<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Pengunjuk Rasa yang Diamankan Polisi, Said Iqbal Minta Massa Buruh Tertib dan Damai</title><description>Terjadi bentrok antara massa buruh dengan petugas kepolisian dalam aksi demo yang digelar di depan Kompleks Parlemen DPR RI hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai"/><item><title>Ada Pengunjuk Rasa yang Diamankan Polisi, Said Iqbal Minta Massa Buruh Tertib dan Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai-S2m5m8zJGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/338/2611936/ada-pengunjuk-rasa-yang-diamankan-polisi-said-iqbal-minta-massa-buruh-tertib-dan-damai-S2m5m8zJGX.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Terjadi bentrok antara massa buruh dengan petugas kepolisian dalam aksi demo yang digelar di depan Kompleks Parlemen Senayan/Gedung MPR/DPR RI hari ini.
Bentrokan ini menyebabkan sekitar 5 orang pengunjuk rasa diamankan ke dalam kantor Pamdal (pengamanan dalam) DPR yang ada di dalam pintu pejalan kaki.
BACA JUGA:3 Demo Besar di Era Presiden Soeharto
Berdasarkan pantauan media, sekitar pukul 10.55 WIB, massa yang baru tiba protes karena di depan gerbang gedung DPR RI dipasang kawat berduri.
Massa berusaha untuk menyingkirkannya dan langsung dicegah oleh aparat kepolisian. Akibatnya terjadi akso dorong mendorong antara massa dengan posisi terjadi.
BACA JUGA:Uang Suap Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara Mengalir ke Musda Demokrat Kaltim
Bukan hanya diamankan, nampak 5 pengunjuk rasa itu juga dipukuli oleh aparat.
Karena pada saat pengunjuk rasa diamankan, ada salah satu orang yang mengatakan agar jangan dipukul.&quot;Jangan dipukul, jangan dipukul,&quot; ucap orang tersebut.
Sementara itu, Presiden Partai Buruh sekaliguz Presiden KSPI, Said Iqbal kesal kepada massa buruh yang ikut andil dalam kericuhan tersebut.
Said pun langsung mendatangi mobil pengurai massa (Raisa) milik aparat kepolisian dan meraih alat pengeras suara.
Dengan nada tinggi, Said meminta agar massa aksi bisa tertib dan tidak melanggar prosedur saat aksi berlangsung.
&quot;Aksi ini aksi tertib, aksi damai, kita ikuti prosedur Semua duduk! Duduk!&quot;, tegas Said.
Said meminta agar tidak ada massa aksi yang sengaja membikin kegaduhan. Soal pemasangan kawat berduri, Said mengatakan akan melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian.
&quot;Jangan ada yang membuat kegaduhan! Dengarkan saya. Sementara kawat berduri di depan gedung DPR kita tinggalkan sambil kita negosiasi dengan pihak aparat keamanan,&quot; ucap dia.
&quot;Jangan melakukan tindakan-tindakan yang berlebihan. Saya Said Iqbal, Presiden Partai Buruh, Presiden KSPI, saya minta semua duduk, ikuti aturan, jangan ada yang melakukan provokasi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Terjadi bentrok antara massa buruh dengan petugas kepolisian dalam aksi demo yang digelar di depan Kompleks Parlemen Senayan/Gedung MPR/DPR RI hari ini.
Bentrokan ini menyebabkan sekitar 5 orang pengunjuk rasa diamankan ke dalam kantor Pamdal (pengamanan dalam) DPR yang ada di dalam pintu pejalan kaki.
BACA JUGA:3 Demo Besar di Era Presiden Soeharto
Berdasarkan pantauan media, sekitar pukul 10.55 WIB, massa yang baru tiba protes karena di depan gerbang gedung DPR RI dipasang kawat berduri.
Massa berusaha untuk menyingkirkannya dan langsung dicegah oleh aparat kepolisian. Akibatnya terjadi akso dorong mendorong antara massa dengan posisi terjadi.
BACA JUGA:Uang Suap Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara Mengalir ke Musda Demokrat Kaltim
Bukan hanya diamankan, nampak 5 pengunjuk rasa itu juga dipukuli oleh aparat.
Karena pada saat pengunjuk rasa diamankan, ada salah satu orang yang mengatakan agar jangan dipukul.&quot;Jangan dipukul, jangan dipukul,&quot; ucap orang tersebut.
Sementara itu, Presiden Partai Buruh sekaliguz Presiden KSPI, Said Iqbal kesal kepada massa buruh yang ikut andil dalam kericuhan tersebut.
Said pun langsung mendatangi mobil pengurai massa (Raisa) milik aparat kepolisian dan meraih alat pengeras suara.
Dengan nada tinggi, Said meminta agar massa aksi bisa tertib dan tidak melanggar prosedur saat aksi berlangsung.
&quot;Aksi ini aksi tertib, aksi damai, kita ikuti prosedur Semua duduk! Duduk!&quot;, tegas Said.
Said meminta agar tidak ada massa aksi yang sengaja membikin kegaduhan. Soal pemasangan kawat berduri, Said mengatakan akan melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian.
&quot;Jangan ada yang membuat kegaduhan! Dengarkan saya. Sementara kawat berduri di depan gedung DPR kita tinggalkan sambil kita negosiasi dengan pihak aparat keamanan,&quot; ucap dia.
&quot;Jangan melakukan tindakan-tindakan yang berlebihan. Saya Said Iqbal, Presiden Partai Buruh, Presiden KSPI, saya minta semua duduk, ikuti aturan, jangan ada yang melakukan provokasi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
