<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Penyebaran PMK di Bangka Selatan, Sapi Disuntik Vaksin</title><description>Untuk mencegah penyebaran PMK di Bangka Selatan, petugas menyuntikkan sapi vaksin.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin"/><item><title>Cegah Penyebaran PMK di Bangka Selatan, Sapi Disuntik Vaksin</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2022 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Wiwin Suseno</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin-t4ruTN4zbO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sapi di Bangka Selatan divaksin untuk mencegah PMK. (iNews/Wiwin Suseno)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/02/340/2622484/cegah-penyebaran-pmk-di-bangka-selatan-sapi-disuntik-vaksin-t4ruTN4zbO.jpg</image><title>Sapi di Bangka Selatan divaksin untuk mencegah PMK. (iNews/Wiwin Suseno)</title></images><description>BANGKA SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan memberikan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa kandang peternak sapi. Hal ini guna mencegah penyebaran PMK di wilayah Bangka Selatan.

Kepala Dnas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Suhadi mengatakan, pihaknya mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 100 dosis yang berasal dari Kementrian Pertanian.

Penyuntikan vaksin PMK itu dimulai di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, dengan mengerahkan 5 dokter hewan dan 3 tenaga para medis.

&quot;Selain menyuntikkan vaksin PMK kepada hewan sapi, kami juga akan melakukan pengobatan, penyuntikan vitamin dan memberikan edukasi kepada peternak tentang sanitasi kandang dan lingkungan kandang agar selalu bersih,&quot; katanya, Sabtu (02/07/2022)

Suhadi mengungkapkan, upaya tersebut merupakan langkah konkret Pemkab Bangka Selatan dalam memutus mata rantai penyebaran PMK khusus pada hewan terutama Sapi.

&quot;hingga saat ini belum ada hewan ternak di Bangka Selatan termasuk sapi yang mati akibat terpapar PMK. namun upaya pencegahan terus kami lakukan,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Meza salah satu ibu rumah tangga di Bangka Selatan mengaku awalnya sempat takut untuk mengkonsumsi daging sapi setelah adanya PMK.

BACA JUGA:Darurat PMK, 233.370 Hewan Terpapar dan Tersebar di 22 Provinsi

&quot;Namun setelah adanya informasi dari Dinas terkait melalui pemberitaan mengenai hewan yang terkena PMK tidak terlalu berbahaya bagi manusia jika dimasak dengan benar, kami tidak takut lagi untuk mengonsumsi daging sapi,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>BANGKA SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan memberikan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa kandang peternak sapi. Hal ini guna mencegah penyebaran PMK di wilayah Bangka Selatan.

Kepala Dnas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Suhadi mengatakan, pihaknya mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 100 dosis yang berasal dari Kementrian Pertanian.

Penyuntikan vaksin PMK itu dimulai di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, dengan mengerahkan 5 dokter hewan dan 3 tenaga para medis.

&quot;Selain menyuntikkan vaksin PMK kepada hewan sapi, kami juga akan melakukan pengobatan, penyuntikan vitamin dan memberikan edukasi kepada peternak tentang sanitasi kandang dan lingkungan kandang agar selalu bersih,&quot; katanya, Sabtu (02/07/2022)

Suhadi mengungkapkan, upaya tersebut merupakan langkah konkret Pemkab Bangka Selatan dalam memutus mata rantai penyebaran PMK khusus pada hewan terutama Sapi.

&quot;hingga saat ini belum ada hewan ternak di Bangka Selatan termasuk sapi yang mati akibat terpapar PMK. namun upaya pencegahan terus kami lakukan,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Meza salah satu ibu rumah tangga di Bangka Selatan mengaku awalnya sempat takut untuk mengkonsumsi daging sapi setelah adanya PMK.

BACA JUGA:Darurat PMK, 233.370 Hewan Terpapar dan Tersebar di 22 Provinsi

&quot;Namun setelah adanya informasi dari Dinas terkait melalui pemberitaan mengenai hewan yang terkena PMK tidak terlalu berbahaya bagi manusia jika dimasak dengan benar, kami tidak takut lagi untuk mengonsumsi daging sapi,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
