<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies: Kepentingan Ekonomi Harus Selaras dengan Ekologi</title><description>&amp;nbsp;
Hal ini juga dinilai untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi"/><item><title>Anies: Kepentingan Ekonomi Harus Selaras dengan Ekologi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi</guid><pubDate>Kamis 23 Juni 2022 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi-nYFTwQVmPq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Foto: Refi Sandi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/23/338/2616757/anies-kepentingan-ekonomi-harus-selaras-dengan-ekologi-nYFTwQVmPq.jpg</image><title>Ilustrasi/ Foto: Refi Sandi</title></images><description>

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, agar cara baru dalam mengelola sampah yang ada di kawasan masing-masing bisa dikerjakan secara mandiri.

BACA JUGA:Keren! Warga di Kamal Muara Dapat Fasilitas Pijat Gratis Hanya Dengan Menukar Sampah

Hal ini juga dinilai untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Sehingga peran aktif dari para pemangku kepentingan, masyarakat, pemerintah, dan swasta bisa menciptakan ekosistem perekonomian yang memperhatikan keberlangsungan lingkungannya.

&quot;Kita harapkan dengan berbagai kolaborasi dari setiap pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah, dapat menyukseskan implementasi pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan sesuai amanat Perda 4/2019 dan Pergub 102/2021,&quot; kata Anies saat peluncuran program implementasi pengelolaan sampah secara mandiri untuk Industri atau Perusahaan, di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/6/2022).

BACA JUGA:Heboh Sampah Mikroplastik Bahaya bagi Manusia, Ini Penjelasan Pakar ITB


&quot;Sehingga residu yang dihasilkan dari setiap kawasan bisa dimanfaatkan, diuraikan untuk keperluan bahan baku dan lain-lain. Inilah yang disebut dengan idealnya pengelolaan sampah di kawasan pereskonomian yang sejalan dengan ekologi,&quot; tambahnya.


Sebagai informasi, kegiatan peluncuran pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan tahun 2022 diselenggarakan sebagai rangkaian acara Jakarta Hajatan ke-495. Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan cara pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan.

BACA JUGA:LSJ: Prabowo Jadi Tokoh Capres Terpopuler, Disusul Sandi Uno dan Anies Baswedan

Hal ini mengingat sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang saat ini mencapai 7.500 &amp;ndash; 7.800 ton per harinya. Sementara itu, pengelolaan sampah tersebut membutuhkan sumber daya yang besar, sehingga perlu diminimalisir dengan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang.

Selain itu, kegiatan peluncuran program tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Novrizal Tahar; Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto; Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma beserta jajaran; serta perwakilan ITC Group; dan perwakilan PT Mitra Karunia Indah.</description><content:encoded>

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, agar cara baru dalam mengelola sampah yang ada di kawasan masing-masing bisa dikerjakan secara mandiri.

BACA JUGA:Keren! Warga di Kamal Muara Dapat Fasilitas Pijat Gratis Hanya Dengan Menukar Sampah

Hal ini juga dinilai untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Sehingga peran aktif dari para pemangku kepentingan, masyarakat, pemerintah, dan swasta bisa menciptakan ekosistem perekonomian yang memperhatikan keberlangsungan lingkungannya.

&quot;Kita harapkan dengan berbagai kolaborasi dari setiap pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah, dapat menyukseskan implementasi pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan sesuai amanat Perda 4/2019 dan Pergub 102/2021,&quot; kata Anies saat peluncuran program implementasi pengelolaan sampah secara mandiri untuk Industri atau Perusahaan, di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/6/2022).

BACA JUGA:Heboh Sampah Mikroplastik Bahaya bagi Manusia, Ini Penjelasan Pakar ITB


&quot;Sehingga residu yang dihasilkan dari setiap kawasan bisa dimanfaatkan, diuraikan untuk keperluan bahan baku dan lain-lain. Inilah yang disebut dengan idealnya pengelolaan sampah di kawasan pereskonomian yang sejalan dengan ekologi,&quot; tambahnya.


Sebagai informasi, kegiatan peluncuran pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan tahun 2022 diselenggarakan sebagai rangkaian acara Jakarta Hajatan ke-495. Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan cara pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan.

BACA JUGA:LSJ: Prabowo Jadi Tokoh Capres Terpopuler, Disusul Sandi Uno dan Anies Baswedan

Hal ini mengingat sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang saat ini mencapai 7.500 &amp;ndash; 7.800 ton per harinya. Sementara itu, pengelolaan sampah tersebut membutuhkan sumber daya yang besar, sehingga perlu diminimalisir dengan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang.

Selain itu, kegiatan peluncuran program tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Novrizal Tahar; Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto; Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma beserta jajaran; serta perwakilan ITC Group; dan perwakilan PT Mitra Karunia Indah.</content:encoded></item></channel></rss>
