<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU Sebut Ada Penurunan Jumlah Pemilih Pada DPB Semester Pertama</title><description>KPU membeberkan perubahan data pemilih dari semester kedua tahun 2021 menuju awal semester tahun ini, di 2022</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama"/><item><title>KPU Sebut Ada Penurunan Jumlah Pemilih Pada DPB Semester Pertama</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 14:29 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama-IPeYeWM6BW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/337/2628145/kpu-sebut-ada-penurunan-jumlah-pemilih-pada-dpb-semester-pertama-IPeYeWM6BW.jpg</image><title>Ilustrasi/ Foto: Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) merilis hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) per semester Pertama tingkat Nasional pada Selasa siang (12/7/2022) di Aula KPU RI lantai dua.

Dalam rilisannya, KPU membeberkan perubahan data pemilih dari semester kedua tahun 2021 menuju awal semester tahun ini, di 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KPU: Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024 Dibuka 1-14 Agustus 2022
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan data pemilih pada semester pertama kali ini alami penurunan jumlah pemilih.

&quot;Hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada awal semester tahun 2022, kami menemukan penurunan data pemilih sejumlah 637.179 orang. Penurunan ini terjadi karena adanya pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat,&quot; jelas Hasyim kepada wartawan.

Menurut Hasyim, data total pemilih terakhir pada semester kedua tahun 2021 yakni 190.659.348 pemilih. Sedangkan di awal semester tahun 2022, lanjut Hasyim, terdapat 190.022.169 pemilih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Takut Timnas Vietnam U-19 Dicoret dari Piala AFF U-19 2022, Media Vietnam Serang Timnas Indonesia U-19 dan Shin Tae-yong
&quot;Rekapitulasi DPB tetap kami lakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional. KPU melakukan pemutakhiran DPB di tingkat nasional setiap enam bulan sekali,&quot; ujar Hasyim.


Sebagai informasi, KPU mengumpulkan data pemilih terakhir berdasarkan 34 provinsi, 514 Kabupaten/Kota, 7240 kecamatan, 83414 desa atau kelurahan dan 700.011 TPS.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Samakan Orang Latin dengan Taco, Ibu Negara AS Tuai Kritikan
Adapun rincian pemutakhiran yang direkap yakni pertambahan pemilih baru sejumlah 578.139; Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat sejumlah 1.215.318 dan pemilih yang melakukan perubahan data sejumlah 818.302.


</description><content:encoded>

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) merilis hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) per semester Pertama tingkat Nasional pada Selasa siang (12/7/2022) di Aula KPU RI lantai dua.

Dalam rilisannya, KPU membeberkan perubahan data pemilih dari semester kedua tahun 2021 menuju awal semester tahun ini, di 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KPU: Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024 Dibuka 1-14 Agustus 2022
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan data pemilih pada semester pertama kali ini alami penurunan jumlah pemilih.

&quot;Hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada awal semester tahun 2022, kami menemukan penurunan data pemilih sejumlah 637.179 orang. Penurunan ini terjadi karena adanya pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat,&quot; jelas Hasyim kepada wartawan.

Menurut Hasyim, data total pemilih terakhir pada semester kedua tahun 2021 yakni 190.659.348 pemilih. Sedangkan di awal semester tahun 2022, lanjut Hasyim, terdapat 190.022.169 pemilih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Takut Timnas Vietnam U-19 Dicoret dari Piala AFF U-19 2022, Media Vietnam Serang Timnas Indonesia U-19 dan Shin Tae-yong
&quot;Rekapitulasi DPB tetap kami lakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional. KPU melakukan pemutakhiran DPB di tingkat nasional setiap enam bulan sekali,&quot; ujar Hasyim.


Sebagai informasi, KPU mengumpulkan data pemilih terakhir berdasarkan 34 provinsi, 514 Kabupaten/Kota, 7240 kecamatan, 83414 desa atau kelurahan dan 700.011 TPS.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Samakan Orang Latin dengan Taco, Ibu Negara AS Tuai Kritikan
Adapun rincian pemutakhiran yang direkap yakni pertambahan pemilih baru sejumlah 578.139; Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat sejumlah 1.215.318 dan pemilih yang melakukan perubahan data sejumlah 818.302.


</content:encoded></item></channel></rss>
