<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sebut Video Viral Anak yang Dicium Pria Tak Dikenal Bukan Pelecehan</title><description>Dalam video yang beredar ttersebut terlihat seorang pria berbaju putih menyeret seorang gadis kecil berjilbab dan menciuminya</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan"/><item><title>Polisi Sebut Video Viral Anak yang Dicium Pria Tak Dikenal Bukan Pelecehan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan</guid><pubDate>Jum'at 24 Juni 2022 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan-BZk4Bfgo5N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Foto: tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/24/519/2617433/polisi-sebut-video-viral-anak-yang-dicium-pria-tak-dikenal-bukan-pelecehan-BZk4Bfgo5N.jpg</image><title>Ilustrasi/ Foto: tangkapan layar</title></images><description>

Gresik - Sosial media di Kabupaten Gresik dihebohkan video pelecehan seksual di salah satu toko kelontong di Sidayu. Dalam video yang beredar ttersebut terlihat seorang pria berbaju putih menyeret seorang gadis kecil berjilbab dan menciuminya.

BACA JUGA:Link Terbaru Primary Care atau PCare Eclaim BPJS Kesehatan Tahun 2022

Sebuah video CCTV dugaan pelecehan terhadap anak tersebut viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah hukumnya. Polisi telah meninjau lokasi kejadian. Dia pun mengatakan bahwa orang tua korban enggan membuat laporan karena tidak mempermasalahkan.

&quot;Sudah ketemu orang tuanya, nggak mempermasalahkan. Orang tuanya enggak mau laporan,&quot; kata Khairul dikutip, Jumat (24/6/2022).

Dia pun menyebut bahwa tindakan pria berbaju putih tersebut bukan pelecehan seksual, meskipun di dalam video terlihat pria itu mengendap-endap mencium korban.

&quot;Menurut saya, namanya pelecehan seksual itu dia buka baju. Nah, kriteria itu,&quot; kata Khairul.

BACA JUGA:Puluhan SD Negeri Kekurangan Siswa karena Tergerus Sekolah Swasta

Di samping itu, Khairul juga menyorot sikap si anak yang lebih terlihat diam. Tidak ada perlawanan sama sekali kepada pelaku.

&quot;Dia (si anak) juga enggak menangis. Kalau menangis kan waktu itu seketika juga orang tuanya tahu. Menurut saya, (pelaku) tidak melakukan pelecehan,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, dalam video berdurasi 1.58 menit itu, terlihat seorang pria memakai baju putih, tengah membeli minuman di toko klontong. Tampak dari belakang, perempuan dewasa dengan anak kecil datang ke toko tersebut. Dari video CCTV itu mereka tak saling sapa.

BACA JUGA:Tips Liburan ke Jogja Bagi Pemula agar Liburan Makin Berkesan

Ironisnya, saat perempuan masuk ke dalam toko, sang pria itu berusaha mengajak ngobrol gadis kecil berkerudung cokelat. Pria itu, bahkan meminta gadis itu duduk di dekatnya, di balik lemari toko agar tak terlihat orang lain.


Saat situasi aman, pria itu nekat menciumi pipi gadis kecil berkerudung cokelat itu.
</description><content:encoded>

Gresik - Sosial media di Kabupaten Gresik dihebohkan video pelecehan seksual di salah satu toko kelontong di Sidayu. Dalam video yang beredar ttersebut terlihat seorang pria berbaju putih menyeret seorang gadis kecil berjilbab dan menciuminya.

BACA JUGA:Link Terbaru Primary Care atau PCare Eclaim BPJS Kesehatan Tahun 2022

Sebuah video CCTV dugaan pelecehan terhadap anak tersebut viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah hukumnya. Polisi telah meninjau lokasi kejadian. Dia pun mengatakan bahwa orang tua korban enggan membuat laporan karena tidak mempermasalahkan.

&quot;Sudah ketemu orang tuanya, nggak mempermasalahkan. Orang tuanya enggak mau laporan,&quot; kata Khairul dikutip, Jumat (24/6/2022).

Dia pun menyebut bahwa tindakan pria berbaju putih tersebut bukan pelecehan seksual, meskipun di dalam video terlihat pria itu mengendap-endap mencium korban.

&quot;Menurut saya, namanya pelecehan seksual itu dia buka baju. Nah, kriteria itu,&quot; kata Khairul.

BACA JUGA:Puluhan SD Negeri Kekurangan Siswa karena Tergerus Sekolah Swasta

Di samping itu, Khairul juga menyorot sikap si anak yang lebih terlihat diam. Tidak ada perlawanan sama sekali kepada pelaku.

&quot;Dia (si anak) juga enggak menangis. Kalau menangis kan waktu itu seketika juga orang tuanya tahu. Menurut saya, (pelaku) tidak melakukan pelecehan,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, dalam video berdurasi 1.58 menit itu, terlihat seorang pria memakai baju putih, tengah membeli minuman di toko klontong. Tampak dari belakang, perempuan dewasa dengan anak kecil datang ke toko tersebut. Dari video CCTV itu mereka tak saling sapa.

BACA JUGA:Tips Liburan ke Jogja Bagi Pemula agar Liburan Makin Berkesan

Ironisnya, saat perempuan masuk ke dalam toko, sang pria itu berusaha mengajak ngobrol gadis kecil berkerudung cokelat. Pria itu, bahkan meminta gadis itu duduk di dekatnya, di balik lemari toko agar tak terlihat orang lain.


Saat situasi aman, pria itu nekat menciumi pipi gadis kecil berkerudung cokelat itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
