<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Membeli Teknologi Saja Tidak Cukup, Masyarakat Harus Punya Digital Mindset</title><description>Wapres mengatakan bahwa membeli teknologi saja tidak cukup</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset"/><item><title>Wapres: Membeli Teknologi Saja Tidak Cukup, Masyarakat Harus Punya Digital Mindset</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2022 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset-KQc6pexJGa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Maruf Amin/ Foto: Setwapres</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/30/337/2621154/wapres-membeli-teknologi-saja-tidak-cukup-masyarakat-harus-punya-digital-mindset-KQc6pexJGa.jpg</image><title>Wakil Presiden Maruf Amin/ Foto: Setwapres</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menegaskan masyarakat Indonesia saat ini harus mempunyai digital mindset untuk mendukung transformasi digital demi kemajuan Indonesia. Apalagi, kini pemerintah tengah berupaya untuk mengakselerasi transformasi digital dalam rangka menunjang inovasi.
BACA JUGA:Santi Warastuti, Sosok Ibu yang Perjuangkan Ganja Dilegalkan untuk Medis Anaknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masyarakat Indonesia harus memiliki digital mindset untuk mempelajari keahlian baru di bidang teknologi, dan memanfaatkannya demi menciptakan kemajuan,&amp;rdquo; kata Wapres secara virtual, Kamis (30/6/2022).

Selain itu, Wapres mengatakan bahwa membeli teknologi saja tidak cukup. Pasalnya, teknologi terus berkembang sehingga harus terus mutakhir agar tidak cepat usang.

&amp;ldquo;Membeli teknologi saja tidak cukup, apalagi perkembangan teknologi saat ini sekalipun yang mutakhir, akan cepat menjadi usang dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kita membutuhkan strategi untuk menumbuhkan digital mindset dan budaya belajar yang tak kenal lelah,&amp;rdquo; tegas Wapres.
BACA JUGA:Lagi Asyik Isi BBM Subsidi ke Jeriken, 5 Pelaku Ditangkap Polisi
Wapres mengatakan dengan memiliki digital mindset, masyarakat dapat memahami perkembangan teknologi informasi dan membuka jalan keberhasilan serta kemajuan bagi organisasi maupun bisnis. &amp;ldquo;Penelitian juga menunjukkan bahwa digital mindset akan berdampak positif bagi karir individual,&amp;rdquo; katanya.

Mengingat, kata Wapres dalam proses transformasi selalu terjadi masa transisi dalam rangka penyesuaian. Namun dalam transformasi teknologi digital tidak seperti biasanya karena transformasi tersebut berubah dengan sangat cepat dan konstan.


Sementara di tengah gempuran teknologi yang kerap berubah, inovasi harus terus dilakukan setiap lima hingga tujuh tahun. Sehingga, dengan mindset digital yang ditanamkan ini akan membuahkan hasil untuk transformasi Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pacaran 4 Tahun, Joo Min Ha dan Yoo II akan Menikah Bulan Depan
Wapres pun mengatakan bahwa yang tidak kalah penting, adalah bagaimana membangun budaya belajar tiada henti.</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menegaskan masyarakat Indonesia saat ini harus mempunyai digital mindset untuk mendukung transformasi digital demi kemajuan Indonesia. Apalagi, kini pemerintah tengah berupaya untuk mengakselerasi transformasi digital dalam rangka menunjang inovasi.
BACA JUGA:Santi Warastuti, Sosok Ibu yang Perjuangkan Ganja Dilegalkan untuk Medis Anaknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masyarakat Indonesia harus memiliki digital mindset untuk mempelajari keahlian baru di bidang teknologi, dan memanfaatkannya demi menciptakan kemajuan,&amp;rdquo; kata Wapres secara virtual, Kamis (30/6/2022).

Selain itu, Wapres mengatakan bahwa membeli teknologi saja tidak cukup. Pasalnya, teknologi terus berkembang sehingga harus terus mutakhir agar tidak cepat usang.

&amp;ldquo;Membeli teknologi saja tidak cukup, apalagi perkembangan teknologi saat ini sekalipun yang mutakhir, akan cepat menjadi usang dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kita membutuhkan strategi untuk menumbuhkan digital mindset dan budaya belajar yang tak kenal lelah,&amp;rdquo; tegas Wapres.
BACA JUGA:Lagi Asyik Isi BBM Subsidi ke Jeriken, 5 Pelaku Ditangkap Polisi
Wapres mengatakan dengan memiliki digital mindset, masyarakat dapat memahami perkembangan teknologi informasi dan membuka jalan keberhasilan serta kemajuan bagi organisasi maupun bisnis. &amp;ldquo;Penelitian juga menunjukkan bahwa digital mindset akan berdampak positif bagi karir individual,&amp;rdquo; katanya.

Mengingat, kata Wapres dalam proses transformasi selalu terjadi masa transisi dalam rangka penyesuaian. Namun dalam transformasi teknologi digital tidak seperti biasanya karena transformasi tersebut berubah dengan sangat cepat dan konstan.


Sementara di tengah gempuran teknologi yang kerap berubah, inovasi harus terus dilakukan setiap lima hingga tujuh tahun. Sehingga, dengan mindset digital yang ditanamkan ini akan membuahkan hasil untuk transformasi Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pacaran 4 Tahun, Joo Min Ha dan Yoo II akan Menikah Bulan Depan
Wapres pun mengatakan bahwa yang tidak kalah penting, adalah bagaimana membangun budaya belajar tiada henti.</content:encoded></item></channel></rss>
