<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Buruh Ricuh di DPR, Polisi Klaim Tidak Ada yang Diamankan</title><description>Aksi unjuk rasa yang dilakukan elemen buruh di depan Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat sempat ricuh.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan"/><item><title>Aksi Buruh Ricuh di DPR, Polisi Klaim Tidak Ada yang Diamankan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan-4qqXi6caew.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Aksi Buruh (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/338/2612004/aksi-buruh-ricuh-di-dpr-polisi-klaim-tidak-ada-yang-diamankan-4qqXi6caew.jpg</image><title>Illustrasi Aksi Buruh (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang dilakukan elemen buruh di depan Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat sempat ricuh.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan, pihaknya tidak mengamankan demonstran yang membuat ricuh tersebut. Ia menyebut bahwa polisi hanya memberikan imbuan secara humanis.

&quot;Ngga (tidak ada yang diamankan), hanya dihimbau humanis,&quot; kata Setyo saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lalin Kawasan DPR Macet Imbas Demo Buruh, Pengendara Dialihkan ke Jalur Transjakarta
Setyo menambahkan, saat ini aksi unjuk rasa kembali berjalan kondusif dan tertib. &quot;Betul (sudah kondusif dan tertib),&quot; ucapnya.

Sebelumnya, pantauan di lokasi, terjadi bentrokan antara petugas kepolisian dengan massa buruh lantaran adanya pemasangan kawat berduri di depan gerbang yang ditutup.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kondisi Terkini Demo Buruh di Depan Kompleks DPR yang Sempat Ricuh
Orator demo buruh, memprotes bahwa aksi demo sudah dilakukan ribuan kali, tetapi kenapa harus dipasang kawat berduri. Saat itu, massa sudah saling dorong dengan petugas kepolisian.

&quot;Aksi sudah ribuan kali, enggak ada kawan berduri, kenapa ini dipasang, kenapa ini dipasang,&quot; kata orator di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

&quot;Enggak ada kawat berduri. Enggak ada kawat berduri..,&quot; teriaknya lagi.</description><content:encoded>
JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang dilakukan elemen buruh di depan Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat sempat ricuh.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan, pihaknya tidak mengamankan demonstran yang membuat ricuh tersebut. Ia menyebut bahwa polisi hanya memberikan imbuan secara humanis.

&quot;Ngga (tidak ada yang diamankan), hanya dihimbau humanis,&quot; kata Setyo saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lalin Kawasan DPR Macet Imbas Demo Buruh, Pengendara Dialihkan ke Jalur Transjakarta
Setyo menambahkan, saat ini aksi unjuk rasa kembali berjalan kondusif dan tertib. &quot;Betul (sudah kondusif dan tertib),&quot; ucapnya.

Sebelumnya, pantauan di lokasi, terjadi bentrokan antara petugas kepolisian dengan massa buruh lantaran adanya pemasangan kawat berduri di depan gerbang yang ditutup.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kondisi Terkini Demo Buruh di Depan Kompleks DPR yang Sempat Ricuh
Orator demo buruh, memprotes bahwa aksi demo sudah dilakukan ribuan kali, tetapi kenapa harus dipasang kawat berduri. Saat itu, massa sudah saling dorong dengan petugas kepolisian.

&quot;Aksi sudah ribuan kali, enggak ada kawan berduri, kenapa ini dipasang, kenapa ini dipasang,&quot; kata orator di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

&quot;Enggak ada kawat berduri. Enggak ada kawat berduri..,&quot; teriaknya lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
