<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Anak dari Orangtua yang Dibunuh 42 Tahun Lalu, Ditemukan Hidup dan Sehat </title><description>Para pejabat mengatakan sekte agama misterius mungkin bertanggung jawab atas kematian tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat"/><item><title>Kisah Anak dari Orangtua yang Dibunuh 42 Tahun Lalu, Ditemukan Hidup dan Sehat </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat-oxUG5akuKj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah anak dari orangtua yang dibunuh 42 tahun lalu, ditemukan hidup dan sehat (Foto: Handout)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/18/2609145/kisah-anak-dari-orangtua-yang-dibunuh-42-tahun-lalu-ditemukan-hidup-dan-sehat-oxUG5akuKj.jpg</image><title>Kisah anak dari orangtua yang dibunuh 42 tahun lalu, ditemukan hidup dan sehat (Foto: Handout)</title></images><description>TEXAS &amp;ndash; Jaksa Agung negara bagian Texas mengatakan anak dari kedua orangtua yang ditemukan terbunuh di Texas lebih dari 40 tahun lalu telah ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat.
&quot;Baby Holly&quot; Crouse, sekarang berusia 42 tahun, tidak ditemukan bersama orang tuanya di tempat kejadian perkara (TKP) pada 1981. Pasangan itu tidak diidentifikasi sampai 2021 ketika akhirnya menggunakan tes DNA.

Pada konferensi pers, pejabat Texas mengatakan mereka &quot;bersukacita&quot; bahwa dia aman, tetapi dua kasus pembunuhan tetap terbuka.

Para pejabat mengatakan sekte agama misterius mungkin bertanggung jawab atas kematian tersebut.
Kedua orangtua Tina Gail Linn Clouse dan Harold Dean Clouse Jr telah pindah dari Florida ke Texas tidak lama sebelum mereka ditemukan terbunuh di hutan di Houston.
Baca juga:&amp;nbsp;Penembakan di SD Texas, Suami dari Guru Korban Tembakan Meninggal Akibat Terlalu Berduka
Baru tahun lalu mereka diidentifikasi secara positif dengan bantuan Identifiers International, Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi serta  polisi di Texas, Florida, dan Arizona.
Baca juga:&amp;nbsp;Pelaku Penembakan di SD Texas Sempat Jadi Korban Bully, Dihina Karena Keluarganya Miskin
Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (8/6/2022), Cold Case and Missing Persons Unit yang baru dibentuk jaksa agung Texas mengumumkan bahwa Holly telah ditemukan setelah 42 tahun.
Holly sekarang tinggal di Oklahoma, dan merupakan ibu dari lima anak. Rincian lebih lanjut tidak dirilis untuk melindungi privasinya.Dia pertama kali mengetahui identitasnya ketika dia dikunjungi di tempat kerjanya oleh polisi pada Selasa (7/6/2022) - pada hari ulang tahun ayahnya yang ke-63 tahun.

Melalui pernyataan yang dirilis para pejabat, sang nenek menyebut berita itu sebagai &quot;hadiah ulang tahun dari surga&quot;.

Holly diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Florida dalam beberapa hari mendatang untuk bertemu kembali dengan anggota keluarga besar.

Sementara itu, berbicara kepada wartawan pada Kamis (9/6/2022), Asisten Jaksa Agung Texas Pertama Brent Webster mengatakan saat pembunuhan terjadi, gadis itu dibawa ke sebuah gereja di Arizona oleh dua wanita.



Dia mengatakan bahwa orang tua asuh yang membesarkan Holly tidak dicurigai berperan dalam pembunuhan tersebut.



&quot;Dua wanita yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota kelompok agama nomaden membawa Holly ke gereja,&quot; katanya.



&quot;Mereka mengenakan jubah putih dan mereka bertelanjang kaki,&amp;rdquo; lanjutnya.

Webster mengatakan para anggota kelompok agama tersebut mengatakan mereka percaya pada pemisahan pria dan wanita, vegetarianisme dan menghindari barang-barang kulit.
Mereka juga mengatakan bahwa mereka sebelumnya telah meninggalkan bayi lain di binatu.



Webster menambahkan bahwa seorang wanita yang menyebut dirinya &quot;saudara perempuan Susan&quot; menghubungi keluarga kedua korban pada 1980 atau 1981, mengatakan pasangan itu telah bergabung dengan kelompok dan menyerahkan semua harta benda mereka. Mereka menawarkan untuk menjual mobil pasangan itu.







Keluarga tersebut bertemu dengan anggota kelompok di arena pacuan kuda Daytona di Florida, lalu mereka mengkonfirmasi bahwa mobil itu milik ibu Harold Dean Crouse.







Tiga anggota kelompok itu dibawa ke tahanan polisi, tetapi sejauh ini penyelidik belum berhasil menemukan laporan penangkapan.







