<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Idap Lumpuh Layu, Kakak Beradik ini Butuh Bantuan Masyarakat</title><description>Polres OKI pun langsung memberikan santunan kepada keluarganya sekaligus membuka donasi melalui rekening orang tuanya</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat"/><item><title>Idap Lumpuh Layu, Kakak Beradik ini Butuh Bantuan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat</guid><pubDate>Kamis 09 Juni 2022 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>M Fitriadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat-HTwdTqHeXQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Aruts Sheva</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/09/610/2608516/idap-lumpuh-layu-kakak-beradik-ini-butuh-bantuan-masyarakat-HTwdTqHeXQ.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Aruts Sheva</title></images><description>SUMSEL - Dua kakak beradik, Marlina (33) dan Senen (26), warga Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah, Pulau Padang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, mengidap penyakit lumpuh layu sejak bayi.

Mendapati kabar tersebut, Polres OKI pun langsung memberikan santunan kepada keluarganya sekaligus membuka donasi melalui rekening orang tuanya.


BACA JUGA:3 Orang yang Cetak Rekor Jalan Kaki Terjauh, Salah Satunya Pernah Lumpuh&amp;nbsp;



Kedua kakak beradik ini hanya bisa berbaring. Penyakit lumpuh layu yang dideritanya merenggut masa depan keduanya. Mereka tidak bisa beraktivitas apapun kecuali dibantu oleh kedua orang tuanya.

Kondisinya pun kini sangat memprihatinkan, mereka tampak kurus sehingga benjolan-benjolan tulangnya kelihatan. Untuk berkomunikasi pun keduanya hanya menggunakan bahasa isyarat, termasuk saat meminta makan atau mau ke toilet.

Penyakit yang dideritanya ini diketahui sejak masih bayi berusia enam bulan. Saat itu keduanya mengalami demam panas dan kejang atau step. Karena memiliki dana terbatas untuk berobat keluarga hanya berobat semampunya saja.

&quot;Ekonomi keluarga hanya mengandalkan penghasilan dari bertani,&quot; kata Kasat Binmas Polres OKI, Iptu Bambang, Kamis (9/6/2022).


Sementara itu, kedua orang tua Marlina dan Senen ini tampak begitu tegar melihat kondisi anaknya. Mereka pun terus berharap ada pihak yang mau membantu.


BACA JUGA: Irfan Hakim Sakit Usai Ngemil Keripik Terpedas, Ini 3 Bahaya Makanan Pedas!

Adapun, PolresOKI membuka kanal donasi bagi warga yang ingin membantu proses pemulihan kedua kakak beradik ini. Bagi semua pihak yang ingin membantu dan menyisihkan rezekinya, bisa melalui rekening BRI: 5643-01-016144-50-2 atas Nama Hamdi, orang tuanya langsung.

</description><content:encoded>SUMSEL - Dua kakak beradik, Marlina (33) dan Senen (26), warga Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah, Pulau Padang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, mengidap penyakit lumpuh layu sejak bayi.

Mendapati kabar tersebut, Polres OKI pun langsung memberikan santunan kepada keluarganya sekaligus membuka donasi melalui rekening orang tuanya.


BACA JUGA:3 Orang yang Cetak Rekor Jalan Kaki Terjauh, Salah Satunya Pernah Lumpuh&amp;nbsp;



Kedua kakak beradik ini hanya bisa berbaring. Penyakit lumpuh layu yang dideritanya merenggut masa depan keduanya. Mereka tidak bisa beraktivitas apapun kecuali dibantu oleh kedua orang tuanya.

Kondisinya pun kini sangat memprihatinkan, mereka tampak kurus sehingga benjolan-benjolan tulangnya kelihatan. Untuk berkomunikasi pun keduanya hanya menggunakan bahasa isyarat, termasuk saat meminta makan atau mau ke toilet.

Penyakit yang dideritanya ini diketahui sejak masih bayi berusia enam bulan. Saat itu keduanya mengalami demam panas dan kejang atau step. Karena memiliki dana terbatas untuk berobat keluarga hanya berobat semampunya saja.

&quot;Ekonomi keluarga hanya mengandalkan penghasilan dari bertani,&quot; kata Kasat Binmas Polres OKI, Iptu Bambang, Kamis (9/6/2022).


Sementara itu, kedua orang tua Marlina dan Senen ini tampak begitu tegar melihat kondisi anaknya. Mereka pun terus berharap ada pihak yang mau membantu.


BACA JUGA: Irfan Hakim Sakit Usai Ngemil Keripik Terpedas, Ini 3 Bahaya Makanan Pedas!

Adapun, PolresOKI membuka kanal donasi bagi warga yang ingin membantu proses pemulihan kedua kakak beradik ini. Bagi semua pihak yang ingin membantu dan menyisihkan rezekinya, bisa melalui rekening BRI: 5643-01-016144-50-2 atas Nama Hamdi, orang tuanya langsung.

</content:encoded></item></channel></rss>
