<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies Baru Dengar Istilah SCBD: Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok</title><description>Dia berpandangan bahwa ruang ketiga seperti di kawasan Dukuh Atas tersebut menjadi ruang yang menyetarakan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok"/><item><title>Anies Baru Dengar Istilah SCBD: Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2022 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok-6Tng2sk2Jp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diwawancara awak media/ Foto: Muhammad Refi Sandi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/07/338/2625644/anies-baru-dengar-istilah-scbd-sudirman-citayam-bojonggede-dan-depok-6Tng2sk2Jp.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diwawancara awak media/ Foto: Muhammad Refi Sandi</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku baru mendengar kepanjangan baru dari singkatakan SCBD. Bukan Sudirman Central Business District, namun kini singkatan SCBD diplesetkan jadi Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok
&amp;nbsp;BACA JUGA:Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton, Naik 10,5%
&quot;Baru dengar juga istilah SCBD alias Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok, saat ditanya tanggapan oleh wartawan,&quot; kata Anies dalam Instagramnya @aniesbaswedan, Kamis (7/7/2022).
Singkatan baru untuk SCBD ini muncul lantaran ramai fenomena anak-anak ABG dari Citayam, Bojonggede dan Depok yang nongkrong sembari adu outfit di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta.
Bagi Anies, siapapun dapat memanfaatkan &quot;ruang ketiga&quot; tersebut. Bahkan, dia berpandangan bahwa ruang ketiga seperti di kawasan Dukuh Atas tersebut menjadi ruang yang menyetarakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Korban Teriak, Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai Tertangkap
&quot;Kami membangun ruang ketiga memang sebagai tempat yang menyetarakan dan mempersatukan. Silakan semua boleh datang menikmati ruang-ruang publik di Jakarta dengan cara dan ekspresinya masing-masing. Yang penting: jaga kebersihan dan ketertiban,&quot; tulisnya.Dia pun menyambut baik anak-anak ABG yang meramaikan kawasan tersebut dengan berbagai aktivitasnya. &quot;Selamat menikmati ruang ketiga di Jakarta!&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wamenparekraf: Ekowisata Harus Jadi Unique Selling Point Pariwisata Indonesia ke Dunia</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku baru mendengar kepanjangan baru dari singkatakan SCBD. Bukan Sudirman Central Business District, namun kini singkatan SCBD diplesetkan jadi Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok
&amp;nbsp;BACA JUGA:Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton, Naik 10,5%
&quot;Baru dengar juga istilah SCBD alias Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok, saat ditanya tanggapan oleh wartawan,&quot; kata Anies dalam Instagramnya @aniesbaswedan, Kamis (7/7/2022).
Singkatan baru untuk SCBD ini muncul lantaran ramai fenomena anak-anak ABG dari Citayam, Bojonggede dan Depok yang nongkrong sembari adu outfit di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta.
Bagi Anies, siapapun dapat memanfaatkan &quot;ruang ketiga&quot; tersebut. Bahkan, dia berpandangan bahwa ruang ketiga seperti di kawasan Dukuh Atas tersebut menjadi ruang yang menyetarakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Korban Teriak, Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai Tertangkap
&quot;Kami membangun ruang ketiga memang sebagai tempat yang menyetarakan dan mempersatukan. Silakan semua boleh datang menikmati ruang-ruang publik di Jakarta dengan cara dan ekspresinya masing-masing. Yang penting: jaga kebersihan dan ketertiban,&quot; tulisnya.Dia pun menyambut baik anak-anak ABG yang meramaikan kawasan tersebut dengan berbagai aktivitasnya. &quot;Selamat menikmati ruang ketiga di Jakarta!&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wamenparekraf: Ekowisata Harus Jadi Unique Selling Point Pariwisata Indonesia ke Dunia</content:encoded></item></channel></rss>
