<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Heboh di Publik, Pihak ACT Sampaikan Permintaan Maaf kepada Masyarakat   </title><description>Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar, turut melontarkan permintaan maaf usai lembaga amal tersebut</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat"/><item><title>Usai Heboh di Publik, Pihak ACT Sampaikan Permintaan Maaf kepada Masyarakat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat-3MPzMUaWB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden ACT, Ibnu Khajar saat jumpa pers (foto: MPI/Bachtiar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/337/2623450/usai-heboh-di-publik-pihak-act-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-masyarakat-3MPzMUaWB1.jpg</image><title>Presiden ACT, Ibnu Khajar saat jumpa pers (foto: MPI/Bachtiar)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar, turut melontarkan permintaan maaf usai lembaga amal tersebut, dihebohkan oleh adanya gonjang-gonjang di media sosial terkait adanya penyelewengan dana.
Ibnu mengatakan, Ia melantunkan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada publik usai menuai polemik di jagat maya. Menurutnya, permintaan maaf tersebut bentuk dari sikap ACT akibat menganggu kenyamanan masyarakat.
&quot;Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat, mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan,&quot; ujar Ibnu dalam konferensi pers yang digelar di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bareskrim Selidiki Soal Dugaan Penyelewengan Dana ACT
Lebih lanjut, Ibnu menuturkan, pasalnya ACT sendiri telah berkiprah di 47 negara di dunia. Sehingga, ACT merupakan salah satu lembaga yang mestinya menjadi salah satu kebanggaan bangsa.
&quot;ACT adalah NGO yang sudah berkiprah di 47 lebih negara supaya ini menjadi kebanggaan bangsa ini. Memiliki entitas sumber daya mewakili bangsa ini mendistribusi bantuan ke banyak negara,&quot; ucapnya.
&quot;Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergensi. Ini perlu kami sampaikan di awal,&quot; sambung Ibnu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Heboh Dugaan Penyelewengan Dana Umat, Wagub DKI Akan Evaluasi Kerja Sama dengan ACTSeperti diketahui, Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan adanya dugaan penyelewengan dana dari badan amal yakni, Aksi Cepat Tanggap (ACT). Akibatnya, muncul berbagai spekulasi dari masyarakat terhadap badan amal yang telah berdiri sejak tahun 2005 itu.
Menanggapi hal tersebut, Head of Media &amp;amp; Public Relations ACT, Clara menyebut, pihaknya tengah membahas gonjang-ganjing yang tengah beredar di masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar, turut melontarkan permintaan maaf usai lembaga amal tersebut, dihebohkan oleh adanya gonjang-gonjang di media sosial terkait adanya penyelewengan dana.
Ibnu mengatakan, Ia melantunkan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada publik usai menuai polemik di jagat maya. Menurutnya, permintaan maaf tersebut bentuk dari sikap ACT akibat menganggu kenyamanan masyarakat.
&quot;Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat, mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan,&quot; ujar Ibnu dalam konferensi pers yang digelar di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bareskrim Selidiki Soal Dugaan Penyelewengan Dana ACT
Lebih lanjut, Ibnu menuturkan, pasalnya ACT sendiri telah berkiprah di 47 negara di dunia. Sehingga, ACT merupakan salah satu lembaga yang mestinya menjadi salah satu kebanggaan bangsa.
&quot;ACT adalah NGO yang sudah berkiprah di 47 lebih negara supaya ini menjadi kebanggaan bangsa ini. Memiliki entitas sumber daya mewakili bangsa ini mendistribusi bantuan ke banyak negara,&quot; ucapnya.
&quot;Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergensi. Ini perlu kami sampaikan di awal,&quot; sambung Ibnu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Heboh Dugaan Penyelewengan Dana Umat, Wagub DKI Akan Evaluasi Kerja Sama dengan ACTSeperti diketahui, Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan adanya dugaan penyelewengan dana dari badan amal yakni, Aksi Cepat Tanggap (ACT). Akibatnya, muncul berbagai spekulasi dari masyarakat terhadap badan amal yang telah berdiri sejak tahun 2005 itu.
Menanggapi hal tersebut, Head of Media &amp;amp; Public Relations ACT, Clara menyebut, pihaknya tengah membahas gonjang-ganjing yang tengah beredar di masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
