<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buaya yang Diduga Menerkam Penjala Ikan di Pelalawan Ditemukan Mati</title><description>Sebelumnya di lokasi areal PT CAS seorang warga bernama Katius Zebua tewas dimangsa hewan predator di sana</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati"/><item><title>Buaya yang Diduga Menerkam Penjala Ikan di Pelalawan Ditemukan Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati</guid><pubDate>Rabu 22 Juni 2022 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati-xFKz7VcehL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buaya yang mati usai menerkam penjala ikan/ Foto: Banda Haruddin</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/22/340/2616206/buaya-yang-diduga-menerkam-penjala-ikan-di-pelalawan-ditemukan-mati-xFKz7VcehL.jpg</image><title>Buaya yang mati usai menerkam penjala ikan/ Foto: Banda Haruddin</title></images><description>PEKANBARU - Seekor buaya jenis senyulong (Tomistoma schlegelii) ditemukan mati di aliran kanal di Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Diduga kematian itu akibat buntut dari konflik buaya dengan manusia.

BACA JUGA:Warga Riau Tewas Diterkam Buaya saat Menjala Ikan

Di mana sebelumnya di lokasi areal PT CAS (Cakra Alam Sejati) seorang warga bernama Katius Zebua tewas dimangsa hewan predator di sana. Peristiwa itu terjadi saat pemuda berusia 21 tahun ini sedang menjala ikan.

Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Fifin Arfiana Jogasara memerintahkan anggotanya ke lokasi. Kemudian setelah ditemukan, hewan predator itu dievakuasi.

&quot;Tim segera turun ke lokasi. Di mana beberapa hari sebelumnya juga telah turun tim ke lokasi yang sama terkait konflik buaya menerkam seorang pekerjaan buruh harian PT CAS,&quot; kata Fifin Arfiana Jogasara Rabu (22/06/2022).

BACA JUGA:Heboh Aksi Pria Pamerkan Alat Kelamin di Lubang Buaya Jaktim Resahkan Warga

Ke lokasi, tim mengandeng sejumlah pihak yakni BPBD Kabupaten Pelalawan, kelompok pencinta satwa dan PT. CAS. Selanjutnya dilakukan evakuasi bangkai buaya yang berada sekitar 200 meter dari lokasi konflik. Selanjutnya bangkai satwa dilindunngi itu dibawa ke sekitaran PT CAS.

&quot;Kita evakuasi dari lokasi konflik satwa buaya yang yang berada di pinggir perkebunan PT CAS. Evakuasi menggunakan boat BPBD ke lokasi bangkai buaya yang tersangkut di pinggiran sungai,&quot; tuturnya.

Setelah dievakuasi, selanjutnya dilakukan identifikasi kondisi bangkai buaya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian buaya tersebut.


BACA JUGA:HUT Ke-495 Jakarta, Anies: Kesempatan Refleksi Perjalanan Panjang untuk Menyongsong Masa Depan


&quot;Hasil identifikasi buaya dari jenis buaya senyulong dengan panjang 420 cm dan lebar 75 cm, berjenis kelamin betina terdapat luka akibat senjata tajam pada area sekitar belakang mata sebelah kiri,&quot; tukasnya.

Atas temuan itu, tim menyampaikan sosialisasi dan penyuluhan terkait satwa yang dilindungi khususnya buaya senyulong kepada pihak PT CAS serta bersama sama melakukan pemasangan spanduk peringatan di areal PT CAS khususnya yang merupakan habitat buaya.

BACA JUGA:Diterkam Buaya, Pemulung Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Tercabik-Cabik

Zebua diterkam buaya pada 17 Juli 2022. Jenazah ditemukan esok harinya, pada 18 Juli 2022 di arel PT CAS. Lokasi penyerangan memang kawasan buaya.
</description><content:encoded>PEKANBARU - Seekor buaya jenis senyulong (Tomistoma schlegelii) ditemukan mati di aliran kanal di Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Diduga kematian itu akibat buntut dari konflik buaya dengan manusia.

BACA JUGA:Warga Riau Tewas Diterkam Buaya saat Menjala Ikan

Di mana sebelumnya di lokasi areal PT CAS (Cakra Alam Sejati) seorang warga bernama Katius Zebua tewas dimangsa hewan predator di sana. Peristiwa itu terjadi saat pemuda berusia 21 tahun ini sedang menjala ikan.

Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Fifin Arfiana Jogasara memerintahkan anggotanya ke lokasi. Kemudian setelah ditemukan, hewan predator itu dievakuasi.

&quot;Tim segera turun ke lokasi. Di mana beberapa hari sebelumnya juga telah turun tim ke lokasi yang sama terkait konflik buaya menerkam seorang pekerjaan buruh harian PT CAS,&quot; kata Fifin Arfiana Jogasara Rabu (22/06/2022).

BACA JUGA:Heboh Aksi Pria Pamerkan Alat Kelamin di Lubang Buaya Jaktim Resahkan Warga

Ke lokasi, tim mengandeng sejumlah pihak yakni BPBD Kabupaten Pelalawan, kelompok pencinta satwa dan PT. CAS. Selanjutnya dilakukan evakuasi bangkai buaya yang berada sekitar 200 meter dari lokasi konflik. Selanjutnya bangkai satwa dilindunngi itu dibawa ke sekitaran PT CAS.

&quot;Kita evakuasi dari lokasi konflik satwa buaya yang yang berada di pinggir perkebunan PT CAS. Evakuasi menggunakan boat BPBD ke lokasi bangkai buaya yang tersangkut di pinggiran sungai,&quot; tuturnya.

Setelah dievakuasi, selanjutnya dilakukan identifikasi kondisi bangkai buaya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian buaya tersebut.


BACA JUGA:HUT Ke-495 Jakarta, Anies: Kesempatan Refleksi Perjalanan Panjang untuk Menyongsong Masa Depan


&quot;Hasil identifikasi buaya dari jenis buaya senyulong dengan panjang 420 cm dan lebar 75 cm, berjenis kelamin betina terdapat luka akibat senjata tajam pada area sekitar belakang mata sebelah kiri,&quot; tukasnya.

Atas temuan itu, tim menyampaikan sosialisasi dan penyuluhan terkait satwa yang dilindungi khususnya buaya senyulong kepada pihak PT CAS serta bersama sama melakukan pemasangan spanduk peringatan di areal PT CAS khususnya yang merupakan habitat buaya.

BACA JUGA:Diterkam Buaya, Pemulung Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Tercabik-Cabik

Zebua diterkam buaya pada 17 Juli 2022. Jenazah ditemukan esok harinya, pada 18 Juli 2022 di arel PT CAS. Lokasi penyerangan memang kawasan buaya.
</content:encoded></item></channel></rss>
