<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Stadion GBLA, Polisi Bidik Panpel Laga Persib vs Persebaya?</title><description>Dia juga tidak bisa memberikan jawaban saat disinggung apakah Stadion GBLA dapat kembali digunakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya"/><item><title>Tragedi Stadion GBLA, Polisi Bidik Panpel Laga Persib vs Persebaya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya</guid><pubDate>Sabtu 18 Juni 2022 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya-bbFJxzoKqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/18/525/2613813/tragedi-stadion-gbla-polisi-bidik-panpel-laga-persib-vs-persebaya-bbFJxzoKqt.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Polrestabes Kota Bandung menindaklanjuti peristiwa tragis kematian dua orang bobotoh jelang laga Persib vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (18/6/2022).
(Baca juga: Isak Tangis Pecah saat Pemakaman Ahmad Solihin, Bobotoh yang Tewas di Stadion GBLA)
&quot;Nanti kami diskusikan lagi, apa tindak lanjut dari peristiwa ini,&quot; ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung, saat bertakziah ke rumah duka,&amp;nbsp; Ahmad Solihin di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung, Sabtu (18/6/2022).

Namun, saat disinggung agenda pemeriksaan terhadap panitia pelaksana, termasuk pengelola Stadion GBLA, Aswin belum memberikan jawaban. Menurutnya, saat ini, pihaknya masih fokus dalam penanganan korban.

&quot;Sekarang kami masih fokus pada korban, melakukan tazkiah, memberikan santunan,&quot; ujarnya.

Dia juga tidak bisa memberikan jawaban saat disinggung apakah Stadion GBLA dapat kembali digunakan untuk tempat pertandingan lanjutan. Karena hal itu merupakan kewenangan pihak panitia pelaksana (panpel).

&quot;Untuk hal itu saya belum bisa jawab, kan masalah GBLA itu pihak panpel. Bisa ditanya ke panpel apakah GBLA bisa digunakan lagi atau tidak,&quot; terangnya.</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Polrestabes Kota Bandung menindaklanjuti peristiwa tragis kematian dua orang bobotoh jelang laga Persib vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (18/6/2022).
(Baca juga: Isak Tangis Pecah saat Pemakaman Ahmad Solihin, Bobotoh yang Tewas di Stadion GBLA)
&quot;Nanti kami diskusikan lagi, apa tindak lanjut dari peristiwa ini,&quot; ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung, saat bertakziah ke rumah duka,&amp;nbsp; Ahmad Solihin di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung, Sabtu (18/6/2022).

Namun, saat disinggung agenda pemeriksaan terhadap panitia pelaksana, termasuk pengelola Stadion GBLA, Aswin belum memberikan jawaban. Menurutnya, saat ini, pihaknya masih fokus dalam penanganan korban.

&quot;Sekarang kami masih fokus pada korban, melakukan tazkiah, memberikan santunan,&quot; ujarnya.

Dia juga tidak bisa memberikan jawaban saat disinggung apakah Stadion GBLA dapat kembali digunakan untuk tempat pertandingan lanjutan. Karena hal itu merupakan kewenangan pihak panitia pelaksana (panpel).

&quot;Untuk hal itu saya belum bisa jawab, kan masalah GBLA itu pihak panpel. Bisa ditanya ke panpel apakah GBLA bisa digunakan lagi atau tidak,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
