<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jawaban Wagub Ariza Terkait  Protes Warga soal Perubahan Nama Jalan</title><description>Kami memahami dan mengerti beberapa warga yang menolak perubahan (Jalan), karena mungkin dirasa jadi repot harus mengganti dokumen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan"/><item><title>Jawaban Wagub Ariza Terkait  Protes Warga soal Perubahan Nama Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2022 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan-WTHJLKlNJU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/07/338/2625092/jawaban-wagub-ariza-terkait-protes-warga-soal-perubahan-nama-jalan-WTHJLKlNJU.jpg</image><title>Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza memaklumi masyarakat atas penolakan jalan yang ada di Jakarta. Dijelaskannya, tujuan penggantian nama jalan di Jakarta adalah untuk menghormati tokoh Betawi serta tokoh nasional.

&quot;Kami memahami dan mengerti beberapa warga yang menolak perubahan (Jalan), karena mungkin dirasa jadi repot harus mengganti (dokumen),&quot; ujar pria yang akrab di sapa Ariza Rabu 6 Juli 2022.

&quot;Sekali lagi saya sampaikan, adanya penamaan baru jalan ini, untuk menghormati tokoh-tokoh Betawi dan juga tokoh nasional pahlawan dan lain sebagainya. Kita juga meneladani semoga mampu memberikan inspirasi kepada genarasi muda,&quot; tuturnya.

Ia akan mendukung masyarakat dalam perubahan data tersebut. Ariza juga mengatakan, dinas Dukcapil akan lebih proaktif kepada masyarakat untuk membantu merubah data dokumen tersebut.

&quot;Kalau ingin merubah tidak ada biaya, kami mendukung, kami membantu, bahkan Dukcapil proaktif membantu warga semua, jadi sekali lagi tidak akan membebani warga, &quot; ungkapnya.

Ariza menambahkan, perubahan dokumen identitas seperti KTP, KK, STNK, dan BPKB tersebut dengan cara mengikuti periodisasi.

BACA JUGA:Perubahan Nama Jalan Tuai Penolakan, Wagub DKI: Putusan Sudah dengan Berbagai Pertimbangan 


&quot;Akibat itu memang perlu ada perubahan identitas KTP, KK, STNK, BPKB bahkan sertifikat dan lain-lain, namun demikian semua perubahan itu mengikuti periodisasinya saja,&quot; tuturnya.

&quot;Umpamanya STNK baru habis 5 tahun kemudian, ya tidak perlu diganti sekarang. Dan juga sertifikat, ya tidak perlu diganti sekarang,&quot; jelasnya.Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan sekaligus mengubah puluhan nama jalan di Jakarta. Nama yang digunakan diambil dari nama seniman hingga alim ulama Betawi.

Anies meminta masyarakat tidak perlu khawatir adanya perubahan nama jalan karena tidak berpengaruh terhadap sejumlah dokumen seperti Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sebagainya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza memaklumi masyarakat atas penolakan jalan yang ada di Jakarta. Dijelaskannya, tujuan penggantian nama jalan di Jakarta adalah untuk menghormati tokoh Betawi serta tokoh nasional.

&quot;Kami memahami dan mengerti beberapa warga yang menolak perubahan (Jalan), karena mungkin dirasa jadi repot harus mengganti (dokumen),&quot; ujar pria yang akrab di sapa Ariza Rabu 6 Juli 2022.

&quot;Sekali lagi saya sampaikan, adanya penamaan baru jalan ini, untuk menghormati tokoh-tokoh Betawi dan juga tokoh nasional pahlawan dan lain sebagainya. Kita juga meneladani semoga mampu memberikan inspirasi kepada genarasi muda,&quot; tuturnya.

Ia akan mendukung masyarakat dalam perubahan data tersebut. Ariza juga mengatakan, dinas Dukcapil akan lebih proaktif kepada masyarakat untuk membantu merubah data dokumen tersebut.

&quot;Kalau ingin merubah tidak ada biaya, kami mendukung, kami membantu, bahkan Dukcapil proaktif membantu warga semua, jadi sekali lagi tidak akan membebani warga, &quot; ungkapnya.

Ariza menambahkan, perubahan dokumen identitas seperti KTP, KK, STNK, dan BPKB tersebut dengan cara mengikuti periodisasi.

BACA JUGA:Perubahan Nama Jalan Tuai Penolakan, Wagub DKI: Putusan Sudah dengan Berbagai Pertimbangan 


&quot;Akibat itu memang perlu ada perubahan identitas KTP, KK, STNK, BPKB bahkan sertifikat dan lain-lain, namun demikian semua perubahan itu mengikuti periodisasinya saja,&quot; tuturnya.

&quot;Umpamanya STNK baru habis 5 tahun kemudian, ya tidak perlu diganti sekarang. Dan juga sertifikat, ya tidak perlu diganti sekarang,&quot; jelasnya.Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan sekaligus mengubah puluhan nama jalan di Jakarta. Nama yang digunakan diambil dari nama seniman hingga alim ulama Betawi.

Anies meminta masyarakat tidak perlu khawatir adanya perubahan nama jalan karena tidak berpengaruh terhadap sejumlah dokumen seperti Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
