<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Izin Ponpes Shiddiqiyyah Batal Dicabut, Menko PMK: Arahan Presiden Jokowi</title><description>Muhadjir berharap ribuan santri tidak khawatir lagi akan kepastian status di ponpes Shiddiqiyyah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi"/><item><title>Izin Ponpes Shiddiqiyyah Batal Dicabut, Menko PMK: Arahan Presiden Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi-eYafn8iqnH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko PMK Muhadjir Effendy/ MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/337/2628029/izin-ponpes-shiddiqiyyah-batal-dicabut-menko-pmk-arahan-presiden-jokowi-eYafn8iqnH.jpg</image><title>Menko PMK Muhadjir Effendy/ MNC Portal</title></images><description>JAKARTA -Menko PMK Muhadjir Effendy yang juga sebagai Ad interm Menteri Agama membatalkan pencabutan izin pondok pesantren Majma&amp;rsquo;al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur.
Dikatakan Muhadjir, pembatalan pencabutan izin tersebut ini tidak lain atas arahan Presiden RI, Joko Widodo.
(Baca juga: Viral Massa Mas Bechi Ajak Perang, Ponpes Shiddiqiyyah: Kami Minta Maaf!)
&quot;Saya mendapat arahan, (Bapak Jokowi). Saya tentu saja akan mengambil keputusan pasti meminta arahan presiden. Apalagi saya cuma ad interm kan jadi Itu demi kebaikan untuk siswa-siswa santri yang ada di sana,&quot;ujar Muhadjir saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa,(12/07/2022).
Dikatakannya, masalah tersebut merupakan dua hal yang berbeda yakni antara kepentingan pondok dimana  kepentingan belajar siswa para santri harus dilindungi dan dijamin agar dapat terselenggara dengan baik. Sementara pihak-pihak yang diduga kuat melakukan tindak pidana, telah diproses secara hukum.
&quot;Mereka sudah menyerahkan diri sudah ditahan ya sekarang pondok nya biar berjalan normal. Karena itu warga masyarakat saya mohon bisa jernih melihat masalahnya gitu,&quot;ujarnya.
Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan pihaknya telah menelaah kasus tersebut dan memang tidak ada keterlibatan dengan dugaan kasus pencabulan dan perundungan yang dilakukan oleh salah satu pemimpin ponpes&amp;nbsp;Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42).


&quot;Oknum itu sudah menyerahkan diri. Kemudian juga pihak-pihak yang menghalangi aparat juga sudah di tindak,&quot;ujarnya.
Dengan begitu, Muhadjir berharap ribuan santri tidak khawatir lagi akan kepastian status di ponpes Shiddiqiyyah itu. Sekaligus menjamin proses kegiatan belajar mengajar agar kembali normal.
&quot;Untuk terjamin itu maka statusnya harus dipulihkan baik lembaga maupun anak-anak ini. Karena itu atas arahan dari bapak presiden sebaiknya pencabutan status izin operasional supaya dibatalkan biar anak-anak segera masuk sekolah lagi,&quot;ujarnya.
&quot;Orangtua juga merasa nyaman yang penting harus segera ada perbaikan-perbaikan manajemen di pondok pesantren,&quot;pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -Menko PMK Muhadjir Effendy yang juga sebagai Ad interm Menteri Agama membatalkan pencabutan izin pondok pesantren Majma&amp;rsquo;al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur.
Dikatakan Muhadjir, pembatalan pencabutan izin tersebut ini tidak lain atas arahan Presiden RI, Joko Widodo.
(Baca juga: Viral Massa Mas Bechi Ajak Perang, Ponpes Shiddiqiyyah: Kami Minta Maaf!)
&quot;Saya mendapat arahan, (Bapak Jokowi). Saya tentu saja akan mengambil keputusan pasti meminta arahan presiden. Apalagi saya cuma ad interm kan jadi Itu demi kebaikan untuk siswa-siswa santri yang ada di sana,&quot;ujar Muhadjir saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa,(12/07/2022).
Dikatakannya, masalah tersebut merupakan dua hal yang berbeda yakni antara kepentingan pondok dimana  kepentingan belajar siswa para santri harus dilindungi dan dijamin agar dapat terselenggara dengan baik. Sementara pihak-pihak yang diduga kuat melakukan tindak pidana, telah diproses secara hukum.
&quot;Mereka sudah menyerahkan diri sudah ditahan ya sekarang pondok nya biar berjalan normal. Karena itu warga masyarakat saya mohon bisa jernih melihat masalahnya gitu,&quot;ujarnya.
Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan pihaknya telah menelaah kasus tersebut dan memang tidak ada keterlibatan dengan dugaan kasus pencabulan dan perundungan yang dilakukan oleh salah satu pemimpin ponpes&amp;nbsp;Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42).


&quot;Oknum itu sudah menyerahkan diri. Kemudian juga pihak-pihak yang menghalangi aparat juga sudah di tindak,&quot;ujarnya.
Dengan begitu, Muhadjir berharap ribuan santri tidak khawatir lagi akan kepastian status di ponpes Shiddiqiyyah itu. Sekaligus menjamin proses kegiatan belajar mengajar agar kembali normal.
&quot;Untuk terjamin itu maka statusnya harus dipulihkan baik lembaga maupun anak-anak ini. Karena itu atas arahan dari bapak presiden sebaiknya pencabutan status izin operasional supaya dibatalkan biar anak-anak segera masuk sekolah lagi,&quot;ujarnya.
&quot;Orangtua juga merasa nyaman yang penting harus segera ada perbaikan-perbaikan manajemen di pondok pesantren,&quot;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
