<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penghuni Rutan Bareskrim Sebut Irjen Napoleon Unyeng-Unyeng Wajah M Kece   </title><description>Penghuni rutan Bareskrim Polri, Herly Gusjati Riyanto diperiksa sebagai saksi di kasus dugaan penganiayaan terhadap M Kece&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece"/><item><title>Penghuni Rutan Bareskrim Sebut Irjen Napoleon Unyeng-Unyeng Wajah M Kece   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2022 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece-bSDvvP13NP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irjen Napoleon Bonaparte (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/30/337/2621055/penghuni-rutan-bareskrim-sebut-irjen-napoleon-unyeng-unyeng-wajah-m-kece-bSDvvP13NP.jpg</image><title>Irjen Napoleon Bonaparte (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAKARTA - Penghuni rutan Bareskrim Polri, Herly Gusjati Riyanto diperiksa sebagai saksi di kasus dugaan penganiayaan terhadap M Kece oleh terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte di PN Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2022). Dia mengaku melihat wajah M Kece diunyeng-unyeng oleh Napoleon.

&quot;Iya bapak (Napoleon) bilang tutup matamu tutup mulut kamu, dia (Kece) masih melek akhirnya merem, bapak berdiri pegang pala terung diunyeng-unyeng mukanya (Kece),&quot; ujar Herly di persidangan, Kamis (30/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ketika M Kece dan Irjen Napoleon Berpelukan di Ruang Sidang
Pernyataan itu dilontarkan Herly di persidangan saat ditanya oleh Jaksa apakah dia melihat Napoleon melumuri Kece dengan kotoran ataukah tidak. Saat kejadian, Napoleon memegangi kepala bagian atas Kece dengan ekspresi geregetan dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memegang kotoran.

&quot;Bapak jenderal melumuri itu kaos kotor, saya geser ke tiang belakang, saya Sudah tak kuat bau tahi, saya dibalik tiang di kamar 11,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bela Rasulullah dan Alquran, Napoleon: Saya Lakukan Tindakan Terukur jika Ada Penista Agama!
Herly menerangkan, awalnya dia tak kenal dan tak tahu dengan sosok M Kece saat Kece baru datang ke rutan Bareskrim Polri, dia baru tahu pasca kejadian dugaan pengeroyokan itu berlangsung. Sebelum kejadian, awalnya terjadi komunikasi diantara Napoleon dan Coky dengan Kece, Kece dipanggil oleh Coky, yang mana disaksikan olehnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC8xLzE0OTYzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disitu, kata dia, terdapat pembicaraan tentang seputaran Kece, seperti nama asli Kece, asalnya, apakah sudah berkeluarga, dan agamanya, yang mana dijawab semua oleh Kece. Tak lama, datang penghuni rutan lainnya, Jafar sambil membawa plastik, yang mana saat Napoleon mengambil kotoran itu dengan tangannya, dia akhirnya sadar plastik itu berisi kotoran.

&quot;Setelah itu saya liat tangan bapak, waduh tai, terus saya turun dari dak, tapi masih dalam kamar. Lalu bapak berdiri pegang pala (Kece) terung diunyeng-unyeng mukanya,&quot; jelasnya.

Dia menerangkan, Napoleon lantas melumuri wajah Kece dengan kotoran, dia lalu menjauh lantaran tak kuat dengan bau kotoran tersebut. Dia tak melihat saat Napoleon menampar Kece lantaran saat itu dia tengah tertidur, dia terbangun dari tidurnya lantaran ada keramaian saja pasca Napoleon menampar Kece sebagaimana dalam video CCTV yang diputar di persidangan oleh JPU.

Dia hanya mengetahui sedikit tentang pembicaraan diantara Kece dengan Napoleon, yang mana seputar hadits. Kece menyebutkan adanya hadits yang menjelaskan tentang Nabi Muhammad SAW.

&quot;Bahwasanya mengatakan Kace, Nabi Muhammad SAW mata besar, membungkuk, dan lainnya, dia sempet ngomong gitu, sebelum Maman masuk, dia bercerita masalah itu. Tak lama Maman masuk,. saya tak tahu siapa yang manggil, mungkin untuk menjelaskan hadist itu, tahunya kata Ustaz Maman tak ada,&quot; katanya.

