<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengeroyokan Berujung Tabrak Polisi di Jaksel, Pelaku Ternyata Habis Tenggak Miras di Kafe</title><description>Kelompok pelaku dan korban lantas bertemu di lokasi kejadian hingga terjadilah aksi pengeroyokan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe"/><item><title>Pengeroyokan Berujung Tabrak Polisi di Jaksel, Pelaku Ternyata Habis Tenggak Miras di Kafe</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe-KQd5DlB14F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil tabrak polisi di Kebayoran Baru, Jaksel (Foto: Ari Sandita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/338/2609324/pengeroyokan-berujung-tabrak-polisi-di-jaksel-pelaku-ternyata-habis-tenggak-miras-di-kafe-KQd5DlB14F.jpg</image><title>Mobil tabrak polisi di Kebayoran Baru, Jaksel (Foto: Ari Sandita)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menyebutkan pelaku pengeroyokan perempuan berinisial DKR (16) hingga berujung kasus penabrakan anggota polisi, Bripka HY di kawasan depan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diketahui sempat ke kafe dan mengonsumsi minuman keras (miras).&amp;nbsp;
&quot;Dia sempat berpindah tempat dari beberapa kafe dan mengonsumsi alkohol sehingga cukup terganggu kesadaran dia, jadi seperti itu dia ambil keputusan-keputusan seperti itu,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit, Jumat (10/6/2022).
BACA JUGA:Akan Gelar Operasi Patuh 2022, Polisi Target Penurunan Fatalitas Kecelakaan

Menurutnya, polisi juga sudah melakukan tes urine pada 4 perempuan pelaku pengeroyokan terhadap DKRI (16) dan pelaku pelawan petugas, MAZ, hanya saja hasilnya belum keluar. Meski begitu, para pelaku itu mencoba kabur usai dipergoki mengeroyok DKR hingga menabrak petugas lantaran memiliki niatan dibarengi adanya pengaruh alkohol.
Adapun aksi pengeroyokan itu, kata dia, sejatinya korban dan para pelaku saling mengenal. Kelompok pelaku dan korban lantas bertemu di lokasi kejadian hingga terjadilah aksi pengeroyokan tersebut.
&quot;Sebenarnya kedua kelompok perempuan tadi mereka ketemu secara spontan, tapi saling kenal kemudian mereka punya latar belakang yang sama, ada perebutan cowok, saling bully, dan sebagainya. Nah, memuncaknya di lokasi,&quot; katanya.
BACA JUGA:Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Mobil Tabrak Polisi dan Pengeroyokan</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menyebutkan pelaku pengeroyokan perempuan berinisial DKR (16) hingga berujung kasus penabrakan anggota polisi, Bripka HY di kawasan depan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diketahui sempat ke kafe dan mengonsumsi minuman keras (miras).&amp;nbsp;
&quot;Dia sempat berpindah tempat dari beberapa kafe dan mengonsumsi alkohol sehingga cukup terganggu kesadaran dia, jadi seperti itu dia ambil keputusan-keputusan seperti itu,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit, Jumat (10/6/2022).
BACA JUGA:Akan Gelar Operasi Patuh 2022, Polisi Target Penurunan Fatalitas Kecelakaan

Menurutnya, polisi juga sudah melakukan tes urine pada 4 perempuan pelaku pengeroyokan terhadap DKRI (16) dan pelaku pelawan petugas, MAZ, hanya saja hasilnya belum keluar. Meski begitu, para pelaku itu mencoba kabur usai dipergoki mengeroyok DKR hingga menabrak petugas lantaran memiliki niatan dibarengi adanya pengaruh alkohol.
Adapun aksi pengeroyokan itu, kata dia, sejatinya korban dan para pelaku saling mengenal. Kelompok pelaku dan korban lantas bertemu di lokasi kejadian hingga terjadilah aksi pengeroyokan tersebut.
&quot;Sebenarnya kedua kelompok perempuan tadi mereka ketemu secara spontan, tapi saling kenal kemudian mereka punya latar belakang yang sama, ada perebutan cowok, saling bully, dan sebagainya. Nah, memuncaknya di lokasi,&quot; katanya.
BACA JUGA:Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Mobil Tabrak Polisi dan Pengeroyokan</content:encoded></item></channel></rss>
