<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WNI di Sri Lanka Aman Pasca Demonstrasi Besar-besaran di Kolombo</title><description>Menurut Judha situasi keamanan di Kolombo masih kondusif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo"/><item><title>WNI di Sri Lanka Aman Pasca Demonstrasi Besar-besaran di Kolombo</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo-ziWPwKfCQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Protes besar-besaran di Kolombo, Sri Lanka, 9 Juli 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/18/2627956/wni-di-sri-lanka-aman-pasca-demonstrasi-besar-besaran-di-kolombo-ziWPwKfCQz.jpg</image><title>Protes besar-besaran di Kolombo, Sri Lanka, 9 Juli 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Warga Negara Indonesia (WNI) di Sri Lanka diketahui dalam kondisi aman, menyusul unjuk rasa besar-besaran di Ibu Kota Kolombo.
&amp;ldquo;KBRI Kolombo mencatat terdapat 340 WNI yang menetap di Sri Lanka. Semuanya dalam keadaan baik serta termonitor kondisinya oleh KBRI,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui pesan singkat, Senin (11/7/2022) malam.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Merangsek Masuk, Massa Bakar Rumah PM Sri Lanka yang Ditinggal Kabur

Sebelumnya, selama krisis ekonomi berlangsung di Sri Lanka, KBRI juga menyalurkan bantuan logistik bagi WNI yang paling terdampak krisis.
Pada 9 Juli 2022 berlangsung unjuk rasa besar-besaran di Sri Lanka yang menuntut pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.
Para pengunjuk rasa telah menduduki Istana Presiden, kediaman resmi Perdana Menteri, dan juga menguasai Kantor Sekretariat Presiden yang terletak di Galle Face Green&amp;mdash;area yang menjadi pusat konsentrasi massa pelaku unjuk rasa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gelombang Protes Kian Memanas, Presiden Sri Lanka Akan Mundur pada 13 Juli

&amp;ldquo;Meskipun pengunjuk rasa telah menguasai objek-objek tersebut, situasi keamanan secara umum di Kota Kolombo dapat dikatakan masih kondusif,&amp;rdquo; ujar Judha sebagaimana dilansir dari ANTARA.
Terdapat sejumlah korban luka akibat unjuk rasa tersebut tetapi tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
&amp;ldquo;Tidak terdapat informasi mengenai WNI yang terlibat atau terluka dalam unjuk rasa tersebut,&amp;rdquo; kata Judha.
Menyikapi situasi terakhir di Sri Lanka, KBRI Kolombo menyampaikan imbauan bagi WNI untuk membatasi perjalanan ke luar rumah selama berlangsungnya aksi unjuk rasa kecuali untuk hal-hal yang esensial; menghindari kerumunan massa dan wilayah-wilayah yang menjadi konsentrasi aksi unjuk rasa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xMS8xLzE1MDQxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selanjutnya, WNI juga diimbau untuk tidak terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam aksi unjuk rasa serta segera menghubungi KBRI Kolombo apabila menghadapi permasalahan melalui sambungan langsung di nomor (94) 77 277 3123.</description><content:encoded>JAKARTA - Warga Negara Indonesia (WNI) di Sri Lanka diketahui dalam kondisi aman, menyusul unjuk rasa besar-besaran di Ibu Kota Kolombo.
&amp;ldquo;KBRI Kolombo mencatat terdapat 340 WNI yang menetap di Sri Lanka. Semuanya dalam keadaan baik serta termonitor kondisinya oleh KBRI,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui pesan singkat, Senin (11/7/2022) malam.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Merangsek Masuk, Massa Bakar Rumah PM Sri Lanka yang Ditinggal Kabur

Sebelumnya, selama krisis ekonomi berlangsung di Sri Lanka, KBRI juga menyalurkan bantuan logistik bagi WNI yang paling terdampak krisis.
Pada 9 Juli 2022 berlangsung unjuk rasa besar-besaran di Sri Lanka yang menuntut pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.
Para pengunjuk rasa telah menduduki Istana Presiden, kediaman resmi Perdana Menteri, dan juga menguasai Kantor Sekretariat Presiden yang terletak di Galle Face Green&amp;mdash;area yang menjadi pusat konsentrasi massa pelaku unjuk rasa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gelombang Protes Kian Memanas, Presiden Sri Lanka Akan Mundur pada 13 Juli

&amp;ldquo;Meskipun pengunjuk rasa telah menguasai objek-objek tersebut, situasi keamanan secara umum di Kota Kolombo dapat dikatakan masih kondusif,&amp;rdquo; ujar Judha sebagaimana dilansir dari ANTARA.
Terdapat sejumlah korban luka akibat unjuk rasa tersebut tetapi tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
&amp;ldquo;Tidak terdapat informasi mengenai WNI yang terlibat atau terluka dalam unjuk rasa tersebut,&amp;rdquo; kata Judha.
Menyikapi situasi terakhir di Sri Lanka, KBRI Kolombo menyampaikan imbauan bagi WNI untuk membatasi perjalanan ke luar rumah selama berlangsungnya aksi unjuk rasa kecuali untuk hal-hal yang esensial; menghindari kerumunan massa dan wilayah-wilayah yang menjadi konsentrasi aksi unjuk rasa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xMS8xLzE1MDQxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selanjutnya, WNI juga diimbau untuk tidak terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam aksi unjuk rasa serta segera menghubungi KBRI Kolombo apabila menghadapi permasalahan melalui sambungan langsung di nomor (94) 77 277 3123.</content:encoded></item></channel></rss>
