<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Siswa Ukraina Merayakan Kelulusan di Reruntuhan Bangunan Sekolah yang Hancur Akibat Perang, Ingin Menarik Perhatian Dunia</title><description>Para siswa tahun akhir di sekolah itu memutuskan untuk tetap menggelar pesta kelulusan yang biasa mereka lakukan tiap tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia"/><item><title>Kisah Siswa Ukraina Merayakan Kelulusan di Reruntuhan Bangunan Sekolah yang Hancur Akibat Perang, Ingin Menarik Perhatian Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia</guid><pubDate>Sabtu 11 Juni 2022 12:10 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia-IqGoKafhgN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa Ukraina merayakan kelulusan di reruntuhan sekolah yang hancur dengan berfoto memakai gaun merah yang viral di media sosial (Foto: Nadia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/11/18/2609709/kisah-siswa-ukraina-merayakan-kelulusan-di-reruntuhan-bangunan-sekolah-yang-hancur-akibat-perang-ingin-menarik-perhatian-dunia-IqGoKafhgN.jpg</image><title>Siswa Ukraina merayakan kelulusan di reruntuhan sekolah yang hancur dengan berfoto memakai gaun merah yang viral di media sosial (Foto: Nadia)</title></images><description>UKRAINA - Foto remaja perempuan Ukraina dengan baju pesta berwarna merah menyala di lorong sekolah yang luluh lantak karena serangan Rusia viral di media sosial (medsos).

Valeria, 16,  tak menyangka atas respons terhadap fotonya di dunia maya, dan mengatakan dia hanya ingin menarik perhatian dunia atas apa yang terjadi di negaranya.
Video berdurasi 45 detik itu menampilkan mereka memperagakan koreografi tarian yang akhirnya beredar luas di media sosial.
&quot;Ini sama sekali bukan tentang saya. Saya hanya ingin menarik perhatian [orang] tentang situasi yang terjadi [di Ukraina],&amp;rdquo; terangnya kepada BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Inggris: Wabah Kolera Mengancam Kota Mariupol Ukraina yang Hancur&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami yakin kami akan menang, karena kebaikan selalu menang melawan kejahatan,&quot; lanjutnya.
Valeria adalah anggota kelompok siswa di Kharkiv - salah satu area di Ukraina yang hancur lebur karena invasi Rusia - yang merayakan kelulusan di reruntuhan sekolah mereka.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Ukraina Kehabisan Senjata Era Uni Soviet, Bergantung pada Kebaikan Hati Sekutu
Para siswa tahun akhir di sekolah itu memutuskan untuk tetap menggelar pesta kelulusan yang biasa mereka lakukan tiap tahun, kendati kondisi sekolah mereka telah hancur lebur.
Bibi Valeria, Anna Episheva, juga ikut menulis dalam unggahan di Facebook.&quot;Valeria dan teman sekolahnya telah menyiapkan perayaan kelulusan ini selama berbulan-bulan, merencanakan secara rinci dan memilih gaun dan setelan jas,&amp;rdquo; terangnya.



&quot;Tapi kemudian Rusia datang. Sekolahnya secara sengaja diserang dan hancur pada 27 Februari 2021. Hari ini, dia kembali ke apa yang tersisa dari sekolahnya dan rencana kelulusannya,&amp;rdquo; lanjutnya.



&quot;Terima kasih, Valeria sayang, karena kuat dan berani, sangat bangga, saya sangat menyayangimu,&amp;rdquo; ujarnya.



Kota ini menjadi sasaran bombardir Rusia yang intens, dengan sejumlah penduduk terbunuh dan banyak bangunan kota hancur oleh serangan rudal.



Kementerian luar negeri Ukraina mengatakan bahwa sekolah itu diserang hanya beberapa hari setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

</description><content:encoded>UKRAINA - Foto remaja perempuan Ukraina dengan baju pesta berwarna merah menyala di lorong sekolah yang luluh lantak karena serangan Rusia viral di media sosial (medsos).

Valeria, 16,  tak menyangka atas respons terhadap fotonya di dunia maya, dan mengatakan dia hanya ingin menarik perhatian dunia atas apa yang terjadi di negaranya.
Video berdurasi 45 detik itu menampilkan mereka memperagakan koreografi tarian yang akhirnya beredar luas di media sosial.
&quot;Ini sama sekali bukan tentang saya. Saya hanya ingin menarik perhatian [orang] tentang situasi yang terjadi [di Ukraina],&amp;rdquo; terangnya kepada BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Inggris: Wabah Kolera Mengancam Kota Mariupol Ukraina yang Hancur&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami yakin kami akan menang, karena kebaikan selalu menang melawan kejahatan,&quot; lanjutnya.
Valeria adalah anggota kelompok siswa di Kharkiv - salah satu area di Ukraina yang hancur lebur karena invasi Rusia - yang merayakan kelulusan di reruntuhan sekolah mereka.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Ukraina Kehabisan Senjata Era Uni Soviet, Bergantung pada Kebaikan Hati Sekutu
Para siswa tahun akhir di sekolah itu memutuskan untuk tetap menggelar pesta kelulusan yang biasa mereka lakukan tiap tahun, kendati kondisi sekolah mereka telah hancur lebur.
Bibi Valeria, Anna Episheva, juga ikut menulis dalam unggahan di Facebook.&quot;Valeria dan teman sekolahnya telah menyiapkan perayaan kelulusan ini selama berbulan-bulan, merencanakan secara rinci dan memilih gaun dan setelan jas,&amp;rdquo; terangnya.



&quot;Tapi kemudian Rusia datang. Sekolahnya secara sengaja diserang dan hancur pada 27 Februari 2021. Hari ini, dia kembali ke apa yang tersisa dari sekolahnya dan rencana kelulusannya,&amp;rdquo; lanjutnya.



&quot;Terima kasih, Valeria sayang, karena kuat dan berani, sangat bangga, saya sangat menyayangimu,&amp;rdquo; ujarnya.



Kota ini menjadi sasaran bombardir Rusia yang intens, dengan sejumlah penduduk terbunuh dan banyak bangunan kota hancur oleh serangan rudal.



Kementerian luar negeri Ukraina mengatakan bahwa sekolah itu diserang hanya beberapa hari setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

</content:encoded></item></channel></rss>
