<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Pandemi Belum Rampung Ditambah Perang Ukraina</title><description>Semua negara dipusingkan dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina"/><item><title>Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Pandemi Belum Rampung Ditambah Perang Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina-EMQuTp7nt7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/337/2609486/jokowi-semua-kepala-negara-pusing-pandemi-belum-rampung-ditambah-perang-ukraina-EMQuTp7nt7.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini semua negara  memiliki masalah yang sama. Semua negara dipusingkan dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.
&quot;Kita ini sekarang sudah betul-betul semua kepala negara saya pastikan pusing semuanya urusan pemulihan ekonomi karena pandemi belum selesai, belum rampung. Ditambah lagi perang di Ukraina,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya pada HUT 50 HIPMI yang disiarkan YouTube HIPMI TV, Jumat (10/6/2022).
Jokowi menjelaskan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi saat ini sudah diturunkan oleh bank dunia utamanya di negara-negara berkembang. Dari yang sebelumnya 6,6 persen proyeksi di 2022 diturunkan menjadi 3,4 persen.
&quot;Anjlok betul, dan kita alhamdulilah di kuartal pertama kemarin masih bisa tumbuh 5,01 persen. gak ada negara G20 itu yang tumbuh 5,01, hati-hati juga ini yang menjadi momok semua negara sekarang ini adalah inflasi, jadi momok semua negara,&quot; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Capai 5,01%, Presiden Jokowi Minta Tetap Waspada
Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini beberapa negara tengah mengalami inflasi. Dirinya memperkirakan adanya 60 negara yang akan mengalami kesulitan jika gagal dalam mengatasi masalah ekonomi.
&quot;Jangan sampai kita merasa normal padahal keadaannya pada situasi yang tidak normal, ketidakpastian ini yang harus kita jaga semua,&quot; ungkapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Dorong Upaya Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Mangrove</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini semua negara  memiliki masalah yang sama. Semua negara dipusingkan dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.
&quot;Kita ini sekarang sudah betul-betul semua kepala negara saya pastikan pusing semuanya urusan pemulihan ekonomi karena pandemi belum selesai, belum rampung. Ditambah lagi perang di Ukraina,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya pada HUT 50 HIPMI yang disiarkan YouTube HIPMI TV, Jumat (10/6/2022).
Jokowi menjelaskan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi saat ini sudah diturunkan oleh bank dunia utamanya di negara-negara berkembang. Dari yang sebelumnya 6,6 persen proyeksi di 2022 diturunkan menjadi 3,4 persen.
&quot;Anjlok betul, dan kita alhamdulilah di kuartal pertama kemarin masih bisa tumbuh 5,01 persen. gak ada negara G20 itu yang tumbuh 5,01, hati-hati juga ini yang menjadi momok semua negara sekarang ini adalah inflasi, jadi momok semua negara,&quot; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Capai 5,01%, Presiden Jokowi Minta Tetap Waspada
Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini beberapa negara tengah mengalami inflasi. Dirinya memperkirakan adanya 60 negara yang akan mengalami kesulitan jika gagal dalam mengatasi masalah ekonomi.
&quot;Jangan sampai kita merasa normal padahal keadaannya pada situasi yang tidak normal, ketidakpastian ini yang harus kita jaga semua,&quot; ungkapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Dorong Upaya Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Mangrove</content:encoded></item></channel></rss>
