<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nenek yang Tewas di Malang Disebut Setiap Malam Bertengkar Dengan Cucunya</title><description>Sang cucu sering kali dimarahi oleh neneknya sebelum ditemukan tewas pada Selasa pagi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya"/><item><title>Nenek yang Tewas di Malang Disebut Setiap Malam Bertengkar Dengan Cucunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2022 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya-0w1iN4iitM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nenek yang tewas dibunuh/ Foto: Avirista Midaada</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/20/519/2614902/nenek-yang-tewas-di-malang-disebut-setiap-malam-bertengkar-dengan-cucunya-0w1iN4iitM.jpg</image><title>Nenek yang tewas dibunuh/ Foto: Avirista Midaada</title></images><description>MALANG - Kepolisian terus menemukan fakta baru dari tewasnya nenek bernama Wurlin di rumahnya. Hal ini setelah kepolisian memintai keterangan sejumlah tetangga korban, dan menemukan adanya pertengkaran setiap malam antara cucu bernama Muhammad Syaifuddin dan neneknya.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat membenarkan, informasi yang beredar bahwa tetangga korban mendengar pertengkaran antara Udin, sapaan akrab cucunya dengan Wurlin. Sang cucu sering kali dimarahi oleh neneknya sebelum ditemukan tewas pada Selasa pagi (7/6/2022).

BACA JUGA:Nenek 17 Cucu Menikah dengan Pria 24 Tahun, Siap Punya Bayi

&quot;Berdasarkan keterangan saksi lainnya memang antara cucu dengan nenek ini seringkali cek - cok. Cucu sering dimarahi oleh neneknya,&quot; kata Ferli Hidayat, saat ditemui wartawan di Mapolres Malang, pada Senin (20/6/2022).

&quot;Keterangan beberapa saksi, hampir tiap malam cucu ini kena marah sama neneknya. Tapi sekali lagi kita belum menetapkan tersangka,&quot; imbuh Ferli kembali.

Tetapi Ferli menegaskan sejauh ini pihaknya belum menetapkan tersangka, termasuk kepada saksi kunci Udin yang kini menjalani perawatan di rumah sakit, akibat luka di leher dan perut.

BACA JUGA:Terindikasi Jadi Pelaku Pembunuhan Neneknya, Cucu di Malang Coba Bunuh Diri

&quot;Sekali lagi kita belum menetapkan tersangka. Kami masih butuh keterangan saksi kunci yang sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Karena memang kondisi akibat luka di leher, belum bisa, dari dokter belum mengizinkan,&quot; ungkapnya lagi.

Udin sendiri disebut berupaya melakukan bunuh diri usai dirinya menghabisi nyawa neneknya. Hal ini tampak dari identifikasi kepolisian tak adanya luka sobek di pakaian korban dan cenderung mengalami luka terbuka.

BACA JUGA:Jadi Buronan Polisi, Begal Sadis Ini Ternyata Ngumpet di Rumah Neneknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena MS mengalami luka terbuka dan tidak ada perlawanan, dan baju MS juga tidak mengalami sobek apapun. Tapi sekali lagi, kita tidak bisa membuat suatu kesimpulan tanpa didukung dengan alat bukti. Mohon bersabar sedikit lagi, menunggu keterangan saksi kunci,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang nenek di Kabupaten Malang ditemukan tewas di rumahnya. Sang nenek bernama Wurlin (70) tewas tergeletak di dalam rumahnya, namun tak diketahui penyebab pasti kematiannya.

Peristiwa meninggalnya Wurlin diketahui ketika Syaifudin (17), cucunya keluar rumah dalam kondisi bersimbah darah, Selasa (7/6/2022), sekitar pukul 07.30 WIB tadi. Kedua tinggal satu rumah di RT 4 RW 6 Dusun Mangesari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

BACA JUGA:Nenek 78 Tahun Dijambret dan Hampir Diperkosa Pemuda di Sorong&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Udin sendiri menjalani perawatan di RSSA usai dirujuk oleh RS Prasetya Husada Karangploso. Ia telah menjalani operasi di bagian leher dan perutnya pada Selasa 7 Juni 2022 dan masih berada di ruang ICU dengan kondisi sadar.</description><content:encoded>MALANG - Kepolisian terus menemukan fakta baru dari tewasnya nenek bernama Wurlin di rumahnya. Hal ini setelah kepolisian memintai keterangan sejumlah tetangga korban, dan menemukan adanya pertengkaran setiap malam antara cucu bernama Muhammad Syaifuddin dan neneknya.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat membenarkan, informasi yang beredar bahwa tetangga korban mendengar pertengkaran antara Udin, sapaan akrab cucunya dengan Wurlin. Sang cucu sering kali dimarahi oleh neneknya sebelum ditemukan tewas pada Selasa pagi (7/6/2022).

BACA JUGA:Nenek 17 Cucu Menikah dengan Pria 24 Tahun, Siap Punya Bayi

&quot;Berdasarkan keterangan saksi lainnya memang antara cucu dengan nenek ini seringkali cek - cok. Cucu sering dimarahi oleh neneknya,&quot; kata Ferli Hidayat, saat ditemui wartawan di Mapolres Malang, pada Senin (20/6/2022).

&quot;Keterangan beberapa saksi, hampir tiap malam cucu ini kena marah sama neneknya. Tapi sekali lagi kita belum menetapkan tersangka,&quot; imbuh Ferli kembali.

Tetapi Ferli menegaskan sejauh ini pihaknya belum menetapkan tersangka, termasuk kepada saksi kunci Udin yang kini menjalani perawatan di rumah sakit, akibat luka di leher dan perut.

BACA JUGA:Terindikasi Jadi Pelaku Pembunuhan Neneknya, Cucu di Malang Coba Bunuh Diri

&quot;Sekali lagi kita belum menetapkan tersangka. Kami masih butuh keterangan saksi kunci yang sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Karena memang kondisi akibat luka di leher, belum bisa, dari dokter belum mengizinkan,&quot; ungkapnya lagi.

Udin sendiri disebut berupaya melakukan bunuh diri usai dirinya menghabisi nyawa neneknya. Hal ini tampak dari identifikasi kepolisian tak adanya luka sobek di pakaian korban dan cenderung mengalami luka terbuka.

BACA JUGA:Jadi Buronan Polisi, Begal Sadis Ini Ternyata Ngumpet di Rumah Neneknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena MS mengalami luka terbuka dan tidak ada perlawanan, dan baju MS juga tidak mengalami sobek apapun. Tapi sekali lagi, kita tidak bisa membuat suatu kesimpulan tanpa didukung dengan alat bukti. Mohon bersabar sedikit lagi, menunggu keterangan saksi kunci,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang nenek di Kabupaten Malang ditemukan tewas di rumahnya. Sang nenek bernama Wurlin (70) tewas tergeletak di dalam rumahnya, namun tak diketahui penyebab pasti kematiannya.

Peristiwa meninggalnya Wurlin diketahui ketika Syaifudin (17), cucunya keluar rumah dalam kondisi bersimbah darah, Selasa (7/6/2022), sekitar pukul 07.30 WIB tadi. Kedua tinggal satu rumah di RT 4 RW 6 Dusun Mangesari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

BACA JUGA:Nenek 78 Tahun Dijambret dan Hampir Diperkosa Pemuda di Sorong&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Udin sendiri menjalani perawatan di RSSA usai dirujuk oleh RS Prasetya Husada Karangploso. Ia telah menjalani operasi di bagian leher dan perutnya pada Selasa 7 Juni 2022 dan masih berada di ruang ICU dengan kondisi sadar.</content:encoded></item></channel></rss>
