioritaskan kepada operator eksisting,&quot; ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta M Yana Aditya mengatakan terkait pendanaan akan dikembalikan ke operator masing-masing melalui proses lelang.

&quot;Baik untuk pendanaan ini kan semua dalam rangka uji coba jadi semua APM yang ada tiga mereka menyediakan kendaraan diuji coba selama 3 bulan apakah nanti kondisi sesuai dengan standar kita bagaimana dengan cuaca kita segala macam setelah itu baru masuk proses pengadaan pengadaannya dimana? Pengadaan dalam proses lelang yang nanti dipilih oleh operator. Jadi pendanaan dari operator begitu ya,&quot; ujar Yana.

Sebagai informasi, bus listrik yang sudah dioperasikan sebelumnya dilengkapi baterai kapasitas 324 kWh dan jangkauan maksimal 250 km per hari, sedangkan konsumsi daya maksimumnya 1,3 kWh per km. Bus ini juga punya pengisian daya model DC plug in.

Pengisian daya disebut dapat dilakukan overnight charging atau pengisian daya pada malam hari di depo setelah operasi selesai. Menurut Transjakarta durasi pengisian daya bus ini sekitar 1,5-2 jam.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali menguji coba bus listrik dari tiga merek terbaru, yaitu Zhongtong, Skywell, dan Golden Dragon. Ketiga bus tersebut diujicobakan di jalur NonBus Rapid Transit (BRT) pada rute Kampung Melayu-Tanah Abang (5F) melalui Tebet yang belum pernah dilintasi bus listrik sebelumnya.

&quot;Transjakarta kembali melakukan uji coba ini adalah hal yang luar biasa uji cobanya yang biasanya dilaksanakan secara parsial per APM maka hari ini peluncurannya dilakukan sekaligus 3 APM dan tentu dengan adanya 3 APM melakukan uji coba,&quot; kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepada awak media di Pool Transjakarta, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (8/6/2022).

&quot;Kami berharap semakin banyak APM-APM (Agen Pemegang Merek) yang berpatisipasi merealisasikan program Jakarta dalam rangka mempercepat implementasi kendaraan listrik khususnya bus listrik berbahan baterai dan melengkapi apa yang saat ini sudah dioperasionalkan Transjakarta ada 30 bus,&quot; tuturnya.

Ia mengatakan, ketiga bus listrik yang diuji coba merupakan non-BRT melengkapi 2 rute yang ada.

&quot;Untuk saat ini yang dilakukan uji coba adalah non-BRT artinya rute uji cobanya sudah ditetapkan ini dari Kp Melayu-Tanah Abang melalui Tebet. Melengkapi 2 rute yang sudah operasional juga non-BRT dari Blok M - Senen 16 unit dan Tanah Abang - Blok M 11 unit yang dioperasionalkan,&quot; ucapnya.

Syafrin mengatakan, secara bertahap Transjakarta mengubah bus bertenaga fossil atau BBM dan BBG hingga 2030 mendatang seluruhnya bertenaga listrik. Ia menyebut, semua dikembalikan ke operator terkait pemilihan APM.

BACA JUGA:Intip Fitur Lengkap Bus Listrik TransJakarta, Diklaim Anti Banjir Harganya Capai Rp5 Miliar&amp;nbsp;

&quot;Tentu Jakarta telah menetapkan 2030 ditugaskan pada PT Transjakarta untuk bisa mereplacement seluruh yang fossil menjadi listrik secara bertahap polanya ada dua keseluruhannya dilaksanakan oleh operator ada eksisting dan juga bisa dilakukan pemilihan operator melalui penyedia operator baru kebutuhannya diprioritaskan kepada operator eksisting,&quot; ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta M Yana Aditya mengatakan terkait pendanaan akan dikembalikan ke operator masing-masing melalui proses lelang.

&quot;Baik untuk pendanaan ini kan semua dalam rangka uji coba jadi semua APM yang ada tiga mereka menyediakan kendaraan diuji coba selama 3 bulan apakah nanti kondisi sesuai dengan standar kita bagaimana dengan cuaca kita segala macam setelah itu baru masuk proses pengadaan pengadaannya dimana? Pengadaan dalam proses lelang yang nanti dipilih oleh operator. Jadi pendanaan dari operator begitu ya,&quot; ujar Yana.

Sebagai informasi, bus listrik yang sudah dioperasikan sebelumnya dilengkapi baterai kapasitas 324 kWh dan jangkauan maksimal 250 km per hari, sedangkan konsumsi daya maksimumnya 1,3 kWh per km. Bus ini juga punya pengisian daya model DC plug in.

Pengisian daya disebut dapat dilakukan overnight charging atau pengisian daya pada malam hari di depo setelah operasi selesai. Menurut Transjakarta durasi pengisian daya bus ini sekitar 1,5-2 jam.
</content:encoded></item></channel></rss>