Anggota kelompok itu diperkirakan telah melakukan perjalanan ke seluruh barat daya Amerika Serikat (AS) selama tahun 1980-an. Beberapa wanita yang sesuai dengan deskripsi anggota kelompok terlihat mengemis makanan di Yuma, Arizona.



Siapa pun yang memiliki informasi terkait dengan penghilangan atau pembunuhan pasangan itu diminta untuk menghubungi petugas kasus dingin di kantor jaksa agung Texas.







</description><content:encoded>TEXAS &amp;ndash; Jaksa Agung negara bagian Texas mengatakan anak dari kedua orangtua yang ditemukan terbunuh di Texas lebih dari 40 tahun lalu telah ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat.
&quot;Baby Holly&quot; Crouse, sekarang berusia 42 tahun, tidak ditemukan bersama orang tuanya di tempat kejadian perkara (TKP) pada 1981. Pasangan itu tidak diidentifikasi sampai 2021 ketika akhirnya menggunakan tes DNA.

Pada konferensi pers, pejabat Texas mengatakan mereka &quot;bersukacita&quot; bahwa dia aman, tetapi dua kasus pembunuhan tetap terbuka.

Para pejabat mengatakan sekte agama misterius mungkin bertanggung jawab atas kematian tersebut.
Kedua orangtua Tina Gail Linn Clouse dan Harold Dean Clouse Jr telah pindah dari Florida ke Texas tidak lama sebelum mereka ditemukan terbunuh di hutan di Houston.
Baca juga:&amp;nbsp;Penembakan di SD Texas, Suami dari Guru Korban Tembakan Meninggal Akibat Terlalu Berduka
Baru tahun lalu mereka diidentifikasi secara positif dengan bantuan Identifiers International, Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi serta  polisi di Texas, Florida, dan Arizona.
Baca juga:&amp;nbsp;Pelaku Penembakan di SD Texas Sempat Jadi Korban Bully, Dihina Karena Keluarganya Miskin
Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (8/6/2022), Cold Case and Missing Persons Unit yang baru dibentuk jaksa agung Texas mengumumkan bahwa Holly telah ditemukan setelah 42 tahun.
Holly sekarang tinggal di Oklahoma, dan merupakan ibu dari lima anak. Rincian lebih lanjut tidak dirilis untuk melindungi privasinya.Dia pertama kali mengetahui identitasnya ketika dia dikunjungi di tempat kerjanya oleh polisi pada Selasa (7/6/2022) - pada hari ulang tahun ayahnya yang ke-63 tahun.

Melalui pernyataan yang dirilis para pejabat, sang nenek menyebut berita itu sebagai &quot;hadiah ulang tahun dari surga&quot;.

Holly diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Florida dalam beberapa hari mendatang untuk bertemu kembali dengan anggota keluarga besar.

Sementara itu, berbicara kepada wartawan pada Kamis (9/6/2022), Asisten Jaksa Agung Texas Pertama Brent Webster mengatakan saat pembunuhan terjadi, gadis itu dibawa ke sebuah gereja di Arizona oleh dua wanita.



Dia mengatakan bahwa orang tua asuh yang membesarkan Holly tidak dicurigai berperan dalam pembunuhan tersebut.



&quot;Dua wanita yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota kelompok agama nomaden membawa Holly ke gereja,&quot; katanya.



&quot;Mereka mengenakan jubah putih dan mereka bertelanjang kaki,&amp;rdquo; lanjutnya.

Webster mengatakan para anggota kelompok agama tersebut mengatakan mereka percaya pada pemisahan pria dan wanita, vegetarianisme dan menghindari barang-barang kulit.
Mereka juga mengatakan bahwa mereka sebelumnya telah meninggalkan bayi lain di binatu.



Webster menambahkan bahwa seorang wanita yang menyebut dirinya &quot;saudara perempuan Susan&quot; menghubungi keluarga kedua korban pada 1980 atau 1981, mengatakan pasangan itu telah bergabung dengan kelompok dan menyerahkan semua harta benda mereka. Mereka menawarkan untuk menjual mobil pasangan itu.







Keluarga tersebut bertemu dengan anggota kelompok di arena pacuan kuda Daytona di Florida, lalu mereka mengkonfirmasi bahwa mobil itu milik ibu Harold Dean Crouse.







Tiga anggota kelompok itu dibawa ke tahanan polisi, tetapi sejauh ini penyelidik belum berhasil menemukan laporan penangkapan.







Anggota kelompok itu diperkirakan telah melakukan perjalanan ke seluruh barat daya Amerika Serikat (AS) selama tahun 1980-an. Beberapa wanita yang sesuai dengan deskripsi anggota kelompok terlihat mengemis makanan di Yuma, Arizona.



Siapa pun yang memiliki informasi terkait dengan penghilangan atau pembunuhan pasangan itu diminta untuk menghubungi petugas kasus dingin di kantor jaksa agung Texas.







</content:encoded></item></channel></rss>