Usai itu, tambah dia, dia melihat Maman penepuk dagu Kece sambil berkata pada Kece, yang benar kamu. Usai itu, dia pun pergi dan mendengar adanya ramai-ramai di rutan Bareskrim Polri itu, dia pun tak ikut-ikutan dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap M Kece.</description><content:encoded>

JAKARTA - Penghuni rutan Bareskrim Polri, Herly Gusjati Riyanto diperiksa sebagai saksi di kasus dugaan penganiayaan terhadap M Kece oleh terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte di PN Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2022). Dia mengaku melihat wajah M Kece diunyeng-unyeng oleh Napoleon.

&quot;Iya bapak (Napoleon) bilang tutup matamu tutup mulut kamu, dia (Kece) masih melek akhirnya merem, bapak berdiri pegang pala terung diunyeng-unyeng mukanya (Kece),&quot; ujar Herly di persidangan, Kamis (30/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ketika M Kece dan Irjen Napoleon Berpelukan di Ruang Sidang
Pernyataan itu dilontarkan Herly di persidangan saat ditanya oleh Jaksa apakah dia melihat Napoleon melumuri Kece dengan kotoran ataukah tidak. Saat kejadian, Napoleon memegangi kepala bagian atas Kece dengan ekspresi geregetan dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya memegang kotoran.

&quot;Bapak jenderal melumuri itu kaos kotor, saya geser ke tiang belakang, saya Sudah tak kuat bau tahi, saya dibalik tiang di kamar 11,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bela Rasulullah dan Alquran, Napoleon: Saya Lakukan Tindakan Terukur jika Ada Penista Agama!
Herly menerangkan, awalnya dia tak kenal dan tak tahu dengan sosok M Kece saat Kece baru datang ke rutan Bareskrim Polri, dia baru tahu pasca kejadian dugaan pengeroyokan itu berlangsung. Sebelum kejadian, awalnya terjadi komunikasi diantara Napoleon dan Coky dengan Kece, Kece dipanggil oleh Coky, yang mana disaksikan olehnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC8xLzE0OTYzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disitu, kata dia, terdapat pembicaraan tentang seputaran Kece, seperti nama asli Kece, asalnya, apakah sudah berkeluarga, dan agamanya, yang mana dijawab semua oleh Kece. Tak lama, datang penghuni rutan lainnya, Jafar sambil membawa plastik, yang mana saat Napoleon mengambil kotoran itu dengan tangannya, dia akhirnya sadar plastik itu berisi kotoran.

&quot;Setelah itu saya liat tangan bapak, waduh tai, terus saya turun dari dak, tapi masih dalam kamar. Lalu bapak berdiri pegang pala (Kece) terung diunyeng-unyeng mukanya,&quot; jelasnya.

Dia menerangkan, Napoleon lantas melumuri wajah Kece dengan kotoran, dia lalu menjauh lantaran tak kuat dengan bau kotoran tersebut. Dia tak melihat saat Napoleon menampar Kece lantaran saat itu dia tengah tertidur, dia terbangun dari tidurnya lantaran ada keramaian saja pasca Napoleon menampar Kece sebagaimana dalam video CCTV yang diputar di persidangan oleh JPU.

Dia hanya mengetahui sedikit tentang pembicaraan diantara Kece dengan Napoleon, yang mana seputar hadits. Kece menyebutkan adanya hadits yang menjelaskan tentang Nabi Muhammad SAW.

&quot;Bahwasanya mengatakan Kace, Nabi Muhammad SAW mata besar, membungkuk, dan lainnya, dia sempet ngomong gitu, sebelum Maman masuk, dia bercerita masalah itu. Tak lama Maman masuk,. saya tak tahu siapa yang manggil, mungkin untuk menjelaskan hadist itu, tahunya kata Ustaz Maman tak ada,&quot; katanya.

Usai itu, tambah dia, dia melihat Maman penepuk dagu Kece sambil berkata pada Kece, yang benar kamu. Usai itu, dia pun pergi dan mendengar adanya ramai-ramai di rutan Bareskrim Polri itu, dia pun tak ikut-ikutan dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap M Kece.</content:encoded></item></channel></rss>
