<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>266 Orang Mengungsi Akibat Abrasi di Minahasa Selatan, Posko Tanggap Darurat Dibangun</title><description>Merespons hal ini, BPBD Kabupaten Minahasa Selatan bersama pemerintah setempat telah mengaktifkan Posko Tanggap Darurat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun"/><item><title>266 Orang Mengungsi Akibat Abrasi di Minahasa Selatan, Posko Tanggap Darurat Dibangun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun</guid><pubDate>Kamis 16 Juni 2022 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun-fhwLyEwtHm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak abrasi di Minahasa Selatan. (Foto: BPBD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/16/340/2612569/266-orang-mengungsi-akibat-abrasi-di-minahasa-selatan-posko-tanggap-darurat-dibangun-fhwLyEwtHm.jpg</image><title>Dampak abrasi di Minahasa Selatan. (Foto: BPBD)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena abrasi pantai yang melanda Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara pada Rabu (15/6/2022) lalu memaksa ratusan warga mengungsi. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mendata sebanyak 69 Kepala Keluarga/266 jiwa mengungsi per Kamis (16/6/2022) pukul 02.23 WIB.


Merespons hal ini, BPBD Kabupaten Minahasa Selatan bersama pemerintah setempat telah mengaktifkan Posko Tanggap Darurat. Sebanyak 2 posko sudah dibentuk untuk memberikan upaya percepatan penanganan terhadap warga yang mengungsi.


&quot;Betul, sudah ada 2 posko yang sudah diaktifkan untuk memberikan penanganan kepada pengungsi,&quot; ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa Merry Joudy dalam kerangannya, Kamis (16/6/2022).

Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;25 Rumah, 1 Restoran dan 1 Resort Hanyut Akibat Ambruknya Jembatan di Amurang
Adapun lokasi 2 posko tersebut terletak di Kantor Kelurahan Lewet dan Kelurahan Uwuran Dua. Lokasi ini juga dijadikan sebagai titik pengungsian bagi warga yang terdampak.&amp;nbsp;


Pengoperasian dapur umum di masing-masing posko juga telah diinisiasi guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Selain itu, BPBD juga telah mengoperasikan mobil dapur lapangan guna mengakomodir kebutuhan dilapangan.


&quot;Sebagai bentuk respond cepat, Pemerintah daerah setempat juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung kemarin (15/6). Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan darurat bagi para warga terdampak,&quot; tuturnya.Lebih lanjut, BPBD mencatat untuk kerugian materiil dilaporkan sebanyak 31 unit rumah rusak berat, 1 unit jembatan rusak berat, 5 unit cottage, 1 unit cafe, dan kawasan destinasi wisata juga ikut terdampak.&amp;nbsp;


&quot;Informasi ini akan dilaporkan secara berkala dan koordinasi antar lintas instansi juga terus dilakukan guna memantau update situasi dilapangan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena abrasi pantai yang melanda Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara pada Rabu (15/6/2022) lalu memaksa ratusan warga mengungsi. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mendata sebanyak 69 Kepala Keluarga/266 jiwa mengungsi per Kamis (16/6/2022) pukul 02.23 WIB.


Merespons hal ini, BPBD Kabupaten Minahasa Selatan bersama pemerintah setempat telah mengaktifkan Posko Tanggap Darurat. Sebanyak 2 posko sudah dibentuk untuk memberikan upaya percepatan penanganan terhadap warga yang mengungsi.


&quot;Betul, sudah ada 2 posko yang sudah diaktifkan untuk memberikan penanganan kepada pengungsi,&quot; ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa Merry Joudy dalam kerangannya, Kamis (16/6/2022).

Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;25 Rumah, 1 Restoran dan 1 Resort Hanyut Akibat Ambruknya Jembatan di Amurang
Adapun lokasi 2 posko tersebut terletak di Kantor Kelurahan Lewet dan Kelurahan Uwuran Dua. Lokasi ini juga dijadikan sebagai titik pengungsian bagi warga yang terdampak.&amp;nbsp;


Pengoperasian dapur umum di masing-masing posko juga telah diinisiasi guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Selain itu, BPBD juga telah mengoperasikan mobil dapur lapangan guna mengakomodir kebutuhan dilapangan.


&quot;Sebagai bentuk respond cepat, Pemerintah daerah setempat juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung kemarin (15/6). Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan darurat bagi para warga terdampak,&quot; tuturnya.Lebih lanjut, BPBD mencatat untuk kerugian materiil dilaporkan sebanyak 31 unit rumah rusak berat, 1 unit jembatan rusak berat, 5 unit cottage, 1 unit cafe, dan kawasan destinasi wisata juga ikut terdampak.&amp;nbsp;


&quot;Informasi ini akan dilaporkan secara berkala dan koordinasi antar lintas instansi juga terus dilakukan guna memantau update situasi dilapangan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
