<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bejat! 4 Oknum Ustadz Lecehkan 3 Santriwati</title><description>Sebanyak tiga orang santriwati di bawah umur menjadi korban pelecehan oleh 4 orang oknum ustadz di Pondok Pesantren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati"/><item><title>Bejat! 4 Oknum Ustadz Lecehkan 3 Santriwati</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati</guid><pubDate>Rabu 29 Juni 2022 22:09 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati-IgYO2aJDF0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/29/338/2620694/bejat-4-oknum-ustadz-lecehkan-3-santriwati-IgYO2aJDF0.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak tiga orang santriwati di bawah umur menjadi korban pelecehan oleh 4 orang oknum ustadz di salah satu pondok pesantren di Depok.

Kuasa hukum korban pelecehan, Megawati mengatakan, dari tiga laporan tersebut sebanyak lima orang terlapor. Lima orang terlapor tersebut di antaranya RM, RN, IM, P alias Acong, dan RDN. Sejumlah pengajar ada yang telah keluar ada yang masih aktif mengajar.

&quot;(Pelaku) ada yang masih aktif dan ada yang sudah keluar. Empat pengajar satu siswa. Dua orang pengajar sudah tidak aktif. (Dua pengajar masih aktif) kebetulan yang siswa masih aktif,&quot; kata Megawati saat dihubungi, Rabu (29/6/2022).

Tiga korban melaporkan ke Polda dengan tiga LP yang berbeda. Tiga LP tersebut di antaranya memiliki Nomor STTL/B/3082/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA. Nomor STTL/B/3083/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA. Nomor STTL/B/3082/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA.

BACA JUGA:Kronologi Pria Lecehkan Anak di Mal Bintaro Xchange, Ini Gelagat Aneh Pelaku&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kemudian Polda para korban telah diperiksa dan dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Setiap korban mendapat 10 pertanyaan di ruang penyidik berbeda dengan pertanyaan seputar kronologis kejadiannya.

&quot;Sekarang baru BAP korban, nanti akan naik ke penyidikan. Ini mau minta keterangan ke Ponpes sendiri. Mungkin polisi punya cara sendiri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak tiga orang santriwati di bawah umur menjadi korban pelecehan oleh 4 orang oknum ustadz di salah satu pondok pesantren di Depok.

Kuasa hukum korban pelecehan, Megawati mengatakan, dari tiga laporan tersebut sebanyak lima orang terlapor. Lima orang terlapor tersebut di antaranya RM, RN, IM, P alias Acong, dan RDN. Sejumlah pengajar ada yang telah keluar ada yang masih aktif mengajar.

&quot;(Pelaku) ada yang masih aktif dan ada yang sudah keluar. Empat pengajar satu siswa. Dua orang pengajar sudah tidak aktif. (Dua pengajar masih aktif) kebetulan yang siswa masih aktif,&quot; kata Megawati saat dihubungi, Rabu (29/6/2022).

Tiga korban melaporkan ke Polda dengan tiga LP yang berbeda. Tiga LP tersebut di antaranya memiliki Nomor STTL/B/3082/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA. Nomor STTL/B/3083/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA. Nomor STTL/B/3082/VI/2022/PTSP/POLDA  METRO JAYA.

BACA JUGA:Kronologi Pria Lecehkan Anak di Mal Bintaro Xchange, Ini Gelagat Aneh Pelaku&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kemudian Polda para korban telah diperiksa dan dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Setiap korban mendapat 10 pertanyaan di ruang penyidik berbeda dengan pertanyaan seputar kronologis kejadiannya.

&quot;Sekarang baru BAP korban, nanti akan naik ke penyidikan. Ini mau minta keterangan ke Ponpes sendiri. Mungkin polisi punya cara sendiri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
