<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral di Medsos, Perempuan Ini Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual 'Catcalling' </title><description>Dia mengatakan melihat mobil Sigra berwana silver dengan beberapa anggota TNI AD di dalamnya di depan warteg.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling"/><item><title>Viral di Medsos, Perempuan Ini Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual 'Catcalling' </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling</guid><pubDate>Jum'at 17 Juni 2022 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling-anggota-tni-SqVOnvuKsS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pelecehan seksual catcalling (Foto: The Sun)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/17/338/2613474/viral-di-medsos-perempuan-ini-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-catcalling-anggota-tni-SqVOnvuKsS.jpg</image><title>Ilustrasi pelecehan seksual catcalling (Foto: The Sun)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rekaman video tentang dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terduga anggota TNI Angkatan Darat (AD) viral di media sosial (medsos). Perempuan berinisial R mengatakan dirinya mengalami pelecehan seksual 'catcalling'.
R menjelaskan, dugaan pelecehan itu terjadi saat berada di warung tegal (warteg) daerah Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kala itu R sedang  bersama temannya pada Rabu (15/6/2022) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
Dia mengatakan melihat mobil Sigra berwana silver dengan beberapa anggota TNI AD di dalamnya di depan warteg. Mereka sedang merekam dirinya sambil menggodanya.
Dengan membuka kaca mobil, terduga anggota TNI AD mencoba meminta nomor telepon R dan kawannya dengan menggunakan tangan yang kerap disebut sebagai catcalling.
&amp;nbsp;Baca juga: Kriminolog: Korban Catcalling Harus Bikin Laporan ke Polisi agar Pelaku Jera&amp;nbsp; &amp;nbsp;
R dan sang teman pun sontak tidak merasa nyaman dan memutuskan segera keluar dari warteg dan pergi ke minimarket.
Berang dengan aksi terduga anggota TNI AD dan kawan-kawannya, R dan temannya memutuskan merekam tindakan tidak terpuji mereka dan mengunggahnya ke media sosial. &amp;ldquo; Saya langsung rekam mereka seperti di video Insta Story saya berdurasi 5 detik tapi  sayang sekali plat (nomor mobil)-nya tidak terfoto,&amp;rdquo; ujar R.
Baca juga:&amp;nbsp;Jangan Abaikan Catcalling, Pelecehan Seksual di Jalan yang Sering Dianggap CandaanSaat keluar dari minimarket, R dan temannya memberanikan diri memanggil dan meminta terduga anggota TNI AD dan kawan-kawannya turun dari mobil mereka. R pun mengingatkan mereka jika mereka mengenakan seragam TNI AD.
Terduga anggota TNI dan kawan-kawannya itu pun langsung menutup kaca mobil dan pergi. Tak berhenti di situ, R langsung melaporkan kasus ini ke Rindam Jaya. Kemudian pihak Rindam mengarahkannya menuju ke markas Kopassus untuk bertanya. Namun hingga saat ini, R belum mendapat kabar terbaru tentang terduga TNI AD yang melakukan catcalling itu.
&amp;ldquo;Saya cuma mau keadilan saja, mereka bisa-bisanya ngerekam saya bikin saya dan teman saya trauma seumur hidup, apalagi teman saya ada penyakit mental yang kejadian ini sangat berpengaruh terhadap mentalnya sampai dia shaking,&amp;rdquo; cuitnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rekaman video tentang dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terduga anggota TNI Angkatan Darat (AD) viral di media sosial (medsos). Perempuan berinisial R mengatakan dirinya mengalami pelecehan seksual 'catcalling'.
R menjelaskan, dugaan pelecehan itu terjadi saat berada di warung tegal (warteg) daerah Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kala itu R sedang  bersama temannya pada Rabu (15/6/2022) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
Dia mengatakan melihat mobil Sigra berwana silver dengan beberapa anggota TNI AD di dalamnya di depan warteg. Mereka sedang merekam dirinya sambil menggodanya.
Dengan membuka kaca mobil, terduga anggota TNI AD mencoba meminta nomor telepon R dan kawannya dengan menggunakan tangan yang kerap disebut sebagai catcalling.
&amp;nbsp;Baca juga: Kriminolog: Korban Catcalling Harus Bikin Laporan ke Polisi agar Pelaku Jera&amp;nbsp; &amp;nbsp;
R dan sang teman pun sontak tidak merasa nyaman dan memutuskan segera keluar dari warteg dan pergi ke minimarket.
Berang dengan aksi terduga anggota TNI AD dan kawan-kawannya, R dan temannya memutuskan merekam tindakan tidak terpuji mereka dan mengunggahnya ke media sosial. &amp;ldquo; Saya langsung rekam mereka seperti di video Insta Story saya berdurasi 5 detik tapi  sayang sekali plat (nomor mobil)-nya tidak terfoto,&amp;rdquo; ujar R.
Baca juga:&amp;nbsp;Jangan Abaikan Catcalling, Pelecehan Seksual di Jalan yang Sering Dianggap CandaanSaat keluar dari minimarket, R dan temannya memberanikan diri memanggil dan meminta terduga anggota TNI AD dan kawan-kawannya turun dari mobil mereka. R pun mengingatkan mereka jika mereka mengenakan seragam TNI AD.
Terduga anggota TNI dan kawan-kawannya itu pun langsung menutup kaca mobil dan pergi. Tak berhenti di situ, R langsung melaporkan kasus ini ke Rindam Jaya. Kemudian pihak Rindam mengarahkannya menuju ke markas Kopassus untuk bertanya. Namun hingga saat ini, R belum mendapat kabar terbaru tentang terduga TNI AD yang melakukan catcalling itu.
&amp;ldquo;Saya cuma mau keadilan saja, mereka bisa-bisanya ngerekam saya bikin saya dan teman saya trauma seumur hidup, apalagi teman saya ada penyakit mental yang kejadian ini sangat berpengaruh terhadap mentalnya sampai dia shaking,&amp;rdquo; cuitnya.</content:encoded></item></channel></rss>
