<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Menginjak-injak Kuburan Si Kaya, Apa Alasannya?</title><description>Seorang kiai menegur para pemuda kanrena ada perbedaan mencolok dalam penguburan jenazah si miskin dan si kaya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya"/><item><title>Humor Gus Dur: Menginjak-injak Kuburan Si Kaya, Apa Alasannya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 05:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya-LtJnSdbiEy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto : nu.or.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/337/2619353/humor-gus-dur-menginjak-injak-kuburan-si-kaya-apa-alasannya-LtJnSdbiEy.jpg</image><title>Gus Dur (Foto : nu.or.id)</title></images><description>HUMOR tentang teguran ada para pemuda yang menguburkan jenazah, tertulis dalam buku Fatwa dan Canda Gus Dur.

Para pemuda itu ditegur oleh seorang kiai karena memperlakukan jenazah secara diskriminatif. Di mana nampak perbedaan mencolok dalam penguburan jenazah si miskin dan si kaya.

Sang kiai melihat kalau si miskin yang meninggal, mereka kuburkan asal-asalan. Tetapi kalau si kaya yang meninggal mereka sangat bersemangat. Bahkan tanah di atas kuburan si kaya diinjak-injak penuh semangat hingga padat.

&quot;Apa karena upahnya lebih besar?&quot; tanya kiai kepada para pemuda tersebut.

&quot;Tidak Kiai, kami menginjak-injaknya bukan karena upah, tetapi karena balas dendam! Ketika hidup, ia menginjak hidup dan harga diri kami!&quot; jawab para pemuda itu.

Dan kiai itu hanya melongo mendengar jawaban para pemuda tersebut.

BACA JUGA:Humor Gus Dur: Penyebab Sakit Gigi dan Perempuan Hamil</description><content:encoded>HUMOR tentang teguran ada para pemuda yang menguburkan jenazah, tertulis dalam buku Fatwa dan Canda Gus Dur.

Para pemuda itu ditegur oleh seorang kiai karena memperlakukan jenazah secara diskriminatif. Di mana nampak perbedaan mencolok dalam penguburan jenazah si miskin dan si kaya.

Sang kiai melihat kalau si miskin yang meninggal, mereka kuburkan asal-asalan. Tetapi kalau si kaya yang meninggal mereka sangat bersemangat. Bahkan tanah di atas kuburan si kaya diinjak-injak penuh semangat hingga padat.

&quot;Apa karena upahnya lebih besar?&quot; tanya kiai kepada para pemuda tersebut.

&quot;Tidak Kiai, kami menginjak-injaknya bukan karena upah, tetapi karena balas dendam! Ketika hidup, ia menginjak hidup dan harga diri kami!&quot; jawab para pemuda itu.

Dan kiai itu hanya melongo mendengar jawaban para pemuda tersebut.

BACA JUGA:Humor Gus Dur: Penyebab Sakit Gigi dan Perempuan Hamil</content:encoded></item></channel></rss>
