<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Muhadjir: Diet Ekstrem Pada Remaja Jadi Salah Satu Penyebab Lahirnya Generasi Stunting</title><description>Diet ekstrem remaja ini akan menyebabkan anemia atau kekurangan darah yang berpotensi mengganggu perkembangan rahim</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting"/><item><title>Menko Muhadjir: Diet Ekstrem Pada Remaja Jadi Salah Satu Penyebab Lahirnya Generasi Stunting</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting</guid><pubDate>Jum'at 17 Juni 2022 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting-gsKdwf0K57.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi stunting/ Foto: The Telegraph</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/17/337/2613321/menko-muhadjir-diet-ekstrem-pada-remaja-jadi-salah-satu-penyebab-lahirnya-generasi-stunting-gsKdwf0K57.jpg</image><title>Ilustrasi stunting/ Foto: The Telegraph</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan diet ekstrem pada saat remaja menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting.

Diet ekstrem remaja ini akan menyebabkan anemia atau kekurangan darah yang berpotensi mengganggu perkembangan rahim untuk melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.

BACA JUGA:Sebanyak 1.819 Balita Diperkirakan Alami Stunting di Gianyar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Ternyata banyak sekali dari keluarga kelas menengah yang anaknya stunting itu karena ketika remaja dia dietnya ekstrem, diet ekstrem sampai anemia, dia tidak sadar kalau dia kurang darah, nah itu rahimnya yang tidak sehat, terganggu perkembangannya,&amp;rdquo; kata Muhadjir dalam sambutannya pada National Showcase SMK BISA 2022 - SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, secara virtual, Jumat (17/6/2022).

Oleh karena itu, Muhadjir mengatakan pemerintah juga sedang melakukan transformasi kesehatan keluarga untuk menyelamatkan generasi stunting ini mulai dari anak remaja. Dia mengatakan tidak boleh ada lagi remaja yang mengalami anemia.

&amp;ldquo;Karena itu sekarang kita insentifkan sekolah-sekolah termasuk SMK ini, tidak boleh ada remaja putri yang sampai mengalami anemia, kekurangan darah. Karena kalau kekurangan darah itu terus-menerus itu akan mengganggu perkembangan janin, perkembangan rahim kandungan. Kalau sudah cacat kandungannya, dia potensi untuk melahirkan anak yang cacat juga tinggi,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA: Mencegah Stunting, Salah Satu Manfaat Susu untuk Anak&amp;nbsp;

Muhadjir pun meminta agar sekolah-sekolah gencar memberikan pil penambah darah bagi siswinya.

BACA JUGA:Pandemi Covid-19 Bikin Kelaparan dan Kurang Gizi Dunia Melonjak

&amp;ldquo;Karena itu nanti saya mohon sekolah-sekolah, termasuk SMK Kepanjen ini, kalau ada pembagian pil untuk tambah darah untuk remaja putri itu jangan dibuang di WC, pura-pura ditelan tapi dibuang. Itu sangat berbahaya itu,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Saya juga sudah minta Pak Menkes, kalau bisa kasih pil yang enak, jangan sampai kemudian orang tidak suka minum pil itu, karena itu kunci itu,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan diet ekstrem pada saat remaja menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting.

Diet ekstrem remaja ini akan menyebabkan anemia atau kekurangan darah yang berpotensi mengganggu perkembangan rahim untuk melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.

BACA JUGA:Sebanyak 1.819 Balita Diperkirakan Alami Stunting di Gianyar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Ternyata banyak sekali dari keluarga kelas menengah yang anaknya stunting itu karena ketika remaja dia dietnya ekstrem, diet ekstrem sampai anemia, dia tidak sadar kalau dia kurang darah, nah itu rahimnya yang tidak sehat, terganggu perkembangannya,&amp;rdquo; kata Muhadjir dalam sambutannya pada National Showcase SMK BISA 2022 - SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, secara virtual, Jumat (17/6/2022).

Oleh karena itu, Muhadjir mengatakan pemerintah juga sedang melakukan transformasi kesehatan keluarga untuk menyelamatkan generasi stunting ini mulai dari anak remaja. Dia mengatakan tidak boleh ada lagi remaja yang mengalami anemia.

&amp;ldquo;Karena itu sekarang kita insentifkan sekolah-sekolah termasuk SMK ini, tidak boleh ada remaja putri yang sampai mengalami anemia, kekurangan darah. Karena kalau kekurangan darah itu terus-menerus itu akan mengganggu perkembangan janin, perkembangan rahim kandungan. Kalau sudah cacat kandungannya, dia potensi untuk melahirkan anak yang cacat juga tinggi,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA: Mencegah Stunting, Salah Satu Manfaat Susu untuk Anak&amp;nbsp;

Muhadjir pun meminta agar sekolah-sekolah gencar memberikan pil penambah darah bagi siswinya.

BACA JUGA:Pandemi Covid-19 Bikin Kelaparan dan Kurang Gizi Dunia Melonjak

&amp;ldquo;Karena itu nanti saya mohon sekolah-sekolah, termasuk SMK Kepanjen ini, kalau ada pembagian pil untuk tambah darah untuk remaja putri itu jangan dibuang di WC, pura-pura ditelan tapi dibuang. Itu sangat berbahaya itu,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Saya juga sudah minta Pak Menkes, kalau bisa kasih pil yang enak, jangan sampai kemudian orang tidak suka minum pil itu, karena itu kunci itu,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir.</content:encoded></item></channel></rss>
