<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penipuan Berkedok Kencan LGBT di Jakpus, Polisi Sebut Pelaku 4 Kali Beraksi</title><description>Polisi menyebut komplotan penipuan kencan buta LGBT di Jakpus total sudah beraksi 4 kali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/13/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/13/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi"/><item><title>Penipuan Berkedok Kencan LGBT di Jakpus, Polisi Sebut Pelaku 4 Kali Beraksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/13/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/13/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi</guid><pubDate>Rabu 13 Juli 2022 00:45 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi-knvbr5uq8U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menangkap komplotan penipu modus kencan buta LGBT. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/338/2628491/penipuan-berkedok-kencan-lgbt-di-jakpus-polisi-sebut-pelaku-4-kali-beraksi-knvbr5uq8U.jpg</image><title>Polisi menangkap komplotan penipu modus kencan buta LGBT. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Polsek Senen menangkap lima orang oknum pelaku penipuan berkedok kencan khusus gay di aplikasi online.

Peristiwa tersebut terjadi di Senen, Jakarta Pusat dan menyasar korban yang ternyata dari kalangan LGBT.

&quot;Yang menarik adalah korban yang ditangkap adalah dari LGBT, khususnya pria gay melewati aplikasi namanya (Hornet),&quot; ujar Kanit Reskrim Polsek Senen, AKP Danang kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, kejadian tersebut sudah terjadi beberapa kali di kawasan Jakarta Pusat dan sekitarnya.

&quot;Kita ketahui hanya melaksanakan aksi mereka sebanyak 4 kali, 2 di Jakpus, 2 lainnya di luar Jakpus,&quot; katanya.

Ia menjelaskan, kelima pelaku mempunyai peran masing-masing dalam kasus tersebut.

BACA JUGA:Polisi Turki Bubarkan Pawai LGBTQ, Tahan 30 Orang

&quot;Ada yang mencari korban melalui aplikasi, ada yang menjemput korban, dan ada juga yang mengeksekusi,&quot; ucapnya.

Danang mengatakan, para pelaku setelah mendapatkan korban, akan menjual barang-barang milik korban.

&quot;Dijual kembali, hasilnya untuk berbagai bersama, kehidupan sehari-hari mereka,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polsek Senen menangkap lima orang oknum pelaku penipuan berkedok kencan khusus gay di aplikasi online.

Peristiwa tersebut terjadi di Senen, Jakarta Pusat dan menyasar korban yang ternyata dari kalangan LGBT.

&quot;Yang menarik adalah korban yang ditangkap adalah dari LGBT, khususnya pria gay melewati aplikasi namanya (Hornet),&quot; ujar Kanit Reskrim Polsek Senen, AKP Danang kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, kejadian tersebut sudah terjadi beberapa kali di kawasan Jakarta Pusat dan sekitarnya.

&quot;Kita ketahui hanya melaksanakan aksi mereka sebanyak 4 kali, 2 di Jakpus, 2 lainnya di luar Jakpus,&quot; katanya.

Ia menjelaskan, kelima pelaku mempunyai peran masing-masing dalam kasus tersebut.

BACA JUGA:Polisi Turki Bubarkan Pawai LGBTQ, Tahan 30 Orang

&quot;Ada yang mencari korban melalui aplikasi, ada yang menjemput korban, dan ada juga yang mengeksekusi,&quot; ucapnya.

Danang mengatakan, para pelaku setelah mendapatkan korban, akan menjual barang-barang milik korban.

&quot;Dijual kembali, hasilnya untuk berbagai bersama, kehidupan sehari-hari mereka,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
