<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf Amin: Baru 11% Kabupaten Kota Miliki Mal Pelayanan Publik</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan saat ini baru 11% dari 508 Kabupaten Kota di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/29/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/29/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik"/><item><title>Wapres Ma'ruf Amin: Baru 11% Kabupaten Kota Miliki Mal Pelayanan Publik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/29/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/29/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik</guid><pubDate>Rabu 29 Juni 2022 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik-9fRj9pN606.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/337/2619990/wapres-ma-ruf-amin-baru-11-kabupaten-kota-miliki-mal-pelayanan-publik-9fRj9pN606.jpeg</image><title>Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan saat ini baru 11% dari 508 Kabupaten Kota di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). Padahal, pemerintah bertanggung jawab penuh dalam menyediakan pelayanan publik yang berkualitas kepada warga negara, sejak kelahirannya sampai kematiannya.

&amp;ldquo;Laporan yang saya terima, sampai pertengahan Juni 2022, jumlah MPP yang telah diresmikan baru mencapai 57 MPP, ditambah 2 MPP yang siap diresmikan pada 2022. Artinya, baru terdapat 59 MPP, atau sekitar 11% dari 508 Kabupaten/Kota di Indonesia,&amp;rdquo; kata Wapres di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Selain itu, kata Wapres, penyelenggaraan MPP yang ada saat ini masih terpusat di Pulau Jawa, yaitu 34 atau 60% dari 57 MPP. &amp;ldquo;Sehingga daerah-daerah yang berada di luar Jawa perlu mempercepat pembangunan MPP,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:Wapres Maruf Amin: Banyak Hewan yang Terjangkit PMK Sudah Berhasil Sembuh

&amp;ldquo;Dengan demikian, kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyediakan MPP pada tiap daerah,&amp;rdquo; tegas Wapres.
Mal Pelayanan Publik, kata Wapres diselenggarakan dalam rangka untuk membantu memperbaiki kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dan meningkatkan investasi di daerah. &amp;ldquo;Oleh karena itu, MPP seyogianya segera terbangun di seluruh daerah di Indonesia.&amp;rdquo;

Wapres mengatakan pada tahun 2024, pemerintah telah mencanangkan target 100% MPP sudah terbangun di seluruh Indonesia. Selain target kuantitatif, kualitas MPP juga tidak boleh luput dari perhatian. &amp;ldquo;MPP yang telah berjalan harus terus dievaluasi efektivitasnya maupun kesiapannya untuk menjadi MPP Digital,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Saya optimis kita dapat mencapai kedua target kuantitas dan kualitas tersebut apabila Kepala Daerah sungguh-sungguh melaksanakan komitmennya, dan Pimpinan Kementerian Lembaga Pusat memberikan dukungannya,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan saat ini baru 11% dari 508 Kabupaten Kota di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). Padahal, pemerintah bertanggung jawab penuh dalam menyediakan pelayanan publik yang berkualitas kepada warga negara, sejak kelahirannya sampai kematiannya.

&amp;ldquo;Laporan yang saya terima, sampai pertengahan Juni 2022, jumlah MPP yang telah diresmikan baru mencapai 57 MPP, ditambah 2 MPP yang siap diresmikan pada 2022. Artinya, baru terdapat 59 MPP, atau sekitar 11% dari 508 Kabupaten/Kota di Indonesia,&amp;rdquo; kata Wapres di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Selain itu, kata Wapres, penyelenggaraan MPP yang ada saat ini masih terpusat di Pulau Jawa, yaitu 34 atau 60% dari 57 MPP. &amp;ldquo;Sehingga daerah-daerah yang berada di luar Jawa perlu mempercepat pembangunan MPP,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:Wapres Maruf Amin: Banyak Hewan yang Terjangkit PMK Sudah Berhasil Sembuh

&amp;ldquo;Dengan demikian, kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyediakan MPP pada tiap daerah,&amp;rdquo; tegas Wapres.
Mal Pelayanan Publik, kata Wapres diselenggarakan dalam rangka untuk membantu memperbaiki kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dan meningkatkan investasi di daerah. &amp;ldquo;Oleh karena itu, MPP seyogianya segera terbangun di seluruh daerah di Indonesia.&amp;rdquo;

Wapres mengatakan pada tahun 2024, pemerintah telah mencanangkan target 100% MPP sudah terbangun di seluruh Indonesia. Selain target kuantitatif, kualitas MPP juga tidak boleh luput dari perhatian. &amp;ldquo;MPP yang telah berjalan harus terus dievaluasi efektivitasnya maupun kesiapannya untuk menjadi MPP Digital,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Saya optimis kita dapat mencapai kedua target kuantitas dan kualitas tersebut apabila Kepala Daerah sungguh-sungguh melaksanakan komitmennya, dan Pimpinan Kementerian Lembaga Pusat memberikan dukungannya,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
