<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Satgas Covid-19: Sudah WFO 100 Persen</title><description>&quot;Anak sekolah sudah full dan pekerja sudah WFO 100 persen dan mereka berinteraksi di perjalanan,&quot; kata Alexander saat dihubungi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen"/><item><title>Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Satgas Covid-19: Sudah WFO 100 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen-X1Uks3ds4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/337/2609467/kasus-covid-19-kembali-melonjak-satgas-covid-19-sudah-wfo-100-persen-X1Uks3ds4S.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia kembali bertambah dalam beberapa hari terakhir. Pada hari ini, Jumat (10/6/2022), kasus bertambah 627 kasus.
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan kasus Covid-19.
Pertama, mobilitas masyarakat yang semakin meningkat akibat pelonggaran prokes pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di level 1 dan 2.
&quot;Anak sekolah sudah full dan pekerja sudah WFO 100 persen dan mereka berinteraksi di perjalanan,&quot; kata Alexander saat dihubungi.
Selanjutnya, pencapaian vaksinasi ketiga atau booster baik akselerasi dan akses tidak secepat sewaktu vaksinasi 1 dan 2 khusus nya pada populasi rentan.
Baca juga:&amp;nbsp;Angka Covid-19 Naik 627 Sehari, Menkes Ingatkan Kembali Pentingnya Vaksin Booster
&quot;Kemudian (jenis varian) Omicron sepanjang masing ditularkan dan penularan maka tetap berpotensi terjadi mutasi. Lab virologi di Jakarta dan daerah tidak semuanya punya kemampuan untuk mendeteksi jenis mutasi,&quot; tuturnya.
Karena itu, lanjut dia, pemerintah diminta untuk tidak terburu-buru mencabut status pandemi menjadi endemi. Di mana untuk mencabut status tersebut, pemerintah harus mengamati sinyal virologi dan signal epidemiologi pada enam bulan ke depan.
Baca juga:&amp;nbsp;Tingkat Kesembuhan Covid-19 Hari Ini Bertambah 344 orang, Trennya Terus Meningkat
&quot;Apakah (setelah 6 bulan itu) benar-benar terkendali atau ada penularan seperti gunung es,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia kembali bertambah dalam beberapa hari terakhir. Pada hari ini, Jumat (10/6/2022), kasus bertambah 627 kasus.
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan kasus Covid-19.
Pertama, mobilitas masyarakat yang semakin meningkat akibat pelonggaran prokes pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di level 1 dan 2.
&quot;Anak sekolah sudah full dan pekerja sudah WFO 100 persen dan mereka berinteraksi di perjalanan,&quot; kata Alexander saat dihubungi.
Selanjutnya, pencapaian vaksinasi ketiga atau booster baik akselerasi dan akses tidak secepat sewaktu vaksinasi 1 dan 2 khusus nya pada populasi rentan.
Baca juga:&amp;nbsp;Angka Covid-19 Naik 627 Sehari, Menkes Ingatkan Kembali Pentingnya Vaksin Booster
&quot;Kemudian (jenis varian) Omicron sepanjang masing ditularkan dan penularan maka tetap berpotensi terjadi mutasi. Lab virologi di Jakarta dan daerah tidak semuanya punya kemampuan untuk mendeteksi jenis mutasi,&quot; tuturnya.
Karena itu, lanjut dia, pemerintah diminta untuk tidak terburu-buru mencabut status pandemi menjadi endemi. Di mana untuk mencabut status tersebut, pemerintah harus mengamati sinyal virologi dan signal epidemiologi pada enam bulan ke depan.
Baca juga:&amp;nbsp;Tingkat Kesembuhan Covid-19 Hari Ini Bertambah 344 orang, Trennya Terus Meningkat
&quot;Apakah (setelah 6 bulan itu) benar-benar terkendali atau ada penularan seperti gunung es,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
