<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekerasan Bersenjata Antar Geng Tewaskan 50 Orang di Haiti</title><description>Baku tembak juga telah menyebabkan lebih dari 100 orang luka-luka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti"/><item><title>Kekerasan Bersenjata Antar Geng Tewaskan 50 Orang di Haiti</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti-fgCtBlSZa3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/18/2628387/kekerasan-bersenjata-antar-geng-tewaskan-50-orang-di-haiti-fgCtBlSZa3.jpg</image><title>ilustrasi.</title></images><description>PORT AU PRINCE - Kekerasan bersenjata antara sejumlah geng yang bersaing di dekat ibu kota Haiti, Port-au-Prince, sejak Jumat (8/7/2022) telah menewaskan lebih dari 50 orang, kata seorang wali kota setempat, pada Senin (11/7/2022) di tengah meningkatnya kekerasan yang terus mencengkeram wilayah negara Karibia itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Perang Antar Geng Haiti Tewaskan 148 Orang, Beberapa Dibakar Hidup-Hidup

Baku tembak antara geng di pinggiran kota Cite Soleil yang kumuh itu juga telah menyebabkan 100 orang lebih mengalami luka-luka. Wali Kota Cite Soleil, Joel Janeus, menambahkan 50 orang di antaranya kini berada dalam kondisi kritis.
&quot;Orang-orang yang berlindung selama baku tembak tersebut tewas akibat peluru yang menembus atap (rumah) mereka. Orang-orang di daerah itu yang mencoba melarikan diri (juga) terkena peluru,&quot; kata Janeus dalam sebuah wawancara telepon sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Diplomat Republik Dominika Diculik Gengster 400 Mawozo di Haiti Pekan Lalu

Surat kabar Haiti Le Nouveliste melaporkan geng-geng tersebut juga memblokir akses menuju terminal bahan bakar Varreux.
West Indies Group, konglomerat Haiti yang memiliki terminal Varreux, belum menanggapi permintaan berkomentar.Kantor Perdana Menteri Ariel Henry juga belum menjawab permintaan untuk berkomentar.
Kekerasan tampaknya merupakan akibat dari konfrontasi antara geng G9 dan GPEP.
Kekerasan antar geng telah meningkat sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise setahun yang lalu. Inside tersebut membuat kekosongan kekuasaan dan mendorong kelompok kriminal memperluas kontrol di negara itu.
</description><content:encoded>PORT AU PRINCE - Kekerasan bersenjata antara sejumlah geng yang bersaing di dekat ibu kota Haiti, Port-au-Prince, sejak Jumat (8/7/2022) telah menewaskan lebih dari 50 orang, kata seorang wali kota setempat, pada Senin (11/7/2022) di tengah meningkatnya kekerasan yang terus mencengkeram wilayah negara Karibia itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Perang Antar Geng Haiti Tewaskan 148 Orang, Beberapa Dibakar Hidup-Hidup

Baku tembak antara geng di pinggiran kota Cite Soleil yang kumuh itu juga telah menyebabkan 100 orang lebih mengalami luka-luka. Wali Kota Cite Soleil, Joel Janeus, menambahkan 50 orang di antaranya kini berada dalam kondisi kritis.
&quot;Orang-orang yang berlindung selama baku tembak tersebut tewas akibat peluru yang menembus atap (rumah) mereka. Orang-orang di daerah itu yang mencoba melarikan diri (juga) terkena peluru,&quot; kata Janeus dalam sebuah wawancara telepon sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Diplomat Republik Dominika Diculik Gengster 400 Mawozo di Haiti Pekan Lalu

Surat kabar Haiti Le Nouveliste melaporkan geng-geng tersebut juga memblokir akses menuju terminal bahan bakar Varreux.
West Indies Group, konglomerat Haiti yang memiliki terminal Varreux, belum menanggapi permintaan berkomentar.Kantor Perdana Menteri Ariel Henry juga belum menjawab permintaan untuk berkomentar.
Kekerasan tampaknya merupakan akibat dari konfrontasi antara geng G9 dan GPEP.
Kekerasan antar geng telah meningkat sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise setahun yang lalu. Inside tersebut membuat kekosongan kekuasaan dan mendorong kelompok kriminal memperluas kontrol di negara itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
