<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengadilan Osaka: Larangan Pernikahan LGBT Tak Melanggar Konstitusi</title><description>Putusan pengadilan Osaka itu menjadi pukulan keras bagi aktivis hak LGBT di Jepang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi"/><item><title>Pengadilan Osaka: Larangan Pernikahan LGBT Tak Melanggar Konstitusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2022 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi-wEfWav0aK0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/20/18/2614908/pengadilan-osaka-larangan-pernikahan-lgbt-tak-melanggar-konstitusi-wEfWav0aK0.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>TOKYO - Pengadilan Osaka, Jepang pada Senin (20/6/2022) memutuskan bahwa larangan pernikahan sesama jenis tidak melanggar konstitusi.
Putusan itu menjadi pukulan telak bagi aktivis pembela hak LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) di Jepang, satu-satunya negara G7 yang tidak mengizinkan orang-orang sesama jenis untuk menikah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;2 Prajurit Dipecat karena LGBT, TNI AD Hormati Putusan Pengadilan

Dilansir dari Antara, tiga pasangan sesama jenis telah melayangkan gugatan di pengadilan distrik Osaka, tetapi hanya satu yang berlanjut ke pengadilan.
Selain menolak klaim bahwa larangan itu bertentangan dengan konstitusi Jepang, pengadilan juga menolak tuntutan ganti rugi senilai 1 juta yen (sekira Rp110 juta).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Acara Komunitas Diduga LGBT di Puncak Digagalkan Polisi

Putusan tersebut membuyarkan harapan para aktivis yang menekan pemerintah Jepang untuk mengatasi persoalan itu.
Sebelumnya pada Maret 2021 pengadilan Sapporo memutuskan untuk mendukung klaim bahwa larangan pernikahan sejenis melanggar konstitusi.Konstitusi Jepang menyatakan bahwa pernikahan didasarkan pada &quot;kesepakatan bersama dari kedua jenis kelamin&quot;.
Namun, meningkatnya dukungan publik dalam jajak-jajak pendapat tentang pernikahan sesama jenis dan diperkenalkannya hak-hak kemitraan bagi pasangan sesama jenis di ibu kota Tokyo pekan lalu, telah memperbesar harapan para aktivis dan pengacara dalam kasus Osaka.
</description><content:encoded>TOKYO - Pengadilan Osaka, Jepang pada Senin (20/6/2022) memutuskan bahwa larangan pernikahan sesama jenis tidak melanggar konstitusi.
Putusan itu menjadi pukulan telak bagi aktivis pembela hak LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) di Jepang, satu-satunya negara G7 yang tidak mengizinkan orang-orang sesama jenis untuk menikah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;2 Prajurit Dipecat karena LGBT, TNI AD Hormati Putusan Pengadilan

Dilansir dari Antara, tiga pasangan sesama jenis telah melayangkan gugatan di pengadilan distrik Osaka, tetapi hanya satu yang berlanjut ke pengadilan.
Selain menolak klaim bahwa larangan itu bertentangan dengan konstitusi Jepang, pengadilan juga menolak tuntutan ganti rugi senilai 1 juta yen (sekira Rp110 juta).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Acara Komunitas Diduga LGBT di Puncak Digagalkan Polisi

Putusan tersebut membuyarkan harapan para aktivis yang menekan pemerintah Jepang untuk mengatasi persoalan itu.
Sebelumnya pada Maret 2021 pengadilan Sapporo memutuskan untuk mendukung klaim bahwa larangan pernikahan sejenis melanggar konstitusi.Konstitusi Jepang menyatakan bahwa pernikahan didasarkan pada &quot;kesepakatan bersama dari kedua jenis kelamin&quot;.
Namun, meningkatnya dukungan publik dalam jajak-jajak pendapat tentang pernikahan sesama jenis dan diperkenalkannya hak-hak kemitraan bagi pasangan sesama jenis di ibu kota Tokyo pekan lalu, telah memperbesar harapan para aktivis dan pengacara dalam kasus Osaka.
</content:encoded></item></channel></rss>
