<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus PMK Merebak, Tangerang Tutup Pengiriman Hewan Kurban dari Luar Kota</title><description>Dengan semakin merebaknya kasus PMK, Pemkab Tangerang menutup pengiriman hewan kurban dari luar kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota"/><item><title>Kasus PMK Merebak, Tangerang Tutup Pengiriman Hewan Kurban dari Luar Kota</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota</guid><pubDate>Kamis 16 Juni 2022 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota-DYHyrpJvNs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemkab Tangerang menutup pengiriman hewan ternak dari luar kota seiring merebaknya PMK. (MNC Portal/Isty Maulidya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/16/338/2612767/kasus-pmk-merebak-tangerang-tutup-pengiriman-hewan-kurban-dari-luar-kota-DYHyrpJvNs.jpg</image><title>Pemkab Tangerang menutup pengiriman hewan ternak dari luar kota seiring merebaknya PMK. (MNC Portal/Isty Maulidya)</title></images><description>TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memutuskan menghentikan pengiriman hewan kurban mulai 25 Juni 2022. Hal ini dilakukan akibat semakin merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah tersebut.

&quot;Kita sedang berkoordinasi untuk menutup pintu-pintu perbatasan dan pengiriman hewan kurban mulai tanggal 25 Juni nanti ini untuk mengantisipasi penyebaran PMK,&quot; kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Kamis (16/6/2022).

Hingga hari ini, jumlah sapi yang terinfeksi PMK di Kabupaten Tangerang mencapai 200 hewan kurban. Sekira 30 persen di antaranya saat ini sudah membaik dan sisanya dalam proses perawatan.

&quot;Alhamdulillah sekitar 30 persen ini sudah membaik. Jadi, yang penting treatmentnya adalah dirawat selama 10 sampai 12 hari. Insya Allah hewan ternak tersebut bisa sembuh dengan sendirinya,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:Peternak Menjerit, PMK Sebabkan Produksi Susu Menurun dan Biaya Operasional Bertambah





Ia meminta para penjual hewan ternak terutama menjelang Idul Adha untuk segera melaporkan apabila ditemukan gejala PMK terhadap hewan-hewan ternak jualannya.


&quot;Segera lapor sehingga Pemkab Tangerang melalui dinas, instansi terkait bisa segera mengantisipasi dan memberikan obat vitamin serta bantuan lainnya agar bisa disembuhkan sebelum hari raya Idul Adha,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memutuskan menghentikan pengiriman hewan kurban mulai 25 Juni 2022. Hal ini dilakukan akibat semakin merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah tersebut.

&quot;Kita sedang berkoordinasi untuk menutup pintu-pintu perbatasan dan pengiriman hewan kurban mulai tanggal 25 Juni nanti ini untuk mengantisipasi penyebaran PMK,&quot; kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Kamis (16/6/2022).

Hingga hari ini, jumlah sapi yang terinfeksi PMK di Kabupaten Tangerang mencapai 200 hewan kurban. Sekira 30 persen di antaranya saat ini sudah membaik dan sisanya dalam proses perawatan.

&quot;Alhamdulillah sekitar 30 persen ini sudah membaik. Jadi, yang penting treatmentnya adalah dirawat selama 10 sampai 12 hari. Insya Allah hewan ternak tersebut bisa sembuh dengan sendirinya,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:Peternak Menjerit, PMK Sebabkan Produksi Susu Menurun dan Biaya Operasional Bertambah





Ia meminta para penjual hewan ternak terutama menjelang Idul Adha untuk segera melaporkan apabila ditemukan gejala PMK terhadap hewan-hewan ternak jualannya.


&quot;Segera lapor sehingga Pemkab Tangerang melalui dinas, instansi terkait bisa segera mengantisipasi dan memberikan obat vitamin serta bantuan lainnya agar bisa disembuhkan sebelum hari raya Idul Adha,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
